Pengertian Manajemen

Pengertian Manajemen – Dalam organisasi atau perusahaan Pasti terdapat berbagai permasalahan yang harus dipecahkan. Tak jarang permasalahan dalam organisasi atau perusahaan dapat semakin buruk dan berakibat pada hancurnya organisasi atau perusahaan tersebut.

Dalam mengatur organisasi atau perusahaan agar berjalan sesuai dengan tujuannya, disinilah sebuah manajemen dibutuhkan, maka pengertian manajemen harusnya diketahui secara benar maksud dan tujuannya.

Manajemen dalam organisasi atau perusahaan berperan mengatur kehidupan organisasi atau perusahaan agar dapat berjalan sesuai tujuan bersama. Inilah mengapa manajemen sangat penting di dalam organisasi atau perusahaan. Dalam artikel kali ini akan dibahas mengenai pengertian manajemen dan fungsinya bagi organisasi atau perusahaan.

Manajemen memiliki arti yang luas. Untuk memahami konsep manajemen, pembahasan pengertian manajemen disini dibagi menjadi dua, yaitu manajemen secara umum dan menurut para ahli. Lebih lanjut dijelaskan melalui uraian berikut:


Pengertian Manajemen Secara Umum

Secara singkat manajemen memiliki arti mengatur. Manajemen adalah unsur yang sangat penting. Sebuah organisasi atau perusahaan akan berjalan dengan baik jika manajemen di dalamnya juga teratur dan kondusif.

Melalui manajemen yang baik, akan meningkatkan kualitas organisasi dan lingkungan kerja yang positif. Oleh karenanya manajemen tidak dapat dipisahkan dengan segala jenis organisasi atau perusahaan.

Pada dasarnya manajemen sudah ada sejak manusia ada. Mengapa? Sebab manajemen bukan hanya mencakup pengertian untuk mengatur organisasi atau perusahaan saja. Melainkan mengatur diri sendiri dan mengatur hubungan antara dua orang juga termasuk manajemen.

Sebagai contoh, yaitu peran sebagai ibu rumah tangga. Dalam mengurus rumah tangga, ibu mengatur berbagai kebutuhan hidup keluarga. Baik kebutuhan ekonomi maupun kebutuhan lainnya. Disini ibu sebagai seorang manajer mengatur pemasukan dan pengeluaran kebutuhan ekonomi setiap hari.

Tak hanya itu, ibu juga memantau dan mengontrol anak-anak dan berbagai kebutuhan lainnya. Ibu selalu mencari cara agar kebutuhan dan keperluan rumah tangga tetap dalam kondisi stabil demi tujuan sebuah keluarga yaitu menciptakan keluarga yang tentram dan bahagia.

Dengan demikian manajemen didefinisikan sebagai seni melakukan pekerjaan melalui orang lain. Dengan kata lain manager bekerja untuk mengatur orang lain atau bawahan untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan.


Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

Terdapat berbagai pengertian manajemen dari berbagai sumber. Para ahli juga mendefinisikan manajemen dengan pendapat yang berbeda-beda. Berikut beberapa pengertian manajemen menurut para ahli:

1. Van Fleet Dan Peterson

Van Fleet dan Peterson mendefinisikan manajemen yaitu “serangkaian kegiatan yang diarahkan pada pemanfaatan sumber daya secara efisien dan efektif dalam mengejar satu atau lebih tujuan”. 

2. Megginson, Mosley Dan Pietri

Menurut Megginson, Mosley dan Pietri manajemen memiliki arti bekerja dengan memanfaatkan sumber daya manusia, keuangan dan fisik untuk mencapai tujuan organisasi dengan melakukan perencanaan, pengorganisasian, memimpin dan mengendalikan fungsi”.

3. Kreitner

Pengertian manajemen menurut Kreitner “manajemen adalah proses pemecahan masalah untuk mencapai tujuan organisasi secara efektif melalui penggunaan sumber daya secara efisien dalam lingkungan”.

4. FW Taylor

Menurut FW Taylor “Manajemen merupakan seni mengetahui apa yang harus dilakukan, kapan harus dilakukan serta melihat bahwa itu dilakukan dengan cara yang terbaik”

5. Harold Koontz

Menurut Harold Koontz‘ Manajemen adalah seni menyelesaikan segala sesuatu melalui dan dengan orang-orang dalam kelompok yang diorganisasikan secara formal. Ini adalah seni menciptakan lingkungan di mana orang dapat melakukan dan individu dapat bekerja sama menuju pencapaian tujuan kelompok.


Fungsi Manajemen

Fungsi manajemen bagi organisasi mencakup empat hal. Hal-hal tersebut yaitu sering di sebut sebagai POAC(Planning, Organizing, Actuatin dan Controlling). Pembahasan mengenai keempat fungsi tersebut diuraikan pada ulasan berikut:

1. Planning

Planning atau perencanaan adalah fungsi manajemen yang pertama. Perencanaan atau merencanakan merupakan hal yang dilakukan untuk membuat dan menetapkan rencana.

Dalam organisasi terdapat komponen-komponen seperti ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara, berbagai tingkatan divisi hingga staf. Setiap komponen-komponen ini memiliki tugas masing-masing untuk mencapai satu tujuan yang sama.

Perencanaan sendiri berfungsi sebagai penentu tujuan yang akan dicapai. Selain itu perencanaan juga bermanfaat sebagai sarana penggunaan sumber daya untuk mencapai tujuan organisasi. Dengan adanya perencanaan, tujuan yang ingin dicapai menjadi jelas dan lebih terarah.

2. Organization

Pengorganisasian (organization) dapat diartikan sebagai kegiatan mengkordinasi mulai dari sumber daya, tugas, hak dan kewajiban, otoritas dan berbagai hal yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi.

Tujuan dilakukan pengorganisasian yaitu untuk membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian ini dapat mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan. Disamping itu manajer juga akan mudah untuk menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut.

Pengorganisasian dapat dilakukan dengan menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang harus mengerjakannya, siapa yang bertanggung jawab serta pada tingkatan mana keputusan harus diambil.

3. Actuating

Fungsi manajemen yang ketiga yaitu sebagai pelaksana. Tanpa manajemen, semua kegiatan bahkan tujuan organisasi tidak dapat terlaksana. Begitu pula adanya perencanaan dan pengorganisasian yang baik tidak akan mencapai tujuan tanpa pelaksanaan.

Pelaksanaan atau actuating merupakan upaya untuk membuat anggota mau dan berusaha bekerja sesuai dengan rencana dan tujuan organisasi. Disinilah orang manajer berperan.

Manajer harus mampu mengarahkan anggotanya untuk melaksanakan masing-masing tugasnya. Biasanya manajer melakukan fungsi actuating dengan memberikan orientasi pada anggotanya.

4. Controling

Controling menjadi fungsi manajemen yang terakhir. Fungsi pengendalian disini berperan untuk melihat apakah semua tugas dan kegiatan yang dikerjakan sesuai dengan rencana atau tidak.

Disamping itu dengan menjalankan fungsi ini, akan mengevaluasi terkait prestasi yang telah dicapai dan melakukan perbaikan jika kegiatan tidak berjalan sesuai rencana.

Pengendalian juga ditujukan untuk mengendalikan organisasi seperti melakukan pencegahan dan meminimalisir hal-hal yang dapat menghancurkan organisasi. Begitulah pentingnya pengendalian bagi organisasi.

Jika terjadi hal-hal yang menyimpang dengan tujuan, maka kembali pada poin satu (planning) untuk memperbaiki penyimpangan tersebut.


Peran Penting Manajemen Bagi Organisasi Atau Perusahaan

Peter F. Drucker, seorang otoritas manajemen mencatat telah menekankan pentingnya manajemen untuk kehidupan sosial. Dia memproklamirkan hampir 25 tahun yang lalu bahwa manajemen yang efektif merupakan sumber utama negara-negara maju.

Dia juga menyatakan bahwa manajemen yang efektif adalah sumber daya yang paling dibutuhkan untuk negara-negara berkembang.

Berdasarkan dari uraian diatas mengenai pengertian manajemen serta fungsinya, maka kita tahu bahwa manajemen sangat penting bagi organisasi atau perusahaan. Lebih lanjut, mengenai apa saja pentingnya manajemen bagi organisasi, dijabarkan melalui poin-poin berikut ini:

  • Membantu mencapai tujuan organisasi atau perusahaan.
  • Mengoptimalkan sumber daya.
  • Menunjang organisasi atau perusahaan yang baik.
  • Menciptakan keseimbangan.
  • Meminimalisir biaya.

Sifat Kepemimpinan Dalam Manajemen

Manajemen bukan hanya elemen penting yang terorganisir dalam organisasi atau perusahaan. Lebih dari itu manajemen merupakan bagian penting dari kehidupan sehari-hari. Mengolah kehidupan tidak jauh berbeda dengan mengolah organisasi atau perusahaan.

Dalam prosesnya dibutuhkan sifat-sifat kepemimpinan agar terorganisir dengan baik. Beberapa sifat kepemimpinan yang baik dalam sebuah manajemen suatu organisasi atau perusahaan yaitu:

  • Mendorong karyawan untuk berkontribusi secara efektif.
  • Membantu karyawan untuk berkoordinasi dan bekerjasama.
  • Tidak memaksakan pekerjaan yang sesuai kepada anggotanya.
  • Senantiasa memberikan arahan kepada anggotanya.
  • Menjalin ikatan yang erat dengan anggotanya.
  • Seorang pemimpin harus sebagai pilar pendukung anggotanya.
  • Dapat menyelesaikan dan mengintervensi konflik dengan segera.
  • Tidak terlalu keras pada anggota.
  • Mampu menjadi teladan yang baik bagi anggotanya.

Meskipun terdapat berbagai macam pengertian manajemen, namun pada dasarnya manajemen mengerucut pada satu definisi yaitu mengatur. Manajemen sebagai ilmu pengetahuan memang ada sekitar abad 19. Namun sebenarnya manajemen sudah diaplikasikan manusia dalam kehidupan sejak manusia ada di bumi.

Bagaimana agar tetap bertahan hidup, melakukan interaksi sesama orang, bagaimana hidup berkelompok merupakan bagian dari manajemen. Hanya saja manajemen secara ilmiah sebagai ilmu pengetahuan dan bagian dari studi masih baru ditemukan.

Pengertian Manajemen

Pengertian Eksposisi

Alfiyah Mufidah
3 min read

Pengertian Seni Rupa

Alfiyah Mufidah
7 min read

Pengertian Puisi

Alfiyah Mufidah
5 min read