Contoh Cerpen Remaja

cerpen remaja

Cerpen Remaja – Saat ini genre cerita pendek atau lebih sering disebut cerpen sudah sangatlah banyak, salah satunya cerpen remaja yang populer.

Semua itu karena cerpen ini memiliki cerita yang ringan namun tetap seru dan asik untuk dibaca. Sehingga banyak kalangan mulai dari muda hingga tua dapat menikmati cerita ini.

Tentu saja hal itu karena cerpen dengan genre remaja sudah memiliki banyak variasi yang dapat dipilih, sehingga tidak akan menimbulkan kebosanan. Justru pembaca akan merasakan terbawa oleh alur cerita yang remaja banget.

Hal itulah yang membuat cerpen seperti ini banyak di cari. Berikut cerita remaja yang dapat dijadikan referensi membaca:


1. Cerpen Remaja Romantis

Cerpen Remaja

Saat ini kisah romantis memang memiliki cukup banyak peminatnya, semua itu karena kisah cintanya yang akan membuat pembaca berasa terbawa dalam keromantisan. Berikut cerpen remaja romantis yang dapat jadi referensi membaca:

Plester Cinta

Bola basket sedang memantul kesana-kemari mengikuti arahan tangan remaja yang sedang asik berebut dan berlari. Sorak-sorak gembira dan histeris terdengar dari bangku penonton.

Walaupun hari ini adalah pertandingan basket remaja putri tetap saja tidak kalah seru saat remaja putra yang bermain. Semua itu karena memang mereka sudah cukup jago dan mampu membuat siapapun terkagum-kagum.

Seorang wanita dengan rambut panjang terikat sedang berusaha membawa bola menuju Ring lawan namun hadangan terus terjadi. Hingga akhirnya bola mampu masuk ring namun membuat wanita bertubuh jangkung tersebut jatuh tersungkur karena melawan arus lawan.

Priiiit suara wasit meniupkan peluit menggema.

“Medis! Tania luka tolong” ucap wasit.

Seorang pria bertubuh mungil datang berlari dengan membawa kotak P3K. Pertandingan mau tidak mau akhirnya dijeda terlebih dahulu.

Tania telah dibawa ke pinggir lapangan dan pertandingan mulai berjalan kembali. “Aku enggak kenapa-napa Do” ucap Tania pada Rido yang sedang mengobati lukanya.

“Iya aku tau, hati-hati bisa dong Tan. Kamu cewek masa banyak lecet di mana-mana”

Tania cemberut “Terus kalau aku penuh luka kamu enggak suka aku lagi gitu?” ucap tania.

Rido menempelkan plester pada dagu dan lutut Tania setelah itu Rido mengacak-acak rambut Tania “Aku bakal jadi plester kamu” ucap Rido.

“Kalau sudah selesai diobatin bisa kalian pacarannya nanti dulu, pertandingan penting ini” ucap seorang pemain yang melipir sedikit ke pinggir lapangan.

Tania berlari dan mendekati wasit menandakan dirinya sudah siap bertanding. Rido dan Tania jelas berbeda bahkan banyak yang meledek pasangan ini. Bagaimana tidak mereka memiliki tinggi badan yang berbeda dan Ridolah yang pendek disini.

Namun Rido sudah bertekad, bahkan saat ia memutuskan untuk masuk ekskul PMR itu semua untuk Tania. Agar Rido dapat mendukung Tania selalu.

Baca Juga: Cerpen Tentang Persahabatan


2. Cerpen Remaja Persahabatan

Selain kisah romantis ada juga cerpen remaja yang tidak kalah populer yaitu cerpen dengan tema persahabatan. Sehingga pembaca akan disuguhkan dengan kisah manis persahabatan para remaja. Berikut cerpen persahabatan remaja yang dapat dijadikan referensi membaca:

Kita Belum Jadi Apa-Apa

Dio sedang berjalan mengikuti Erwin dari belakang bahkan tidak mempedulikan saat Erwin mengoceh dan meminta Dio untuk berhenti mengikutinya.

Hingga akhirnya mereka akrab dan Erwin mau menerima Dio sebagai temannya. Sehingga saat di sekolah ataupun pulang mereka selalu bersama. Dio selalu menemani Erwin berjalan menuju rumahnya yang tidak jauh dari terminal.

Erwin bilang bahwa rumah Dio searah dengan terminal dan berjalan bersama Dio lumayan tidak membuat perjalanan merasa melelahkan walaupun cukup jauh.

Hal itu terus berlanjut hingga pada suatu hari Erwin merasa curiga dengan Dio yang selalu tidak mau saat Erwin hendak menemaninya menunggu angkutan.

Saat itu saat Erwin seharusnya pulang justru ia memperhatikan Dio dari jauh dan benar saja semua keanehan terjawab sudah. Dio menaiki sebuah mobil pribadi mewah yang berhenti tepat di terminal.

Erwin sudah curiga sejak pertama kali Dio yang seperti anak orang kaya kenapa harus naik angkutan umum. Tentu saja Erwin marah dengan Dio yang membohonginya dan mereka bertengkar cukup hebat keesokan harinya.

Saat itu ucapan Dio menyadarkan Erwin “Gue bukan mau nipu elo tapi gue benaran mau bersahabat sama elo Win” ucap Dio.

“Kenapa anak orang kaya mau main sama anak pemulung kaya gue”

Dio mendaratkan tonjokan tepat di wajah Erwin hingga ia jatuh tersungkur “Yang kaya itu orang tua gue sama yang pemulung itu orang tua elo, bukan kita. Saat ini kita belum jadi apa-apa. Gue tulus mau temenan sama elo yang juga tulus sama gue, enggak pernah manfaatin uang gue”

Erwin menangis terharu mendengar sahabatnya yang selama ini rela berbohong dan jalan jauh demi bersamanya.


3. Cerpen Remaja Sedih

Cerpen Remaja

Kisah sedih memang memiliki peminatnya tersendiri, walaupun tidak menyenangkan seperti cerpen remaja dengan tema romantis atau yang lainnya cerpen sedih juga sangat mampu mengaduk perasaan. Dimana pembaca akan dibuat terpuruk, marah dan terharu saat membacanya. Berikut cerpen dengan kisah sedih yang dapat dijadikan referensi:

Seragam Reka

Matahari masih malu-malu untuk bersinar, justru embun yang dengan mudahnya menyeruak membuat pagi itu terasa lebih gelap dan dingin. Terlihat seorang remaja laki-laki yang sedang menggosokkan punggung tangannya untuk memberikan sedikit kehangatan.

Seragam putih birunya sama sekali tidak membantu membuat tubuhnya hangat. Namun ia masih bersyukur hujan tidak turun dan membuat seragamnya semakin kusam.

Lampu lalu lintas terus ia perhatikan dengan sangat cermat sehingga tidak akan terlewatkan perubahan warnanya. Saat lampu berubah menjadi merah Reka berjalan menerobos lalu lintas untuk menjajakan koran.

Tidak jarang terkadang Reka menerima penolakan, bahkan ada yang memberikan tatapan sinis padanya. Sebenarnya apa salahnya? Ini kan pekerjaan halal bukan mencuri ataupun hal buruk lainnya.

“Woi Reka! Cepat lagi uda mau masuk” ucap seorang remaja yang mengenakan seragam putih biru seperti Reka yang lewat di depan Reka dengan motornya.

Reka tersenyum “Iya, ini benar lagi gue nyusul” ucap Reka sembari menyusuri jalan yang mulai padat dengan kendaraan.

Saat sudah di pinggir jalan Reka memasukkan sisa korannya ke dalam tas. Walau masih tersisa cukup banyak Reka harus bersyukur berarti hari ini sebesar inilah rezekinya.

Koran sisa ini tidak dapat dijual lagi karena saat siang sudah tidak ada yang mencari koran. Sedangkan Reka tidak bisa melanjutkan berjualan karena jam masuk sudah mulai mendekat.

Setidaknya hari ini adiknya di rumah bisa makan siang nanti setelah Reka pulang dari sekolah.

Baca Juga: Struktur Cerpen


4. Cerpen Remaja Sekolah

Cerpen Remaja

Kisah remaja saat bersekolah memang cukuplah unik-unik dan menarik untuk diceritakan. Berikut cerpen remaja sekolahan yang dapat dijadikan referensi membaca:

Kode Ujian

Kegaduhan kelas tidak terlihat sama sekali, justru ketegangan dan kesunyian yang saat ini sangat terasa. Semua itu karena saat ini sedang ada ujian di sekolah dan tentu saja ini menjadi momen remaja paling diam saat KBM.

Namun percayalah itu hanya yang terlihat dari luarnya saja tetapi aslinya justru menyimpan kegaduhan yang teramat sangat dan hanya dapat dimengerti oleh siswa-siswi sekolahan.

Reno sedang asik menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal, semua itu ia lakukan sengaja untuk memberikan sinyal pada temannya yang ada di belakang. Dimana jarinya akan terangkat menandakan butuh jawaban dari nomor sesuai jarinya.

Marta yang melihatnya mulai membaca sinyal dan berdehem “Ehem, ehem, ehem” dimana 3 kali deheman menandakan jawaban adalah C.

Haikal merebahkan kepalanya pada meja sembari berusaha memasang wajah seserius mungkin untuk membuat guru pengawas tidak mencurigainya.

Setelah itu Haikal menoleh ke arah kiri tempat Reno duduk sembari membuka mulutnya tanpa suara yang hanya dapat dimengerti mereka. Reno yang mengerti memainkan jarinya kembali sembari mengacak-ngacak rambut dan memperlihatkan 3 jarinya menandakan jawaban C.

Kertas-kertas kecil mulai dioper dari satu bangku ke bangku yang lainnya, tentu saja isi kertas tersebut adalah jawaban atas soal yang begitu banyaknya.

Namun perlu diketahui para remaja ini sebenarnya menggantungkan nasib mereka dari teman ke teman tanpa tahu bagaimana akhirnya. Semua itu karena terkadang jawaban yang menyebar tidak diketahui asal usulnya dan apakah itu benar atau tidak.

Saat ini yang terpenting adalah jumlah soal yang hampir 100 soal ini habis terisi, masalah jawaban di akhir saja dipikirkan. Toh nanti remedial bersama-sama juga.

Namun hal ini tentu saja tidak dilakukan oleh semua remaja yang bersekolah masih ada mereka yang jujur dengan giat belajar dan mengerjakan semuanya sendiri.

Tentu saja saat hasil keluar mereka yang menggunakan otak sendiri memperoleh nilai yang cukup memuaskan. Sedangkan yang bermain kode harus menyesuaikan kehokian, apakah setidaknya jawaban mereka bisa membuat nilai aman.

Justru remedial bukanlah momok menakutkan karena tentu saja mereka akan melaluinya bersama-sama. Mereka semua belum sadar, dunia yang nantinya akan dihadapi tidak bisa dengan mudah diselesaikan hanya dengan kode saja.


5. Cerpen Remaja Horor

Cerpen Remaja

Satu kisah yang sangat laris saat dijadikan cerpen adalah kisah horor yang di dalamnya terdapat kisah remaja juga. Sehingga kisah horornya tidak akan terlalu menakutkan karena terselip kisah ringan remaja. Berikut ceritanya yang dapat dijadikan referensi membaca:

Indigo Juga Manusia

Terduduk diam seorang remaja putri di bangku belakang paling ujung. Semua itu karena dirinya berbeda dan masih banyak orang yang tidak menerima perbedaan itu. Lea sedang berusaha untuk tidak mempedulikan tatapan teman-temannya yang menatap aneh.

“Alea Pramanda”

Lea berdiri “Saya bu” ucap Lea.

Seketika kelas menjadi gaduh dan menatap Lea dengan penuh kebingungan.

Mata tajam yang sangat dingin memandangi Lea dari bangku guru “Anak baik, dipanggil ibu ya harus jawab ya” ucap wanita itu sebelum akhirnya matanya memelotot dan darah mulai mengalir dari mulutnya.

“Lea duduk” ucap seorang guru yang baru saja membuka pintu.

Namun terlambat, teman Lea yang ada di depan saat ini sudah kejang-kejang. Perlahan tapi pasti akhirnya semua murid berteriak histeris dan hanya menyisakan Lea dan guru yang baru datang.

Lea ketakutan namun guru tersebut berusaha menenangkan “Lea tidak apa ibu di sini, kamu bisa bantu teman-temanmu? Sekali ini saja Lea tolonglah”

Sebenarnya Lea tidak mau menolong mereka, beberapa minggu yang lalu Lea hampir dikeluarkan dari sekolah karena mereka yang berdemo dan menginginkan Lea pergi dari sekolah.

Lea tidak pernah meminta untuk berbeda, Lea hanya ingin mereka tahu bahwa walaupun Lea seorang indigo, Lea tetaplah manusia.

Langkah Lea yang perlahan menyelinap kerumunan teman-temannya yang sedang menjerit-jerit. Lea menghentikan langkahnya tepat pada sesosok makhluk yang selalu Lea benci, sesosok makhluk yang tidak tahu tempat dan hanya menyusahkan Lea.

“Pergi!!!!” ucap Lea saat berada tepat di depan makhluk yang mampu menimbulkan kegaduhan satu sekolah.

Tenaga Lea terasa terserap dan tubuhnya benar-benar lemas, akhirnya Lea jatuh pingsan tidak sadarkan diri karena kelelahan.

Lea terkadang berharap matanya tidak terbuka lagi jika hanya untuk melihat mereka yang tidak sama dengannya. Rasanya sudah sangat lelah. Namun nyatanya Tuhan masih memberikan Lea umur panjang.

Hanya saja yang berbeda saat ini, saat membuka mata ada beberapa teman di kelasnya yang menunggu Lea sadar dan mengucapkan terima kasih. Hati Lea terasa sangat hangat dan isak tangis tak tertahankan.

Itulah beberapa cerpen remaja yang populer dan banyak peminatnya. Semua cerpen tentu saja memiliki pesan yang tersirat di dalamnya, semua tergantung bagaimana pembaca mengartikannya.

Semua itu karena penulis cerpen saat ini pintar dalam mengaduk perasaan dan menyelipkan pesan dalam sebuah cerpen. Bahkan walaupun itu sebuah cerpen horor sekalipun.

Cerpen Remaja

9 Replies to “Contoh Cerpen Remaja”

  1. Judul : Indigo Juga Manusia
    Kelebihan : Ceritanya Menarik,menggunakan kosa kata yang cukup unik dan juga pembaca menjadi lebih membawa dirinya kecerita tersebut,cerita ini juga mengajarkan bahwa orang yang indigo belum tentu disebut orang gila atau orang yang suka berhalusinasi.
    Kekurangan : cerita ini menggunakan bahasa yang tidak baku atau sulit untuk dimengerti semua ora dan juga bahasa yang digunakan tidak terlalu formal atau pembaca tidak mngerti maksut dari kata kata yang sulit dipahami oleh pembaca

  2. Nama : NANDITA SEPTI NURFAJRIYAH
    KELAS : XI OTKP 3
    Judul : Kode Ujian
    *Kelebihan : Dari Cerpen ini ceritanya sangat mudah dipahami dan cukup menghibur bagi pembaca walaupun ada beberapa kata yang sulit sehingga kurang dimengerti. Cerita ini menunjukkan bahwa kita harus berperilaku Jujur pada saat melaksanakan ujian. Terutama mengajarkan kita untuk hidup Mandiri dan tidak ketergantungan sama teman dan menunggu jawaban dari teman karena jawaban tersebut belum tentu sepenuhnya benar lebih baik dikerjakan sendiri dan mendapat nilai murni hasil pemikiran kita sendiri dan yang terpenting adalah Kejujuran.
    *Kelemahan : Sikap yang ditunjukkan mereka merupakan perilaku curang. Karena perilaku curang ketika ujian seperti menyontek jawaban teman dan bekerjasama merupakan perbuatan tercela dan perilaku tidak jujur dan membuat seseorang menjadi tidak mau Berusaha dan Belajar lebih giat.

  3. Nama : NANDITA SEPTI NURFAJRIYAH
    Kelas : XI OTKP 3
    Judul : KODE UJIAN
    Kelebihan: Dari cerpen ini ceritanya sangat mudah dipahami dan cukup menghibur bagi pembaca walaupun ada beberapa kata yang sulit sehingga kurang dimengerti. Cerita ini menunjukkan bahwa kita harus berperilaku Jujur pada saat ujian.Terutama mengajarkan kita untuk hidup Mandiri dan tidak ketergantungan sama teman ataupun orang lain dan menunggu jawaban dari teman karena jawaban tersebut belum tentu sepenuhnya benar lebih baik dikerjakan sendiri dan mendapat nilai murni hasil pemikiran kita sendiri, hasil jerih payah kita sendiri dan yang terpenting adalah Kejujuran.
    Kelemahan: Sikap yang ditunjukkan mereka merupakan perilaku curang.Karena perilaku curang ketika ujian seperti mencontek jawaban teman dan bekerjasama merupakan perbuatan tercela dan perilaku tidak jujur, dan membuat seseorang menjadi tidak mau Berusaha dan Belajar lebih giat.

  4. Nama:diva septiya wulan sari
    Kelas xI otkp 1
    Judul indigo juga manusia
    Kelebihan: cerita ini mudah di mengerti dan mudah di pahami ceritanya juga memngunakan bahasa yang mudah di mengerti dan cukup menghibur cerita ini juga mengajarkan kita bahwa kita harus mengharagai kekuarangan mading masing
    Kelemahan: sikap yang tidak menghargai teman itu juga seharusnya tidak patut di cantumkan membuat sesorang yang tidak.mengambil sisi positifnya menjadi meniru prilaku tersebut bahasanya juga ada yang kurang di mengerti

  5. Nama : Andik Wijanarko
    Kelas : XI OTKP 1
    Judul : Kode Ujian

    Kelebihan: Dari Cerpen ini ceritanya sangat mudah dipahami dan cukup menghibur bagi pembaca walaupun ada beberapa kata yang sulit sehingga kurang dimengerti. Cerita ini menunjukkan bahwa kita harus berperilaku Jujur pada saat melaksanakan ujian.
    Kekurangan : Cerita ini menunjukkan perilaku yang tidak jujur

  6. Aku juga suka bikin cerpen, bagiku cerpen adalah pengalihan emosi, ide, pemikiran, pendapat yang tidak dapat aku kemukakan di depan umum.

  7. Kk/bg….
    Saya ada cerpen kk/BG
    Apakah saya bisa bergabung disini untuk masukin karya cerpen saya…

Tinggalkan Balasan