Perbedaan RAM dan ROM

Perbedaan RAM dan ROM

Perbedaan RAM dan ROM – Mungkin kebanyakan orang masih bingung bahkan salah kaprah dalam membedakan antara RAM dan ROM. Padahal jika dipahami dari pengertiannya sendiri sangatlah beda, maka dari itu untuk meminimalisir hal tersebut di artikel kali akan dibahas perbedaan RAM dan ROM.

RAM dan ROM begitu familiar didengar dalam dunia teknologi, karena fungsi utamanya sebagai penyimpanan informasi dan sekaligus ruang penyimpanan berupa data pada komputer. Namun, sayangnya hanya segelintir orang yang benar-benar memahami perbedaan RAM dan ROM. Berikut perbedaannya yang bisa diketahui:


1. Pengertian RAM dan ROM

Dilihat dari perbedaan yang pertama yakni pada pengertiannya, jika dari hal ini saja sudah berbeda maka dari sudut yang lain pun berbeda. Random Access Memory atau yang biasa disebut dengan RAM merupakan suatu hardware di dalam komputer. Tidak hanya itu RAM biasanya dimanfaatkan pengguna sebagai media untuk menyimpan segala data, yang masih bersifat sementara (memori), dan menerima segala instruksi dari program.

Sedangkan jika dilihat dari segi isi RAM nya bisa digunakan secara acak maupun tidak, semuanya  tergantung settings pada tata ruang letaknya. Selain itu, data yang disimpan pada RAM dapat hilang apabila komputer dinonaktifkan atau daya listrik dicabut dari perangkatnya.

Pengertian dari RAM sudah dijelaskan diatas, sekarang tinggal memahami pnegertian dari ROM atau Read Only Memory. Merupakan sejenis memori yang biasanya digunakan sebagai media penyimpanan berupa data yang tersimpan di dalam sebuah perangkat komputer dan bersifat permanen atau tidak mudah berubah.

Jadi ROM ini sifatnya tidak mudah berubah meskipun komputer tiba-tiba mati begitu saja, dan tak perlu khawatir data akan hilang ataupun rusak. Berbeda dengan RAM yang kebalikan dari ROM.


2. Cara Kerja Antara RAM dan ROM

Setelah mengetahui pengertian dari RAM dan ROM, maka perbedaan selanjutnya adalah bagaimana keduanya bekerja. RAM akan menyimpan data dan berbagai hal yang sedang diproses pada suatu sistem komputer sedang dalam keadaan ON. Nah, ketika komputer mati begitu saja maka data akan hilang semuanya.

Apalagi jika menggunakan RAM dengan ukuran kecil akan membuat kelambatan pada sistem komputer saat bekerja. Maka dari itu, disarankan memakai RAM dengan ukuran besar agar sistem kerja komputer bekerja secara maksimal.Berbeda dengan cara bekerja ROM, yang kebalikannya dari RAM.

ROM mampu bekerja ketika keadaan komputer dalam keadaan mati. Namun, bukan berarti benar-benar bekerja ya, ROM hanya bisa menyimpan data yang sifatnya mendasar. Contohnya, ukuran layar, jaringan yang sedang digunakan, dan penulisan pada keyboard. Untuk proses yang bersifat rumit tetap akan dihapus dari memori penyimpanannya.


3. Fungsi RAM dan ROM

Seperti yang sudah dijelaskan diatas pada pengertian maupun cara bekerja RAM dan ROM, secara umum fungsi keduanya juga sangat berbeda. Fungsi utama RAM mampu membaca semua format data ataupun yang berupa informasi dan sudah dalam keadaan disimpan pada harddisk, sehingga datanya dapat dibuka lebih cepat karena peran dari RAM komputer itu sendiri.

Selain itu, RAM fungsinya sebagai tempat penyimpanan sebuah data bersifat sementara saat program komputer sedang dijalankan. Misalnya saja, ketika sedang mengerjakan makalah apalagi deadline maka komputer otomatis akan menyimpan datanya namun hanya sementara.

Sebelumnya, data harus disimpan secara permanen, agar mencegah kejadian tak terduga seperti kerusakan file maupun listrik padam. Fungsi ROM sebagai penyimpanan data berupa perangkat lunak, atau yang biasa disebut dengan software.

Contoh perangkat lunak yang sering digunakan dalam ROM yakni BIOS (Basic Input Output System). Peran Basic Input Output System sendiri tetap nyala secara otomatis pada saat komputer dinyalakan, jadi pengguna tidak perlu mengaktifkan media penyimpanannya lagi, sehingga dalam kecepatan bekerja.

ROM lebih unggul jika dibandingkan dengan media penyimpanan yang lainnya. Pada perangkat yang sudah modern BIOS biasanya disimpan dalam chip ROM, secara elektrik mampu ditulis ulang atau flash ROM.


4. Jenis-Jenis RAM dan ROM

Ada berbagai macam jenis yang terdapat dalam ROM dan RAM, namun karena begitu banyaknya maka akan dibahas beberapa saja yang paling penting. Pada RAM sendiri mempunyai jenis seperti Dynamic RAM (D RAM), SD RAM, DDR RAM, RDR RAM, S RAM, dan EDO RAM. Dynamic RAM adalah salah satu jenis RAM yang sudah direfresh oleh peran perangkat CPU dan sifatnya secara bertahap agar semua  data tidak hilang atau rusak.

DDR RAM atau Double Rate Random Access Memory yakni merupakan sejenis teknologi lanjutan dari SD RAM. Tidak hanya itu DDR RAM sendiri juga memiliki penerus terbaru, yakni DDR 2 dan seterusnya akan menciptakan lagi seperti DDR 3 sesuai perkembangan teknologi.

RDR RAM atau yang sering disebut dengan Rambus Dynamic Access Memory adalah salah satu jenis RAM. Cara bekerjanya semakin cepat dari harga jualnya juga lebih mahal jika dibandingkan dengan SD RAM.

SD RAM biasanya pengguna menggunakannya sebagai perangkat komputer yang menggunakan seri Pentium 4. Sedangkan jenis-jenis pada ROM, seperti Stock ROM, Custom ROM, Carrier Stock ROM. Stock ROM adalah bawaan dari sistem operasi yang berbentuk default dan belum mendapatkan sebuah modifikasi. Untuk menjumpai perangkat ROM ini konsumen bisa menemukannya pada perangkat bermerk Apple IOS dan juga Palm’s WebOS.

Berbeda dengan Custom ROM, jenis yang satu ini banyak digunakan oleh perusahaan-perusahan ternama karena bisa dimodifikasi sendiri. Perusahaan yang sering menggunakannya seperti Google OS dan perangkat Andorid. Carrier Stock ROM jenis ini sudah mendapat perubahan dari pabriknya sendiri maupun operator jaringan. Sehingga jarang sekali dijumpai pada perangkat PC, dan perangkat Android.


5. Kapasitas RAM dan ROM

Perbedaan RAM dan ROM yang selanjutnya adalah terletak pada kapasitasnya. Keduanya memang menjadi komponen yang sangat penting dalam suatu perangkat komputer. Jika dilihat dari sudut besaran ruang kapasitasnya.

Perangkat RAM dihadirkan dalam bentuk besaran  MB (Megabyte) sampai GB (Gigabyte) sekaligus memiliki kecepatan nanodetik. Karena setiap besar kecilnya sangat menentukan terhadap kecepatan suatu perangkat pada komputer.

Pengguna juga harus tahu dan paham bahwa semakin banyak jumlah data yang disimpan dalam  perangkat RAM maka performa kerja perangkat akan menurun. Jika diibaratkan perangkat RAM menjadi tempat yang dipakai untuk menjalankan aktivitasnya dari berbagai program pada komputer. Sangat berbeda  kapasitas yang dimiliki perangkat ROM mampu menyimpan sebuah data dalam jumlah banyak dibandingkan dengan RAM yang terbatas.

Biasanya ROM menggunakan kapasitas MB dan GB, jika dinyatakan dalam Gigabyte bisa memuat sekitar 5 GB, 32 GB, sampai 513 GB. Bentuknya pun tidak bisa di ubah ataupun dimodifikasi, karena sudah diisi sendiri dari pabrik pembuatannya.

Dalam segi bentuk RAM berwujud IC atau gampangnya Integrated Circuit, untuk smartphone sendiri RAM berwujud Flash Memory. Jika dilihat dari penyimpanannya, ROM sifatnya tidak bisa hilang data-data yang sudah disimpan dalam perangkat komputer. Sedangkan dalam RAM data yang meski sudah disimpan akan hilang ketika komputer tiba-tiba mati.

Itulah perbedaan RAM dan ROM yang telah dikupas dari beberapa sudut, dan memberikan wacana bagi orang awam agar lebih paham perbedaan diantara keduanya.

 

Perbedaan RAM dan ROM 

Tinggalkan Balasan