Perbedaan Jalan dan Lari

Perbedaan Jalan dan Lari

Perbedaan Jalan dan Lari – Olahraga ringan seperti jalan-jalan atau berlari merupakan kegiatan rutin hampir setiap orang untuk memenuhi kebutuhan olahraga. Baik jalan atau lari keduanya merupakan aktivitas fisik yang mengandalkan keseimbangan seluruh anggota gerak terutama kaki dan tangan.

Namun, jalan dan lari adalah dua hal yang berbeda. Perbedaan jalan dan lari yang paling tampak tentu saja dari kecepatan serta jarak tempuhnya.

Jalan dan lari memang sama-sama suatu bentuk olahraga yang sangat mudah dilakukan dimana saja. Keduanya bisa sangat mudah untuk dilakukan dan merupakan olahraga sejuta umat. Berjalan-jalan merupakan aktivitas yang murah dan menyehatkan begitu pula dengan lari. Lari juga merupakan aktivitas olahraga yang murah, mudah, dan tentunya menyehatkan.


Jenis-Jenis Jalan

Perbedaan Jalan dan Lari

Mungkin oleh orang awam aktivitas jalan hanya dikenal dengan jalan-jalan biasa. Dalam dunia olahraga, sebenarnya jalan memiliki beberapa jenis yang perlu diketahui. Masing-masing dari jenis aktivitas jalan tersebut memiliki manfaatnya tersendiri. Berikut beberapa jenis jalan yang perlu diketahui dan bisa dipraktikkan untuk olahraga ringan :

1. Jalan Santai

Jalan santai adalah aktivitas jalan pada umumnya yang tentu saja dilakukan oleh setiap orang di segala aktivitas. Selain itu, jalan santai biasanya juga dilakukan rutin oleh sebagian besar orang di hari libur untuk sekedar berolahraga ringan. Jalan santai ini sangat bermanfaat bagi kesehatan terutama jika dilakukan di pagi hari saat jalanan masih sejuk.

2. Jalan Cepat

Salah satu jenis aktivitas berjalan yang satu ini merupakan cabang olahraga yang juga banyak diperlombakan. Jalan cepat merupakan aktivitas berjalan dengan tempo yang lebih cepat tetapi berbeda dengan lari. Olahraga jalan cepat ini juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Meskipun hanya aktivitas jalan cepat tetapi olahraga yang satu ini juga memiliki teknik khusus.

3. Jalan Jongkok

Berjalan sambil jongkok mungkin ini lebih banyak dikenal sebagai aktivitas yang sering dijadikan hukuman saat kalah dalam melakukan tantangan. Namun, jalan jongkok ini juga salah satu jenis olahraga jalan yang memiliki banyak manfaat salah satunya menguatkan otot panggul dan otot punggung.

Baca Juga: Perbedaan Monokotil Dan Dikotil


Jenis-Jenis Lari

Perbedaan Jalan dan Lari

Lari tentu saja memiliki jenis yang lebih banyak dibandingkan aktivitas berjalan. Inilah yang menjadi perbedaan jalan dan lari karena jarak yang ditempuh juga berbeda. Olahraga lari merupakan salah satu jenis olahraga yang diperlombakan di seluruh dunia. Berikut jenis-jenis olahraga lari yang perlu diketahui :

1. Lari Jarak Pendek atau Sprint

Disebut lari jarak pendek karena jarak yang ditempuh hanya berkisar 100 hingga 400 meter saja. Dari jarak tersebut, pelari harus menaruh kekuatan penuh dan lari sekencang-kencangnya. Jadi di sini yang paling penting adalah sejak start harus menggunakan tenaga ekstra.

2. Lari Jarak Medium atau Menengah

Dari namanya sudah dapat diperkirakan bahwa jarak tempuhnya tentu lebih jauh dibandingkan lari jarak pendek. Jarak tempuh jenis lari yang satu ini adalah 800 hingga 1500 meter. Dari jarak yang ditempuh tentunya memiliki teknik yang berbeda dengan lari jarak pendek. Lari jarak menengah ini bisa menggunakan teknik menyimpan tenaga di awal dan berlari kencang menjelang akhir.

3. Lari Jarak Jauh atau Marathon

Lari jarak jauh atau yang lebih dikenal dengan marathon ini tentu saja memiliki jarak yang jauh. Bahkan tak jarang lari marathon ini dilakukan beramai-ramai di jalan raya dengan jarak yang sangat jauh. Jarak yang ditempuh saat marathon mulai dari 3 km hingga 10 km.

4. Lari Estafet atau Bersambung

Lari jenis ini memerlukan satu tambahan peralatan yakni tongkat estafet. Jenis lari yang satu ini bisa dikatakan lari beregu karena memerlukan satu tim untuk melakukannya. Pelari akan berlari pada lintasan masing-masing dan memberikan tongkat estafet pada anggota di depannya dan seterusnya.

5. Lari Gawang atau Halang Rintang

Dinamakan haling rintang karena pelari akan menemukan rintangan selama berlari tetapi harus tetap berlari dengan cepat. Rintangan tersebut berupa water jump dan gawang yang harus dilewati. Jarak tempuhnya juga cukup jauh yakni 3 km hingga 5 km.

Baca Juga: Perbedaan Mentega Dan Margarin


Perbedaan Jalan dan Lari

Perbedaan Jalan dan Lari

Baik jalan atau lari keduanya merupakan aktivitas olahraga yang banyak digemari karena mudah dilakukan serta tidak memerlukan teknik yang rumit. Dari jenis-jenis jalan dan lari yang sudah disebutkan tadi tentu sudah bisa digambarkan beberapa perbedaannya. Selain perbedaan yang bisa dilihat dari jenis jalan dan lari berikut perbedaan jalan dan lari yang juga perlu untuk diketahui :

1. Perbedaan Persiapan Awal

Perbedaan jalan dan lari yang pertama tentu saja pada persiapan awalnya terutama saat start. Jalan tidak memerlukan teknik khusus sedangkan lari memerlukan beberapa teknik yang perlu dilakukan. teknik tersebut diperlukan untuk menunjang kemampuan berlari pada langkah berikutnya. Terutama start saat lari diperlukan berbagai teknik khusus agar finish dengan tepat.

2. Perbedaan dari Tempo dan Gerakan

Perbedaan selanjutnya yakni pada tempo dan gerakan. Perhatikan orang yang sedang berjalan atau berlari tentu memiliki kecepatan yang berbeda. Hal ini dikarenakan lari memiliki tempo gerakan yang lebih cepat dan seperti tergesah-gesah. Sedangkan jalan lebih ringan dan lebih santai. Anggota gerak tubuh lainnya juga bergerak lebih santai saat berjalan dibandingkan berlari. Oleh karena itu, sebelum berlari diperlukan pemanasan.

3. Perbandingan Pembakaran Kalori

Baik jalan atau lari merupakan olahraga yang dapat membakar kalori dan menyehatkan. Dari sini dapat dilihat letak perbedaan jalan dan lari yang cukup signifikan. Dari jarak tempuh dan temponya bisa dilihat bahwa lari lebih melelahkan dibandingkan dengan jalan saja. Oleh karena itu, berlari lebih cepat membakar kalori dibandingkan berjalan.

4. Perbedaan Tempat Melakukan Aktivitas Jalan dan Lari

Jalan atau lari bisa dilakukan dimana saja, tetapi untuk lari terkadang membutuhkan lintasan khusus. Lari memerlukan konsentrasi untuk mencapai finish sehingga membutuhkan arena yang tidak terdapat berbagai lalu lalang. Sedangkan berjalan bisa dilakukan mungkin di jalanan yang sedang sepi atau di taman-taman kota.

5. Perbedaan Waktu Memulai

Jalan dapat dilakukan sesaat setelah makan sehingga berguna untuk melancarkan pencernaan. Sedangkan lari dianjurkan dilakukan saat beberapa jam setelah makan. Hal ini dikarenakan lari merupakan olahraga berat. Melakukan olahraga berat dalam keadaan perut penuh sangat tidak dianjurkan karena malah akan menyebabkan sakit perut.

6. Perbedaan Peralatan yang Digunakan

Jalan dan lari memerlukan peralatan yang dapat menunjang keduanya. Terutama penggunaan alas kaki dan baju. Berjalan mungkin bisa hanya menggunakan kaos oblong dan sepatu yang ringan. Sedangkan lari merupakan olahraga yang menguras keringat sehingga sebaiknya menggunakan baju dengan bahan yang mudah menyerap keringat. Bahkan bagi beberapa pelari professional membutuhkan alas kaki atau sepatu dengan bahan khusus agar nyaman digunakan.

7. Perbedaan dari Segi Manfaat

Baik jalan atau lari keduanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Namun, terdapat beberapa manfaat yang membedakan keduanya. Lari lebih dikenal manfaatnya untuk melatih jantung dan mencegah osteoporosis. Sedangkan jalan, dapat melancarkan pencernaan dan meningkatkan metabolism tubuh karena boleh dilakukan beberapa menit setelah makan. Berjalan juga bermanfaat bagi ibu hamil di trimester ketiga untuk melancarkan persalinan.

Itulah jenis-jenis serta perbedaan jalan dan lari. Keduanya merupakan aktivitas olahraga yang menyenangkan dan mudah dilakukan serta memiliki beragam manfaat bagi kesehatan.

Bagi yang ingin memulai olahraga tersebut sebaiknya lakukan pemanasan terlebih dahulu. Selain itu, kedua olahraga tersebut tidak akan memberi manfaat yang maksimal tanpa didukung asupan nutrisi yang seimbang.

Perbedaan Jalan dan Lari

Tinggalkan Balasan