Kerajaan Salakanagara

Kerajaan Salakanagara – Tidak banyak yang mengetahui Kerajaan Salakanagara, sebab kerajaan ini tidak banyak diceritakan dalam bukti fisik. Salakanagara disebut-sebut sebagai kerajaan pertama dan cikal bakal berdirinya Kerajaan Tarumanegara.

Kali ini kita akan membahas Kerajaan Salakanagara yang juga kerajaan tertua di nusantara, mulai dari awal berdirinya, hingga kemudian melebur dan menjadi bagian dari Kerajaan Tarumanegara. Selengkapnya ada di pembahasan berikut ini:


Kerajaan Salakanagara

Kerajaan Salakanagara
Kerajaan Salakanagara
indephedia.com

Kerajaan Salakanagara merupakan kerajaan tertua di tanah Sunda, yang juga kerajaan tertua di nusantara. Salakanagara diyakini sebagai leluhur Suku Sunda.

Kerajaan Salakanagara masih terus diperdebatkan keberadaannya, sebab minimnya bukti fisik mengenai adanya kerajaan ini. Keberadaan Salakanagara hanya diceritakan dalam catatan perjalanan dari China, Naskah Wangsakerta.


Letak Kerajaan Salakanagara

Letak Kerajaan Salakanagara
Wilayah Kerajaan Salakanagara
aset.kompas.com

Di mana letak Kerajaan Salakanegara? Kerajaan Salakanagara berada di Jawa bagian Barat, yang terdapat 3 pusat pemerintahan Kerajaan Salakanagara. Pusat pemerintahan Salakanagara yaitu:

Teluk Lada

Teluk Lada yang sekarang merupakan daerah Pandeglang, Banten. Teluk Lada diyakini sebagai Rajatapura, yakni pusat pemerintahan Salakanagara.

Hal ini diceritakan dalam Naskah Wangsakerta. Disebutkan bahwa Rajatapura merupakan kota dalam bahasa Jawa.

Teluk Lada menjadi pusat pemerintahan delapan Raja Dewawarman dan diyakini menjadi pusat perdagangan di seluruh Jawa.

Condet

Condet berada di Jakarta Timur, yakni berjarak 30 kilometer dari pelabuhan Sunda Kelapa.

Condet merupakan salah satu pusat pemerintahan Salakanagara yang dilewati aliran sungai Tiram. Kata Tiram ini berasal dari nama Aki Tirem, mertua Dewawarman I sebagai pendiri Salakanagara.

Gunung Salak

Gunung Salak berlokasi di Bogor. Gunung ini diyakini sebagai pusat pemerintahan Salakanagara, karena ada kemiripan nama antara Salaka dan Salak.

Selain itu, Gunung Salak juga berwarna perak ketika siang hari. Dan Salakanagara juga dimaknai sebagai Kerajaan Perak.


Sejarah Kerajaan Salakanagara

Sejarah Kerajaan Salakanagara
ilustrasi Kerajaan Salakanagara
tirto.id

Berikut adalah pembahasan sejarah berdirinya Kerajaan Salakanagara, letak kerajaan, raja-raja yang memimpin pemerintahan, juga masa di mana Salakanagara mengalami kemunduran. Simak penjelasannya di bawah ini:

Baca Juga: Kerajaan Galuh

Berdirinya Kerajaan Salakanagara

Kerajaan Salakanagara merupakan kerajaan tertua di Nusantara, yang berdiri antara 130-362 M. Pendiri dan raja pertama Kerajaan Salakanagara bernama Dewawarman I, yang memerintah antara 130-168 masehi dengan gelar Prabu Darmalokapala Aji Raksa Gapura Sagara.

Sumber sejarah utama Kerajaan Salakanagara adalah Naskah Wangsakerta – Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara. Kerajaan Salakanagara diceritakan sebagai kerajaan tertua di nusantara yang berdiri antara 130-362 M, sebelum Kerajaan Kutai (400-1635 M).

Namun karena minimnya bukti keberadaan Salakanagara, Kerajaan Kutai lebih dikenal sebagai kerajaan pertama di nusantara.

Kerajaan Bawahan Salakanagara

Kerajaan ini membawahi beberapa kerajaan kecil. Kerajaan-kerajaan ini juga didirikan oleh orang dari Dinasti Dewawarman. Kerajaan bawahan Salakanagara di antaranya adalah:

  • Kerajaan Ujung Kulon

Kerajaan Ujung Kulon berada di wilayah Ujung Kulon, yang didirikan oleh Senapati Bahadura Harigana Jayasakti.

Saat Kerajaan Tarumanegara berdiri dan tumbuh menjadi kerajaan besar, Purnawarman menaklukkan Kerajaan Ujung Kulon.

  • Kerajaan Tanjung Kidul

Kerajaan Tanjung Kidul memiliki ibu kota Agrabintapura. Kerajaan ini dulu dipimpin oleh Sweta Liman Sakti, yakni adik kedua Dewawarman.

Kemunduran Kerajaan Salakanagara

Setelah kepemimpinan Raja Dewawarman VIII pada 362 M, Kerajaan Salakanagara jatuh ke bawah pemerintahan Kerajaan Tarumanegara.

Pendiri Kerajaan Tarumanegara yakni Raja Jayasingawarman. Ia diketahui merupakan menantu raja Dewawarman VIII.

Setelah berakhirnya Salakanagara, garis keturunannya menjadi penguasa dan raja-raja kerajaan selanjutnya, yakni Kerajaan Pajajaran, Sriwijaya, dan Majapahit.


Raja Kerajaan Salakanagara

Siapa raja Kerajaan Salakanegara? Selama 2 abad berdiri, terdapat 11 raja yang memimpin kerajaan Salakanagara. Berikut adalah nama-nama raja yang pernah berkuasa:

  1. Dewawarman I atau Prabu Darmalokapala Aji Raksa Gapura Sagara (130-168 M)
  2. Dewawarman II atau Prabu Digwijaya Ksa Dewawarman Putra (168-195 M)
  3. Dewawarman III atau Prabu Singa Sagara Bima Yasawirya (195-238 M)
  4. Dewawarman IV (238-252 M)
  5. Dewawarman V (252-276 M)
  6. Mahisa Suramardini Warmandewi (276-289 M)
  7. Dewawarman VI (289-308 M)
  8. Dewawarman VII (308-340 M)
  9. Sphatikarnawa Warmandewi (340-348 M)
  10. Dewawarman VIII (348-362 M)
  11. Dewawarman IX (362 M)
Baca Juga: Kerajaan Majapahit

Penutup

Demikian pembahasan mengenai Kerajaan Salakanagara, sejarah singkat dari kerajaan ini. Sejarah singkat ini memang tidak banyak diceritakan, akan tetapi kita sebagai bangsa penerus tentunya harus terus belajar dan menggali informasi mengenai sejarah Indonesia.

Jangan sampai kita terlena dan melupakan dari mana kita berasal dan bagaimana sejarah asal muasal kita. Oleh karena itu, yuk belajar lebih banyak lagi tentang sejarah Indonesia di Romadecade, dan jangan lupa untuk membagikannya ke teman-teman lainnya. Selamat belajar.


Kerajaan Salakanagara
Sumber Referensi

https://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Salakanagara
https://www.kompas.com/stori/read/2021/05/18/142720279/kerajaan-salakanagara-sejarah-letak-dan-raja-raja

Default image
SHEYLA
"Merengkuh makna, mengurai rasa, menempuh asa dengan sastra cinta."

Leave a Reply

error: Content is protected !!