Alat Musik Tiup

Alat Musik Tiup

Alat Musik Tiup – Siapa yang tak suka mendengarkan musik? Musik merupakan salah satu bentuk ekspresi jiwa manusia yang dicurahkan dalam bentuk seni dan dapat dinikmati melalui indera pendengaran. Beragam alat musik tiup digunakan dalam penciptaan karya musik yang menghasilkan suara dengan harmonisasi yang kaya.

Menurut cara memainkannya, alat musik dibagi menjadi beberapa jenis yaitu dipukul, dipetik, digesek, serta ditiup. Artikel ini akan membahas lebih lanjut mengenai alat musik yang dimainkan dengan cara ditiup atau tergolong dalam alat musik aerophone. Pada kategori utama, alat musik tiup terbagi menjadi 2 bagian besar yaitu Woodwind dan Brass. Berikut ulasan lengkapnya:


Alat Musik Tiup Kayu (Woodwind)

Alat Musik Tiup

Seperti asal katanya, woodwind merupakan alat musik tiup yang berbahan dasar kayu. Meski demikian, saat ini alat musik tiup yang tergolong woodwind tidak lagi menggunakan kayu pada seluruh bagian alat musiknya, namun telah menggunakan logam dan plastik. Contoh alat musik yang tergolong woodwind adalah saksofon, klarinet, oboe, basson, flute dan lain-lain.

Baca Juga: Alat Musik Ritmis

1. Saksofon

Alat musik yang ditemukan oleh Adolph Sax, berbentuk seperti huruf J dengan katup yang berada di tubuh instrumen. Untuk membunyikan saksofon, dibutuhkan sebuah reed yang berfungsi untuk menimbulkan getaran dari udara yang nantinya akan menghasilkan bunyi.

Saksofon biasa dimainkan dalam orkestra maupun band. Terdapat beberapa jenis saksofon dengan beragam ukuran dan nada dasar yang disesuaikan dengan kebutuhan pemusik. Beberapa jenis saksofon antara  lain  Soprano (Bb), Alto (Eb), Tenor (Bb), dan Baritone (Eb). Saksofon seringkali dijumpai pada pagerlaran musik Jazz, Pop, dan orkestra.

2. Klarinet

Penggemar film kartun SpongeBob SquarePants pasti tidak asing dengan klarinet. Klarinet adalah alat musik favorit dari Squidward. Berbentuk lurus dengan katup kecil di sepanjang tubuh instrumen. Sama halnya dengan alat musik tiup woodwind, klarinet dibuat dalam beberapa jenis sesuai rentang nada yang dimiliki.

Namun, klarinet yang umum digunakan adalah soprano klarinet dalam nada dasar Bes. Klarinet memiliki karakter suara unik dan sangat cocok dimainkan dalam musik klasik.

3. Flute

Alat ini biasa disebut seruling dalam bahasa Indonesia. Flute yang berasal dari barat berbahan dasar logam dan biasanya berwarna perak atau emas. Keunikan flute terletak pada posisi memainkan instrumen. Jika pemain instrumen tiup lain meniup dengan cara memasukkan mouthpiece ke mulut, pemain flute meniupkan udara ke sebuah lubang dengan posisi menyamping.

Sebuah tantangan bagi pemula untuk dapat meniup flute tepat pada lubang yang dituju, sehingga terkadang pemain pemula sulit untuk menghasilkan bunyi yang tepat bahkan beberapa hanya bisa meniup tanpa menghasilkan bunyi sama sekali di awal latihannya. Selain dimainkan dalam orkestra, flute juga digunakan dalam musik keroncong untuk memainkan melodi pembuka dan pemanis dalam harmoni keroncong tersebut.


Alat Musik Tiup Logam (Brass)

Alat Musik Tiup

Berbeda dengan woodwind yang terbuat dari kayu, brass berbahan dasar logam, dan bunyi yang dihasilkan berasal dari getaran bibir pemain, yang kemudian melewati resonator. Tekanan udara yang dihasilkan dari tiupan pemain akan mempengaruhi tinggi rendahnya nada yang dihasilkan.

Menurut cara menghasilkan nada, instrumen musik brass terbagi menjadi dua jenis yaitu instrumen berkatup dan instrumen yang menggunakan dorongan (slide). Instrumen yang berkatup memungkinkan pemain untuk menghasilkan nada dengan meniup sambil menekan katup logam di tubuh instrumen.

Contoh instrumen brass berkatup adalah tuba, terompet, dan horn. Sedangkan instrumen brass yang termasuk dalam jenis slide, adalah trombone. Berikut penjelasan selengkapnya:

1. Terompet

 

Alat musik ini seringkali dijumpai dalam marching band baik di dalam maupun luar negeri. Bentuk terompet lurus dengan tiga katup dan ujung melebar sebagai tempat keluar bunyi. Ketiga katup ini difungsikan untuk menghasilkan nada dengan posisi tekan berbeda. Jadi dari tiga katup ini pemain dapat menghasilkan lebih dari 1 oktaf nada, dengan posisi yang berubah-ubah dan tekanan udara yang berbeda.

2. Tuba

Alat musik ini berbentuk melingkar hampir seperti rumah siput dengan ujung melebar seperti terompet. Tuba berfungsi untuk memainkan nada-nada rendah dalam sebuah pertunjukan musik. Bentuknya yang besar membuat pemain tuba harus memeluk tubuh tuba selama memainkan musiknya.

3. Horn

Horn berbentuk mirip dengan tuba namun lebih kecil. Instrumen ini juga memiliki katup sama seperti terompet dan tuba. Horn umumnya memainkan nada dalam kunci F. Suara yang dihasilkan horn berkarakter gagah namun tidak terlalu berat. Biasanya horn dijumpai dalam marching band dan pertunjukan orkestra.

Baca Juga: Alat Musik Gesek

4. Trombone

Instrumen ini memiliki keunikan dibanding instrumen brass lainnya, karena tidak menggunakan katup untuk menghasilkan nada. Pemain trombone harus meniup sambil menggerakkan pipa pendorong yang terletak di tubuh instrumen tersebut. Tinggi rendahnya nada dipengaruhi oleh tekanan tiupan dan besar kecilnya rongga yang dihasilkan dari dorongan pipa trombone tersebut.

Selain alat musik tiup dari luar negeri, di Indonesia juga terdapat alat musik tiup yang tak kalah unik. Misalnya, seruling, puwi puwi, saluang, dan lain-lain. Perbedaan mendasar dari instrumen tiup luar dan dalam negeri adalah pada tangga nada yang digunakan. Jika musik barat menggunakan tangga nada diatonis, maka di Indonesia dikenal tangga nada pentatonis yang berbeda- beda di tiap daerah.

5. Seruling

Seruling terbuat dari bambu dan tersebar di seluruh penjuru pulau Jawa. Untuk seruling sunda bertangga nada daminatila, sedangkan seruling jawa menggunakan laras slendro dan pelog. Dahulu seruling hanya dimainkan bersama gamelan dan angklung.

Namun saat ini seruling digunakan juga dalam musik dangdut namun dengan sedikit perubahan pada tangga nada yang digunakan, yaitu diubah menjadi tangga nada diatonis agar dapat dimainkan secara harmonis dengan alat musik modern.

6. Puwi Puwi

Alat musik ini berasal dari Sulawesi Selatan. Bentuk instrumen ini mirip dengan terompet, namun tidak memiliki katup. Alat musik ini biasa dimainkan ketika ada acara adat di Sulawesi Selatan.

7. Saluang

Saluang berbentuk mirip seruling bahkan saluang juga dibuat dari bambu tipis. Masyarakat Minangkabau percaya bahwa bahan terbaik untuk membuat saluang adalah bambu yang hanyut di sungai atau  talang yang digunakan untuk jemuran kain.

Alat musik ini dimainkan dengan teknik khusus yang disebut manyisiahan angok yang akan menimbulkan kesan bunyi tanpa putus dari awal hingga akhir lagu. Kemampuan ini perlu dilatih dalam waktu yang lama dan membutuhkan konsistensi dalam latihan.

8. Pupuik Batang Padi

Sesuai namanya, alat musik ini terbuat dari batang padi dan berbentuk seperti corong. Alat musik ini berasal dari Minangkabau. Sangat unik karena bahan yang digunakan tidak biasa dan hanya akan menghasilkan satu nada saja.  Jenis alat musik ini biasanya dimainkan saat musim panen tiba dan menjadi bagian penting pada ritual masyarakat Agam, Sumatera Barat.

Alat musik tiup yang beraneka ragamnya, memberikan kesan bahwa baik musik barat maupun musik asli Indonesia memiliki karakter masing-masing yang tidak dapat dibandingkan. Alat musik tiup yang dibuat secara sederhana ternyata memiliki fungsi dan peran yang besar dalam struktur adat. Sedangkan alat musik tiup yang pembuatannya rumit juga memiliki fungsi harmoni sehingga ia bisa membaur dalam banyak jenis musik dan pertunjukan.

Alat Musik Tiup

Alat Musik Jawa Barat

Ayu Utami
3 min read

Alat Musik Harmonis

Ayu Utami
3 min read

Alat Musik Jawa Timur

Ayu Utami
3 min read

Tinggalkan Balasan