Perbedaan Hak dan Kewajiban

Perbedaan Hak Dan Kewajiban

Perbedaan Hak dan Kewajiban  – Sudahkah memahami atau mengenal perbedaan hak dan kewajiban? Kedua istilah ini kerap ditemukan dalam satu pembahasan. Bahkan dalam satu kalimat, karena memang makna sekaligus aplikasinya saling berhubungan.

Ketika membahas mengenai kewajiban maka nantinya akan membahas mengenai hak. Begitupun ketika dibahas sebaliknya.


Definisi dari Hak

Perbedaan Hak dan Kewajiban

Pertama yang perlu dipahami adalah definisi atau pengertian dari hak, sehingga bisa membedakannya dengan kewajiban. Hak secara harfiah memiliki pengertian sebagai apa saja yang bisa diperoleh atau didapatkan. Secara lebih mendetail hak diartikan sebagai apa saja yang bisa atau berhak untuk dilakukan dan tidak dilakukan.

Ketika terjun ke tengah masyarakat maka akan dijumpai beragam bentuk hak. Bentuk hak yang beragam dipengaruhi oleh berbagai hal. Salah satunya dipengaruhi oleh unsur budaya yang disesuaikan dengan batasan secara sosial, hukum, maupun etika. Pada saat membahas masalah hak maka sifatnya akan universal dan mempengaruhi siapa saja.

Tanpa peduli mengenai aspek jenis kelamin, agama, kebudayaan, maupun status sosial. Dalam konsep ini kemudian dikenal sebagai istilah hak asasi manusia. Setiap negara memiliki kewajiban untuk menjaga hak asasi manusia seluruh penduduknya. Memahami arti dari hak membantu seseorang untuk paham batasannya dalam berperilaku maupun berucap.

Baca Juga: Perbedaan Bangsa Dan Negara 


Definisi Dari Kewajiban

Perbedaan Hak dan Kewajiban

Memahami lebih mendalam mengenai perbedaan hak dan kewajiban, tentunya juga perlu memahami definisi kewajiban. Kewajiban sendiri diartikan sebagai apa saja yang wajib untuk dilakukan. Kewajiban ini muncul bisa karena hukum, kebutuhan, maupun tugas. Untuk kewajiban hukum perlu dilakukan seperti mematuhi aturan hukum yang berlaku di suatu wilayah atau negara.

Kewajiban moral lebih kepada kewajiban untuk menghormati orang yang lebih tua, menghormati orang yang posisinya lebih tinggi, dan lain-lain. Melaksanakan kewajiban dengan baik sesuai posisi akan menciptakan lingkungan atau suasana yang sehat. apabila seseorang hanya mengenal hak maka cenderung akan menimbulkan kondisi negatif.

Maka bisa disimpulkan secara sederhana bahwa kewajiban ini menjadi batas untuk mendapatkan hak. Sehingga seseorang tidak berlebihan dalam menagih haknya yang kemudian mengurangi kenyamanan ataupun merugikan orang lain di sekitarnya.

Baca Juga: Perbedaan Internet Dan Intranet


Penjelasan Mengenai Karakter Hak Dan Kewajiban

Perbedaan Hak dan Kewajiban

Membantu mengenal perbedaan hak dan kewajiban secara lebih detail tanpa merasa ada ketimpangan. Ada baiknya menyimak beberapa uraian yang dijabarkan di bawah ini:

1. Perbedaan Dari Segi Definisi

Perbedaan pertama antara kedua istilah ini bisa ditemukan dari definisinya. Sesuai dengan penjelasan di atas bisa diketahui perbedaan antara keduanya. Hak memiliki arti sebagai hak untuk bisa memiliki sesuatu maupun melakukan sesuatu. Hak ini sifatnya istimewa dan sifatnya personal artinya tidak universal.

Sehingga ada seseorang yang memperoleh hak istimewa dilihat dari posisi maupun perannya dalam masyarakat dan organisasi. Hak istimewa juga bisa diberikan oleh orangtua kepada anaknya. Diberikan oleh sekolah kepada anak didiknya, dan dari pemerintah kepada masyarakat maupun sebuah organisasi.

Sementara untuk kewajiban diartikan sebagai apapun yang sifatnya wajib untuk dilakukan. Kewajiban sifatnya mengikat ketat tanpa bisa dilonggarkan, meski dalam beberapa kondisi bisa lebih fleksibel. Kewajiban ini muncul bisa karena aturan hukum, kebijakan orangtua, peraturan sekolah, maupun budaya masyarakat setempat.

2. Perbedaan Menurut Fungsinya

Apabila dilihat dari segi fungsi maka perbedaan hak dan kewajiban akan diketahui lebih detail. Hak berfungsi sebagai sebuah hadiah atau imbalan atas kewajiban yang ditunaikan seseorang. Beberapa jenis hak juga didapatkan tanpa perlu menjalankan kewajiban. Misalnya saja hak untuk bernafas, hak untuk hidup, dan juga hak untuk mendapatkan fasilitas tertentu.

Kewajiban sendiri jika diperhatikan dari segi fungsi maka ditemukan definisi sebagai sesuatu yang wajib dilakukan atau dikatakan. Kewajiban bisa dikatakan sebagai tugas yang sifatnya harus ditunaikan. Ketika kewajiban ini sudah dijalankan maka pelakunya memiliki sejumlah hak. Maka adanya kewajiban bisa memunculkan hak istimewa.

3. Perbedaan Dari Segi Target Atau Ditujukan Untuk Siapa

Menilik perbedaan lebih mendasar antara hak dan juga kewajiban maka perlu melihat targetnya. Hak diperuntukkan untuk perorangan dan bisa dirasakan sendiri oleh orang tersebut. Sementara untuk kewajiban ketika dilakukan maka akan mempengaruhi orang sekitarnya. Maka menunaikan kewajiban tidak hanya menguntungkan diri sendiri namun juga orang lain.

Inilah alasan mengapa mesti paham apa saja perbedaan hak dan kewajiban supaya bisa dijalankan bersamaan. Jangan sampai terjadi ketimpangan, karena ketika seseorang hanya menuntut hak tanpa mau menunaikan kewajiban. Akan menciptakan kondisi negatif, misalnya memunculkan kisruh atau perselisihan. Lalai dalam menjalankan kewajiban juga menghambat pemenuhan hak orang lain.

4. Dilihat Dari Koneksinya Kepada Masyarakat

Koneksi ke masyarakat juga menjadi aspek pembeda antara istilah hak dengan kewajiban. Pasalnya hak memiliki arti sebagai apa saja yang bisa didapatkan dari masyarakat. Sedangkan kewajiban adalah apapun yang dilakukan untuk kepentingan masyarakat. Hak memiliki sifat lebih personal dan kewajiban bersifat lebih sosial.

Menjaga ketertiban dan keteraturan di dalam lingkungan masyarakat tidak bisa dilepaskan dari penunaian kewajiban. Kewajiban sekecil apapun yang bisa dilakukan nantinya akan mempengaruhi hajat hidup orang banyak.

5. Perbedaan Dari Segi Hukum

Memperhatikan perbedaan antara hak maupun kewajiban dari segi hukum juga akan dijumpai beberapa fakta menarik. Dilihat dari segi hukum hak ini sifatnya bisa ditantang di pengadilan, dan bisa dijadikan senjata untuk mempertahankan diri. Namun sebaliknya dengan kewajiban, karena ketika lalai maka tidak bisa didebat di depan hukum.

Kewajiban yang dengan sengaja dilalaikan akan memberikan sejumlah sanksi, terutama dari sisi hukum. Sanksi ini tidak bisa didebat meskipun dalam beberapa kasus seseorang bisa mengajukan banding. Namun tujuannya tidak untuk keluar dari sanksi melainkan meringankan sanksi tersebut.

6. Perbedaan Dari Dasar Penerapannya

Apabila menilik perbedaan hak dan kewajiban dari sisi dasar penerapan maka akan mendapati perbedaan mencolok. Dikatakan demikian karena dari sisi dasar penerapan, hak diartikan sebagai hak istimewa seseorang. Hak ini diperoleh secara personal yang belum tentu didapatkan orang lain.

Kewajiban sendiri dari sisi ini diartikan sebagai tugas seseorang dilihat dari akuntanbilitas dalam menjalankan tugas. Sifatnya juga cenderung personal karena tidak semua orang mendapatkan kewajiban yang sama. Kecuali untuk beberapa orang yang memang memiliki jabatan atau posisi yang sama atau setara.

Maka sebuah kewajiban perlu dijalankan bersama-sama, dan mengikat setiap orang di posisi tersebut. Hak yang diperoleh ketika menjalankan kewajiban ini juga akan dirasakan oleh semua di dalamnya. Namun ketika salah satu diantara pengisi posisi ini bisa lebih mencolok. Maka akan memperoleh hak istimewa yang belum tentu bisa dirasakan yang lainnya.

Hak merupakan sesuatu yang sifatnya istimewa sehingga memberikan fasilitas atau kemudahan bagi penerimanya. Hak ini bisa dijadikan senjata untuk mendapatkan kondisi yang nyaman. Namun perlu dimanfaatkan secara bijak untuk mencegah hak orang lain terhambat pemenuhannya. Sedangkan kewajiban memiliki ikatan yang sifatnya wajib dijalankan.

Beberapa bentuk kewajiban bisa menghasilkan hak istimewa, dan beberapa memberi hak bagi orang lain. Memahami perbedaan hak dan kewajiban membantu menjalankannya dengan seimbang sehingga tidak memicu ketimpangan.

Perbedaan Hak dan Kewajiban

Tinggalkan Balasan