5+ Alat Musik Piano : Contoh, Gambar, Fungsi dan Jenisnya

Alat Musik Piano

Alat Musik Piano – Membahas tentang alat musik memang tidak pernah ada habisnya, seperti ketika kita membahas bersama mengenai alat musik Piano ini yang terus saja mengalami inovasi dan perkembangan dari berbagai sudut.

Alat musik Piano ini akan kita bahas bersama-sama pada artikel kali ini. Mulai dari bagaimana awal mulanya, bagaimana cara memainkannya, bagaimana perawatannya, sampai ragam jenis alat musik Piano akan kita kupas tuntas bersama-sama.

Jadi, daripada dibuat semakin berlama-lama, mari kita simak penjelasan lengkapnya mengenai alat musik Piano pada artikel di bawah ini.


Alat Musik Piano

Alat Musik Piano Copy 0
Alat Musik Piano
@www.pexels.com

Alat musik piano atau pianoforte merupakan alat musik tuts yang termasuk ke dalam alat musik dawai dan perkusi. Cara memainkan alat musik Piano ini dengan menekan tuts-tuts pada papan piano. Para pemain piano disebut dengan pianis.

Berdasarkan nada yang dihasilkannya, alat musik Piano termasuk alat musik melodis modern. Selain itu, alat musik Piano juga tergolong ke dalam klasifikasi alat musik chordophone.

Meski ditekan, alat musik Piano juga dilengkapi dengan dawai yang dimainkan dengan cara menekan tuts-tuts pada bagian papan piano. Bahkan dengan menekan tuts ini lama, maka akan mendengungkan nada musik dengan periode waktu yang lama juga.

Piano juga dapat dibedakan menjadi dua, yakni piano akustik dan piano elektronik. Alat musik Piano akustik dilengkapi dengan senar yang dipukul oleh hammer, sehingga dapat menghasilkan bunyi.

Sementara piano elektronik dilengkapi papan elektronik untuk menghasilkan bunyi yang serupa dengan bunyi yang dihasilkan piano akustik.

Baca Juga: Alat Musik Pukul

Sejarah Alat Musik Piano

Alat Musik Piano
Alat Musik Piano
@www.id.wikipedia.org

Alat Musik Piano merupakan alat musik yang mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Bahkan, sejak awal diciptakannya sampai saat ini bentuk dan kualitas Piano terus dikembangkan.

Hal ini dilakukan agar keberadaannya tetap terjaga di sepanjang masa, dan mampu menghasilkan suara yang berkualitas bagi para penikmat musik dari waktu ke waktu. Dan perjalanan sejarah sejak awal dibuatnya alat musik Piano sampai berkembang saat ini telah terangkum pada penjelasan berikut ini.

Asal-usul Alat Musik Piano

Sejarah Alat Musik Piano
Sejarah Alat Musik Piano
@id.yamaha.com

Awal mula Piano dapat ditelusuri melalui berbagai instrumen seperti Clavichord, Piano, dan Dulcimer. Selain itu, ditemukan fakta bahwa Piano adalah keturunan dari instrumen monochord. Dengan kata lain, berdasarkan keturunannya, Piano dapat diklasifikasikan sebagai alat musik senar yang dipetik.

Piano memiliki mekanisme sama seperti Dulcimer. Dimana Dulcimer merupakan alat musik yang berasal dari Timur Tengah dan menyebar ke Eropa pada abad ke-11. Alat musik jenis ini memiliki fitur sebuah kotak resonansi sederhana dengan senar membentang di atasnya. Sangat mirip dengan Piano, hammer atau pemukul kecil yang digunakan untuk memukul senar itulah mengapa Dulcier dapat dikatakan sebagai nenek moyang dari Piano.

Selain sebagai alat musik senar, alat musik Piano juga dianggap sebagai bagian dari rumpun keyboard yang apabila ditarik jauh ke belakang berasal dari organ yang mengalirkan udara dari pipa-pipa untuk menghasilkan suara. Pengrajin kemudian memperbaiki organ untuk mengembangkan instrumen yang selangkah lebih dekat menuju piano, yaitu clavichord.

Clavichord pertama kali diciptakan pada abad ke-14 yang menjadi populer selama Era Renaissance. Dengan menekan tuts akan mengirim batang kuningan menyebabkan getaran yang menghasilkan suara pada rentang 4 sampai 5 oktaf.

Piano juga tampak seperti Harpischord yang diciptakan di Italia pada tahun 1500. Kemudian Piano tersebut menyebar ke Perancis, Jerman, Flanders, dan Inggris. Ketika tuts ditekan, plectrum yang menempel pada sebilah kayu tipis panjang tersebut akan menghasilkan suara musik Piano.

Pada awal diciptakannya yakni pada tahun 1655-1731 M, alat musik Piano tidak memiliki suara yang sekeras instrumen Piano pada abad ke-20. Hal ini dikarenakan senar Piano kala itu tidak sekuat senar dewasa ini. Piano karya Bartolomeo Cristofori yang dibuat pada tahun 1720 M telah disimpan di Metropolitan Museum of Art di New York.

Komponis Ternama yang Mengikuti Perkembangan Kemajuan Piano

Gottfried Silbermann adalah seorang spesialis dalam penciptaan organ, mengambil alih pekerjaan yang dimulai oleh Cristofori. Ia mempelajari desain Cristofori dan memperbaikinya.

Kemudian, sosok pria Jerman memberikan kontribusi besar untuk memproduksi piano. Ia adalah Johan Andreas Stein (1728-1792). Stein memperbaiki mekanisme pada piano Silbermann dan mengembangkan piano dan kemudian dikenal dengan action Wina atau mekanisme petikan atau pukul yang bisa lembut atau keras.

Sementara di lain wilayah, Johannes Cristoph Zumpe di Inggris memperkenalkan keras lembutnya (action) dari hammer pada clavichord dan ia menghasilkan piano kotak. Pada konser umum di tahun 1768, yakni pertama kali piano dikenal kegunaannya sebagai instrumen tunggal yang dimainkan oleh Johann Christian Bach (putra dari JS Bach) dan piano kotak inilah yang digunakan pada pagelaran  musik tersebut.

Beralih dari Buatan Tangan menjadi Industri Manufaktur

Piano pertama dibuat dengan tangan secara individu oleh tangan pengrajin. Meskipun musik Piano kebanyakan hanya terbatas untuk kaum bangsawan, kemudian menjadi populer di masyarakat umum setelah Revolusi Perancis tahun 1789.

Kemudian permintaan instrumen piano semakin meningkat dan ini yang menyebabkan industrialisasi Piano besar-besaran. Selain pembuatan tangan terlalu lama, alat musik piano juga butuh perkembangan terkait piano dengan volume yang dihasilkan lebih keras dan tahan lama.

Pada pertengahan abad ke-19, era Chopin dan Liszt adalah era dimana piano mengalami kesempurnaan bentuk. Pada era ini terjadi perkembangan dalam prinsip-prinsip mekanisme piano, dan perangkat yang terkandung. Sejak itu upaya dan tujuan dari pembuatan piano berubah seluruhnya demi meningkatkan kualitas suara yang dihasilkan.


Cara Bermain Alat Musik Piano

Cara Memainkan Alat Musik Piano
Cara Memainkan Alat Musik Piano
@www.pixabay.com

Piano sendiri merupakan alat musik yang dapat menghasilkan suara ketika tuts-tutsnya ditekan. Tuts-tuts Piano dapat dibedakan menjadi dua macam, yakni tuts putih dan tuts hitam. Dengan menekan tuts-tuts tersebut, maka Piano akan menghasilkan suara. Untuk lebih jelasnya dapat diamati penampakan tuts-tuts pada Piano sebagai berikut:

Diagram Tuts Pada Alat Musik Piano
Diagram Tuts pada Alat Musik Piano
@id.yamaha.com

Dalam permainan alat musik Piano juga dibutuhkan postur duduk yang benar, hal ini dapat membuat sang pemain lebih rileks dan tidak perlu tegang. Beberapa cara agar postur duduk benar dan dapat memainkan alat musik Piano adalah sebagai berikut:

Cara Main Alat Musik Piano
Cara Main Alat Musik Piano
@id.yamaha.com
  1. Letakkan bangku Piano berada di tengah lebarnya keyboard.
  2. Bangku harus menghadap tegak lurus dengan Piano.
  3. Duduklah dengan mengarah depan keyboard Piano.
  4. Biarkan kaki santai dan biarkan kedua kaki menapak ke lantai dari tumit sampai ujung kaki.
  5. Bebankan berat badan pada bagian bokong.
  6. Biarkan bahu dan lengan santai dan rileks serta punggung tetap tegak.
  7. Sesuaikan tinggi bangku Piano dengan keyboard, yakni buatlah siku Anda hampir sejajar dengan keyboard.
  8. Letakkan kedua tangan di atas keyboard, bayangkan seolah Anda sedang memegang teluk di telapak tangan.
  9. Lemaskan tangan dan mainkan Piano dengan tenang dan fokus.

Pemeliharaan dan Perawatan Alat Musik Piano

Tuning Alat Musik Piano
Tuning Alat Musik Piano
@cdn.merriammusic.com

Alat musik Piano harus terus dijaga dan dirawat dengan baik. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah biasakan membersihkan permukaan Piano selalu terjaga, dan tetap melindungi Piano dari debu dan kotoran secara berkala.

Selain itu, alat musik Piano membutuhkan tuning secara berkala, setidaknya tuning atau penyelarasan dilakukan sebanyak setahun sekali pada alat musik Piano. Hal ini dilakukan agar menjaga kunci dasar musik tetap terjaga.

Bahkan secara khusus,  senar piano terjadi banyak peregangan selama satu tahun pertama setelah pembelian, dan piano harus di tuning (penyelarasan) dua kali setahun selama di periode satu tahun pertama.

Selain itu, penyelarasan merupakan salah satu cara untuk memeriksa kondisi piano dalam keadaan baik atau tidak, dan hal tersebut sangat penting. Tuning (penyelarasan) mendiagnosa potensi masalah “kesehatan” piano apakah mampu menghasilkan nada yang sesuai kebutuhan para pianist.

Dalam proses penyelarasan setidaknya dilakukan 3 tahap klasifikasi, yakni:

  1. Pengaturan yakni dilakukan penyesuaian bunyi dengan gerakan. Dilakukan sentuhan terhadap tuts dan posisi tuts dipastikan seragam.
  2. Tuning yakni pembetulan tiap nada dengan mengencangkan kembali tuning pin di sekitar senar yang mengendur.
  3. Voicing yakni penyeimbangan volume, nada musik, dan suara keseluruhan dari Piano melalui penyetelan kekerasan hammer felts atau pemukul dengan cara menusukkan jarum menggunakan alat yang disebut picker atau penusuk.

Baca Juga: Alat Musik Rebab

Macam Macam Alat Musik Piano

Alat musik Piano dapat dibedakan menjadi 5 jenis. Adapun kelima jenis tersebut meliputi alat musik Piano Grand, Piano Upright, Piano Digital dan Elektronik, Piano Keyboard, Piano Organ. Untuk mengetahui lebih jelasnya mengenai kelima jenis piano tersebut dapat diamati pada penjelasan berikut ini.

No Alat Musik Piano
1 Alat Musik Piano Grand
2 Alat Musik Piano Upright
3 Alat Musik Piano Digital dan Elektronik
4 Alat Musik Piano Keyboard
5 Alat Musik Piano Organ

1. Alat Musik Piano Grand

Alat Musik Piano Grand
Alat Musik Piano Grand
@www.id.wikipedia.org

Piano pertama adalah jenis Grand. Jenis ini merupakan jenis alat musik Piano yang sesungguhnya dan juga termasuk ke dalam Piano Akustik. Konstruksi dari Piano Grand ini adalah kayu yang mengikatkan tuts 88.

Alat musik Piano ini memiliki kotak akustik yang diposisikan horizontal, dengan deretan senar-senar yang diketuk hammer piano ditidurkan. Bunyi yang dihasilkan oleh senar yang dipukul ke atas oleh hammer dan memanfaatkan gaya tarik bumi ini akan mengembalikan hammer pada posisi semula.

Terdapat beragam variasi ukuran Piano Grand yang didasarkan pada variasi ukuran Piano tersebut. Beberapa di antaranya adalah:

  1. Concert grand (berkisar antara 2,2 hingga 3 meter)
  2. Parlor grand (berkisar 1,7 hingga 2,2 meter), dan
  3. Baby grand (berkisar antara 1,5 meter).

Semakin besar ukuran Piano Grand, maka semakin panjang pula senarnya. Dengan demikian, senar yang lebih panjang akan menghasilkan bunyi yang lebih keras dan natural. Hal ini menjadikan concert grand sebagai pilihan pertama dan utama untuk keperluan rekaman dan konser.

Sementara piano lainnya yang berukuran lebih kecil, seperti parlor grand dan baby grand umumnya menjadi opsi lain bagi yang mempunyai dana terbatas atau dimainkan dalam kondisi ruang yang sempit.

Grand piano sering digunakan dalam sebuah pagelaran orkestra. Harga dari grand piano cukup bervariasi dan cenderung sangat mahal, dari puluhan hingga ratusan juga. Proses instalasi Grand Piano juga tidak bisa dilakukan dengan sembarangan.

2. Alat Musik Piano Upright

Alat Musik Piano Upright
Alat Musik Piano Upright
@www.id.wikipedia.org

Alat musik Piano selanjutnya dikenal dengan sebutan Piano Upright, atau juga dikenal dengan Piano vertikal merupakan jenis piano yang lebih praktis dibandingkan Piano Grand.

Berbeda dengan alat musik piano Grand, Piano Upright ini senar diposisikan secara vertikal dan hammer bergerak secara horizontal. Di samping itu, hammer pada piano Upright kembali pada posisi semula dengan menggunakan pegas, sehingga terkadang pegas tersebut harus diganti secara berkala akibat mengalami degradasi.

Umumnya, Piano Upright memiliki ukuran lebih kecil dan lebih murah dibandingkan Piano Grand sehingga membuatnya lebih populer untuk digunakan di rumah, gereja, sekolah maupun fasilitas publik.

Akan tetapi Piano Upright memiliki senar yang pendek sehingga menyebabkan suara yang dihasilkan kurang natural, sulitnya memposisikan mikrofon untuk melakukan rekaman, bahkan hammer yang terkadang terasa kurang natural, serta sempitnya ruang bagi gelombang bunyi untuk resonansi.

Dengan berbagai hal tersebut akhirnya membuat Piano Upright menjadi pilihan yang kurang populer untuk kebutuhan rekaman dan konser.

3. Alat Musik Piano Digital dan Elektronik

Alat Musik Piano Digital
Alat Musik Piano Digital
@www.id.wikipedia.org

Jenis Piano selanjutnya adalah Piano elektronik yang merupakan salah satu jenis pensintesis yang menggunakan osilator dan filter untuk menyimulasikan suara Piano Akustik. Alat musik Piano elektronik membutuhkan pengeras suara untuk menghasilkan bunyi.

Pada tahun 1960-1970, Piano Elektronik meraih puncak kepopulerannya. Biasanya, piano elektronik dimainkan untuk lagu bergenre pop, rock, dan jazz.

Di sisi lain, Piano Digital menggunakan teknologi pengambilan sampel secara digital untuk menghasilkan suara yang identik dengan Piano Akustik. Alat musik Piano Digital juga memerlukan pengeras suara atau dengan menggunakan penyuara jemala dalam permainannya.

Seiring dengan perkembangan zaman, Piano digital juga mempunyai fitur yang menyerupai piano akustik seperti: pedal-pedal piano dan tuts yang diberi pemberat. Selain itu, piano digital juga mempunyai fitur-fitur tambahan yang tidak dimiliki piano akustik, misalnya: antarmuka MIDI, penggunaan penyuara jemala, dan variasi pilihan suara.

Dengan adanya teknologi pengambilan sampel secara digital yang sudah semakin berkembang, sehingga produse Piano Digital dapat membuat rekaman dengan berbagai variasi sampel suara dengan berbagai kondisi seperti ditekan pelan, sedang, maupun keras.

Hal ini yang akan memungkinkan Piano Digital memiliki suara yang natural seperti alat musik Piano Akustik. Selain itu, Piano Digital juga umumnya lebih murah dibandingkan Piano Akustik, terlebih lagi Piano Digital berukuran kecil serta ringan. Hal ini membuat pamornya semakin dikenal.

4. Alat Musik Piano Keyboard

Alat Musik Piano Keyboard
Alat Musik Piano Keyboard
@a.ipricegroup.com

Sekilas alat musik Piano Keyboard dan Digital Piano memang terkesan mirip. Bahkan keduanya sama-sama tergolong ke dalam alat musik Piano elektronik. Akan tetapi keduanya tetap berbeda, perbedaan yang paling mencolok adalah model tuts yang dimiliki keduanya.

Keyboard tidak menggunakan graded hammer, melainkan model touch respond, yakni efek seperti mengetukkan palu tidak dapat dijumpai pada model Piano Keyboard, sehingga tuts-tuts Keyboard akan terasa jauh lebih ringan ketika ditekan. Tidak hanya itu, rentang nada yang dimiliki Keyboard juga lebih sedikit, yakni hanya sepanjang 61 nada.

Kelebihan lainnya pada piano Keyboard adalah instrumen jenis ini mampu memproduksi suara berbagai macam jenis alat musik, sehingga dengan menggunakan Keyboard saja dapat bermain seperti dalam satu kesatuan full band. Contoh Keyboard yang terkenal adalah Yamaha Seri PSR atau Roland Seri E.

5. Alat Musik Piano Organ

Alat Musik Piano Organ
Alat Musik Piano Organ
@www.pixabay.com

Alat musik Piano jenis terakhir dikenal dengan sebutan Organ. Alat musik jenis ini cenderung memainkan akord, sehingga para pemain Organ tidak perlu bingung-bingung memikirkan melodi. Hal ini dikarenakan bagian melodi sudah menjadi bagian dari Pianis. Organ memiliki dua jenis, yaitu Organ Pipa atau Orgel dan Organ Elektronik atau Electone.

Alat musik Organ Pipa memiliki deretan tuts lebih dari satu, dan tombol analog yang sangat banyak jumlahnya, serta memiliki pipa-pipa raksasa. Sementara untuk alat musik Organ Elektronik memiliki deretan tutsnya sebanyak 2 baris dan pedal kaki yang sangat banyak.


Penutup Alat Musik Piano

Demikian penjelasan lengkap mengenai alat musik Piano yang berhasil penulis sajikan buat kamu. Semoga tidak hanya menambah wawasan kita perihal kesenian musik, namun juga semakin menambah minat kita untuk terus melestarikan kesenian musik sepanjang kehidupan kita.


Alat Musik Piano
sumber referensi:

@https://id.yamaha.com/id/products/contents/musical_instrument_guide/piano/index.html
@https://id.wikipedia.org/wiki/Piano
@https://review.bukalapak.com/hobbies/5-jenis-alat-musik-piano-110077

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *