Bisnis Makanan Ringan

bisnis makanan ringan

Bisnis Makanan Ringan – Pada saat ini persaingan usaha khususnya di bidang pangan semakin ketat. Banyak usaha dengan aneka makanan dan minuman yang bervariasi dapat memanjakan lidah penikmatnya.

Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk menanggapi persaingan tersebut yaitu dengan bisnis makanan ringan. Selain tidak memerlukan modal yang besar, usaha ini juga memiliki peluang tersendiri di tengah masyarakat.

Baca Juga: bisnis dropship


Aneka Makanan Ringan Yang Dapat Dijadikan Bisnis

Bisnis Makanan Ringan

Ada banyak makanan ringan yang dapat dijadikan peluang usaha. Tentunya ketika memilih bisnis makanan ringan hal yang perlu diperhatikan adalah ketersediaan bahan agar kontinuitasnya terjaga.

Selain kuantitas hal lain yang perlu diperhatikan yaitu kualitas produk yang dijual. Karena makanan ringan dikonsumsi sebagai camilan, usaha ini memiliki peluang tersendiri di tengah masyarakat.

1. Keripik Singkong

Pasti semua sudah mengenal apa itu keripik singkong, Makanan ringan yang satu ini memiliki rasa yang gurih dengan tekstur renyah sehingga cocok untuk dijadikan camilan.

Banyak produk keripik singkong aneka rasa yang dijual di toko, warung, pasar, bahkan supermarket. Karena eksistensinya tidak pernah hilang di tengah masyarakat usaha keripik singkong layak untuk dicoba.

Agar dapat bersaing dengan usaha sejenis tentunya perlu dibuat inovasi keripik singkong yang akan dijual. Misalkan saja keripik singkong keju manis dan keripik singkong balado dengan berbagai tingkat kepedasan.

Bahan yang diperlukan untuk membuat keripik singkong pun mudah untuk didapat karena hanya memerlukan singkong, bumbu perasa, dan minyak untuk menggoreng. Berikut cara untuk membuatnya.

  • Singkong yang akan digunakan untuk membuat keripik dikupas dan dibersihkan menggunakan air mengalir
  • Potong singkong tipis-tipis agar keripik menjadi renyah dan tidak perlu waktu lama untuk menggorengnya
  • Goreng singkong dengan menggunakan minyak yang telah dipanaskan sebelumnya. Singkong digoreng hingga kecoklatan
  • Angkat dan tiriskan singkong yang telah selesai digoreng
  • Tambahkan bumbu sesuai selera. Misalkan bumbu balado, keju manis, jagung pedas
  • Kemas keripik singkong sebelum dijual

2. Keripik Tempe Renyah

Tempe merupakan makanan yang digemari oleh masyarakat dan dapat dijumpai dengan mudah di pasar maupun swalayan. Selain dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan pendamping nasi yang enak dan lezat, tempe juga dapat dijadikan camilan.

Camilan yang dimaksud adalah keripik tempe. Karena rasanya yang gurih dan bertekstur renyah tentunya keripik ini cocok untuk dijadikan camilan.

Meskipun tidak seeksis keripik singkong, tidak ada salahnya untuk mencoba usaha ini. Untuk menambah daya tarik pembeli, buatlah inovasi rasa baru dan dikemas menggunakan pengemas yang menarik sehingga pembeli tertarik untuk membelinya.

Modal yang diperlukan pun tidak terlalu besar karena bahan yang diperlukan hanyalah tempe, bawang merah, bawah putih, garam, cabai, ketumbar, kencur, daun jeruk, terigu, bumbu perasa, dan minyak untuk menggoreng. Berikut cara untuk membuatnya.

  • Bawang merah, bawang putih, cabai, ketumbar, kencur dihaluskan
  • Bumbu yang telah halus dimasukkan ke dalam terigu yang telah disiapkan
  • Masukkan air sedikit demi sedikit ke dalam adonan. Aduk adonan hingga rata dan tidak ada gumpalan
  • Masukkan garam dan daun jeruk yang telah dirajang ke dalam adonan. Aduk kembali hingga rata
  • Potong tipis tempe yang akan dibuat menjadi keripik. Tempe yang dipotong tipis bertujuan untuk menghasilkan keripik yang renyah dan tidak perlu waktu lama untuk menggorengnya
  • Sebelum digoreng, celupkan tempe ke dalam adonan yang telah disiapkan
  • Goreng tempe hingga renyah dalam minyak panas
  • Angkat dan tiriskan keripik yang selesai digoreng dan masukkan bumbu yang telah disiapkan sesuai selera
  • Kemas keripik tempe

3. Keripik Tahu Pong

Bisnis makanan ringan selanjutnya yang patut dicoba yaitu keripik tahu pong. Seperti namanya keripik ini terbuat dari tahu pong yang dicampurkan adonan tepung maizena dan bumbu khas keripik sebagai pelapis luarnya sehingga dapat menghasilkan tekstur garing setelah digoreng. Usaha yang satu ini memiliki peluang yang cukup besar jika melihat eksistensinya di tengah masyarakat.

Rasanya yang gurih dan garing menjadikan keripik tahu pong ini cocok untuk dijadikan camilan. Bahan yang diperlukan untuk membuat keripik ini pun hanya tahu pong, tepung maizena, bumbu yang dihaluskan seperti bawang merah, bawang putih, garam, gula pasir, dan penyedap rasa, serta minyak untuk menggoreng. Dengan bahan tersebut modal yang dikeluarkan untuk usaha ini pun tidaklah besar. Berikut cara membuatnya.

  • Bahan-bahan seperti bawang merah, bawang putih, garam, gula pasir, dan penyedap rasa dihaluskan
  • Bumbu yang telah halus dimasukkan ke dalam tepung maizena. Tuangkan air dikit demi sedikit ke dalam adonan. Aduk hingga rata dan tidak ada gumpalan
  • Tahu pong yang disiapkan sebagai bahan untuk membuat keripik diambil kulitnya dan lapisi dengan adonan yang telah disiapkan
  • Goreng tahu dalam minyak panas hingga kecoklatan dan renyah
  • Angkat dan tiriskan keripik tahu pong
  • Kemas keripik sebelum dijual

4. Keripik Pisang

Selain tiga jenis keripik yang telah disebutkan sebelumnya, keripik pisang juga dapat dijadikan bisnis makanan ringan yang memiliki peluang cukup besar di masyarakat.

Rasanya yang manis dan gurih dengan tekstur renyah menjadikan makanan ringan yang satu ini dapat dijadikan camilan yang lezat. Bahan baku yang mudah didapat dan murah menjadikan nilai tambah bagi usaha yang satu ini.

Untuk membuat keripik pisang, bahan yang digunakan antara lain pisang ambon, garam halus, kapur sirih, dan minyak untuk menggoreng. Agar keripik pisang tampak menarik, gunakan pengemas yang unik sehingga pembeli tertarik untuk membelinya. Berikut cara untuk membuatnya.

  • Pisang ambon yang telah disiapkan dibersihkan dari kulitnya dan diiris tipis seperti uang koin
  • Sebanyak 1 sdt kapur sirih dilarutkan ke dalam 1 liter air bersih dan diaduk hingga rata
  • Pisang yang telah diiris tipis direndam dalam larutan kapur sirih ±1 jam
  • Pisang yang telah selesai direndam ditaburi garam dan aduk hingga rata
  • Goreng pisang dalam minyak panas hingga berubah menjadi coklat keemasan
  • Angkat dan tiriskan keripik pisang yang telah digoreng
  • Tambahkan bumbu perasa yang telah disiapkan. Misalkan bubuk coklat
  • Kemas keripik pisang sebelum dijual

5. Basreng

Basreng merupakan kependekan dari bakso digoreng yang memiliki tekstur renyah dan tentunya cocok untuk dijadikan camilan. Usaha yang satu ini tentunya memiliki peluang yang besar di masyarakat karena baik anak-anak maupun orang dewasa menyukainya. Penambahan rasa pada basreng yang dijual akan menambah kelezatannya.

Bakso ayam dan bakso sapi tentunya dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan basreng yang dapat dibeli di penjual bakso ataupun membuatnya sendiri. Bahan yang digunakan untuk membuatnya pun mudah didapat karena hanya memerlukan bakso ayam atau sapi, bumbu, serta minyak untuk menggoreng. Berikut cara membuatnya.

  • Bakso ayam atau bakso sapi yang telah disiapkan dipotong kecil-kecil agar tidak perlu waktu lama untuk menggorengnya hingga renyah
  • Goreng bakso yang telah dipotong kecil dalam minyak panas
  • Angkat dan tiriskan bakso yang telah digoreng
  • Tambahkan bumbu perasa sesuai selera seperti bumbu balado, keju, jagung bakar
  • Kemas basreng sebelum dijual

6. Jamur Krispi

Jamur krispi merupakan makanan ringan yang pada saat ini digemari oleh masyarakat baik anak-anak maupun orang dewasa. Rasanya yang gurih membuat jamur krispi cocok untuk dijadikan camilan. Melihat peluang yang besar, tentunya usaha jamur krispi layak untuk dicoba.

Selain bahan yang mudah didapat, modal awal untuk membuka usaha ini pun tidak besar. Bahan yang digunakan untuk membuat jamur krispi yaitu jamur tiram, terigu, bawang putih, ½ sdt garam, ½ sdt lada bubuk, ½ sdt soda kue, dan air es. Sedangkan bahan yang digunakan sebagai lapisan yaitu terigu, tepung jagung, garam, serta minyak untuk menggorengnya. Berikut cara membuatnya.

  • Jamur tiram dibersihkan dari kotoran yang menempel dan dipotong memanjang
  • Campurkan bawang putih halus, garam, lada bubuk, dan soda kue ke dalam terigu aduk hingga rata. Masukkan air es sedikit demi sedikit sambil diaduk-aduk hingga rata dan tidak ada bagian yang menggumpal
  • Terigu, tepung jagung, dan garam dicampur untuk dijadikan sebagai bahan pelapis. Diaduk hingga rata
  • Celupkan jamur tiram ke dalam adonan pencelup lalu gulingkan di atas bahan pelapis yang telah dibuat
  • Goreng jamur tiram dalam minyak panas
  • Angkat dan tiriskan jamur tiram
  • Tambahkan bumbu perasa untuk meningkatkan kelezatan jamur

Baca Juga: bisnis pulsa


Tips Sukses Bisnis Usaha Makanan Ringan

Bisnis Makanan Ringan

Karena persaingan bisnis yang makin ketat tentunya diperlukan strategi usaha ketika menjalankan suatu usaha. Makanan ringan merupakan salah satu usaha yang memiliki peluang cukup besar serta tidak memerlukan modal besar. Meskipun demikian, diperlukan suatu strategi agar usaha yang dijalankan berhasil. Berikut tips sukses bisnis usaha makanan ringan yang dapat diterapkan.

1. Memastikan Penerimaan Masyarakat

Untuk mengetahui rasa dari suatu produk yang dijual tentunya hal yang dapat dilakukan adalah dengan melihat penerimaan masyarakat terhadap produk yang dijual.

Cara yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan survey ataupun penilaian secara langsung. Penerimaan masyarakat sangat penting ketika hendak membuka suatu usaha karena berpengaruh terhadap jumlah pembeli dan kepuasan konsumen.

2. Menjaga Kualitas

Baiknya suatu produk yang dijual ditentukan oleh kualitas produk itu sendiri. Kualitas yang dimaksud tentunya berbicara mengenai bahan baku, teknik pengolahan, serta pengemasan produk sebelum dipasarkan. Kebanyakan pelaku usaha seringkali melupakan poin penting ini.

Oleh sebab itu, untuk menambah penerimaan masyarakat sangat penting bagi pelaku usaha untuk menjaga kualitas produk yang dihasilkannya.

3. Mengatur Keuangan

Dalam membuka suatu usaha, hal penting yang harus dilakukan adalah mengatur keuangan. Keuangan yang diatur dengan baik tentunya dapat membuat usaha yang dijalankan semakin maju dan berkembang.

Datalah pengeluaran dan pemasukan setiap harinya agar arus kas terlihat jelas. Meskipun usaha kecil, mengatur keuangan perlu dilakukan untuk agar pelaku usaha mengetahui perputaran uang yang dimiliki.

4. Menciptakan Inovasi Baru

Pada saat ini banyak sekali usaha sejenis yang dapat dengan mudah dijumpai. Jika ada makanan yang sedang booming dan diminati oleh masyarakat, banyak sekali pelaku usaha yang menjual hal serupa tanpa adanya inovasi baru. Hal ini tentunya dapat menyebabkan daya beli konsumen berkurang.

Untuk menanggapi ini, hal yang dapat dilakukan adalah dengan menciptakan inovasi baru. Inovasi pada produk yang dijual tentunya akan menambah daya tarik konsumen untuk membeli produk yang dijual. Inovasi bisa berupa menciptakan makanan baru dari bahan yang umum digunakan ataupun memunculkan cita rasa baru. Hal ini tentunya dapat meningkatkan ketertarikan masyarakat.

Demikianlah informasi mengenai bisnis makanan ringan yang menjanjikan sehingga dapat memberikan inspirasi bagi pelaku usaha baru. Agar dapat bersaing dengan pelaku usaha lainnya, buatlah inovasi baru pada produk yang dijual. Selain kuantitas produk, hal yang perlu diperhatikan adalah kualitas produk yang dijual sehingga tidak mengecewakan konsumen yang membelinya.

Bisnis Makanan Ringan

Tinggalkan Balasan