40+ Pantun Bahasa Banjar : Nasehat, Cinta, Lanji dan Pendidikan

Pantun Bahasa Banjar – Banyaknya suku dan budaya Indonesia telah menjadi ciri khasnya. Dari kebudayaan yang beragam inilah yang membuat Indonesia memiliki ribuan bahasa suku daerah.

Salah satunya bahasa banjar dari daerah Kalimantan Selatan oleh suku banjar. Dengan adanya bahasa daerah suku banjar ini lahirlah pantun bahasa banjar sebagai bentuk keunikan bahasa daerah.

Pantun mengenai bahasa banjar ini ada banyak ragam temanya. Mulai dari yang sedih, bahagia, lucu, nasehat, serta yang lainnya. Dengan adanya pantun dalam bahasa banjar ini membuat kelestarian bahasa banjar ini sendiri menjadi lebih dikenal dan lestari.

Hal ini disebabkan karena pergerusan budaya dan kebiasaan masyarakat yang mulai menggunakan bahasa inggris dan bahasa Indonesia.

Terdapat banyak sesuatu yang wajib diketahui dari bahasa banjar ini. Mulai dari asal usul bahasa banjar, keunikan dari bahasa banjar itu sendiri hingga contoh kumpulan pantun bahasa banjar. Ingin tahu penjelasan lebih detailnya mengenai bahasa banjar ini? Silahkan simak uraian lebih jelasnya di bawah ini:

Pantun Bahasa Banjar


Asal Usul Bahasa Banjar

Bahasa banjar awalnya merupakan termasuk bagian dari rumpun Proto Malayo Javanic. Dimana bahasa banjar ini terbentuk dari interaksi tiga bahasa daerah, yakni bahasa melayu, bahasa jawa, dan bahasa dayak.

Namun, meskipun hasil interaksi dari ketiga bahasa tersebut, kosa kata asli daerah suku banjar juga turut berperan dalam pembentukannya. Dari perpaduan ketiga bahasa tersebut yang menyebabkan dalam bahasa banjar terdapat kosa kata yang hampir sama dengan bahasa jawa.

Begitu pula dengan bahasa dayak dan bahasa melayu. Yang dimana, ada kemiripan dalam kosa kata tertentu antara bahasa banjar dengan ketiga bahasa tersebut.

Baca Juga: Pantun Bersajak


Keunikan Dari Bahasa Banjar

Latar belakang terbentuknya bahasa banjar yang lahir dengan interaksi dari ketiga bahasa suku daerah lainnya dan membuatnya memiliki keunikan sendiri.

Keunikan tersebut tentunya menjadi ciri khas dan pembeda antara bahasa daerah suku banjar dengan bahasa daerah lainnya. Ingin tahu lebih jauh mengenai keunikan dari bahasa banjar ini? Berikut penjelasan lebih detailnya yakni:

1. Mempunyai Dua Dialek

Dalam bahasa banjar ini terdapat dua jenis dialek berbeda yang digunakan oleh orang-orang di suku banjar. Meskipun sama-sama dari suku banjar, hanya saja terdapat dua jenis dialek yang membedakannya. Dialek tersebut yakni Banjar Kuala dan Banjar Hulu.

Biasanya dialek Banjar Hulu digunakan oleh masyarakat sekitar Hulu Sungai Selatan hingga daerah Balangan. Sedangkan dialek Banjar Kuala digunakan oleh suku banjar dari daerah Kabupaten Banjar hingga Kotabaru.

2. Hanya Ada Dua Tingkatan

Dalam bahasa banjar, peningkatan bahasa ini hanya ada dua, yakni bahasa dalam serta bahasa netral. Dalam penggunaan bahasa netral ini biasanya digunakan dalam melakukan percakapan dengan orang yang sederajat. Sedangkan bahasa dalam khusus digunakan dalam percakapan orang-orang dalam istana.

3. Bahasa Banjar Dulunya Memakai Aksara Arab

Dahulu, bahasa banjar menggunakan aksara arab gundul sebagai bahasa tulisannya. Hal ini dikarenakan, bahasa banjar lebih sering digunakan sebagai bahasa lisan.

Sehingga, orang-orang di suku banjar tidak mempunyai aksara khususnya, seperti aksara jawa. Sehingga, mereka menggunakan bahasa arab gundul yang diversikan banjar sebagai aksaranya.

4. Tidak Mengenal Huruf Vokal E Dan Vokal O Dalam Dialek Banjar Hulu

Pada huruf alfabet bahasa Indonesia, dikenal ada dua jenis huruf alfabet yaitu huruf konsonan serta huruf vokal. Pada huruf vokal ini terdapat 5 huruf, yaitu A, O, U, I, dan E. Namun, dalam penggunaan bahasa banjar huruf vokal E dan O tidak lah berlaku. Orang-orang suku banjar dalam menggunakan bahasa banjar hanya memakai huruf vokal U, A, dan I saja.


Kumpulan Pantun Bahasa Banjar Dengan Beragam Tema

Dengan berbagai keunikan yang dimiliki oleh bahasa banjar ini telah melahirkan pantun bahasa banjar sebagai salah satu bentuk bukti keunikannya.

Dalam pantun ini ada beragam tema yang bisa diangkat dengan tetap menggunakan unsur bahasa banjar. Ingin tahu contoh dari pantun dengan bahasa banjar dengan berbagai tema tersebut? Berikut contoh pantun bahasa banjar, diantaranya:


  40+ Contoh Pantun Kiasan: Sederhana Beserta Maknanya Penuh Inspirasi

1. Pantun Bahasa Banjar Tentang Cinta

Pantun Bahasa Banjar Tentang Cinta

Jika membahas cinta, sebenarnya tak ada bahasa khusus dalam menyampaikan cinta tersebut. Namun, kali ini ada pantun tentang cinta yang menggunakan bahasa banjar ini. Berikut contoh pantun bahasa banjar tentang cinta yakni:

Ibu ke kebun mencari anak ayam

Sagara dimasak untuk lauk sarapan

Apapun keinganan yang kau puja

Kan ku upayakan sepenuh nyawa

Punya kain batik dari bibi di Jawa

Diminta adik untuk belanja

Memang hanya keluarga yang selalu ada

Apapun dosa dan kekurangan yang tak termaafkan

 Deburan ombak di pinggir pantai

Senja datang indah menyapa

Hanya dinda yang ku cintai

Selalu jaga rasa di dada

Anak main layang-layang di tanah lapang

Daun pundak jatuh melayang

Pertemuan yang tak disengaja

Membawa rasa suka di dalam dada

Bunga anggrek bermacam warna

Buah mangga sedap baunya

Berawal dari teman kerja

Rasa cinta bersemi di dada

Batang banyu mengalir di tanah banjar

Pohon-pohon tumbuh subur disana

Kan ku jaga komitmen kita sepenuh jiwa

Hingga raga bertemu adinda tercinta

Ading maminta baju baharu

Gasan pasar borong samua baju

Rasa cintaku tak lekang oleh waktu

Hanya Tuhan dan aku yang tahu


2. Pantun Agama Dalam Bahasa Banjar

Pantun Agama Dalam Bahasa Banjar

Agama menjadi pondasi kehidupan setiap orang dalam melakukan berbagai sesuatu. Sehingga, tidak heran jika terdapat pantun tentang agama yang menggunakan bahasa banjar ini. Inilah contoh pantun bahasa banjar mengenai agama yakni:

Luruk banyu ini di dalam bulanai

Ayo mencari si ikan patin

Islam itu agama yang damai

Hidup damai lahir dan batin

Godong pandan atawa pepaya

Pergi dibawa ka pasar di tanah sejarah

Talah datang bulan panuh berkah

Gasan sambahyang, zikir, lan sadakah

Pohon jambu patah di kebun orang

Kemudian di tatak karo parang

Jadi orang janganlah sombong

Supayo hidupmu terus dikenang

Tatak kayu di rumah pak Bogar

Kayu di tatak sampai patah

Belajarlah jadi orang sabar

Agar hidup penuh berkah

Banang lambayung kang dililit

Budak jadikan tali layang-layang

Ketika adzan berkumandang di masjid

Segerakan ambil wudhu dan sembahyang

Paman mancing di batang banyu

Cari adungan yang banyak sekali

Kala hidup mu sudah hampir layu

Sholat sembahyang tak ada guna lagi

Asap kebakaran di lahan gambut

Jadi penyebab penyakit asma

Bumi ini sudah semakin lanjut

Janganlah kau berbuat dosa

Kelapa sawit di hutan Kapur

Setiap hari ayah bekerja memanen sawitnya

Hidup janganlah mudah putus asa sapupu

Karena sikap itu hanya milik setan

Baca Juga: Pantun Bahasa Inggris


3. Pantun Bahasa Banjar Tentang Nasehat

Pantun Bahasa Banjar Tentang Nasehat

Nasehat ini diberikan untuk membuat seseorang menjadi pribadi yang semakin baik lagi. Dengan begitu, dibuatlah pantun bahasa banjar sebagai bentuk mengingatkan sesama saudara, yakni:

Doni mancing di kala fajar dengan acil

Pulang sambil kaburu-buru abah

Jadikan dirimu orang yang pandai

Namun, adab dan sopan santun harus kau jaga

Dahar soto samangkuk di kala hujan

Mimum teh lemon jadi penghangat

Mari buat hidup jadi lebih bermakna

Dengan jadi orang yang membawa manfaat

Tulak pergi ke kebun untuk menanam tomat

Tak lupa ambil sayuran untuk lauk petang

Hidup ini hanyalah sekali sobat

Jangan habiskan hidupmu dengan penuh dosa

Burung besi terbang jauh meluncur ke angkasa

Banyak anak di bawah jauh meminta uang

Sebisa mungkin jadilah surya untuk angkasa

Agar kau merasa hidup jadi bermakna

Hutan paman dibakar habis-habisan

Anak istri di bawa ke daerah lain

Agar hidup mu selalu penuh dengan keberkahan

Janganlah bekerja dengan lalai

Suku banjar ada di Kalimantan Selatan

Orang-orangnya ramah nan sabar

Sikap Nabi Muhammad jadikan pedoman

Agar hidupmu seperti abu bakar


4. Pantun Perpisahan Bahasa Banjar

Pantun Perpisahan Bahasa Banjar

Perpisahan adalah suatu hal yang pasti terjadi. Karena setiap ada perjumpaan, perpisahan adalah menjadi akhirnya. Perlu diketahui, jika terdapat pantun bahasa banjar tentang perpisahan ini, seperti:

Daun jati luruh hingga merangkul tanah

Air hujan enggan turun ke bumi

Aku ikhlas melepas dirinya

Demi kebahagiaan abi dan umi

Tulak ke pantai lihat sang surya

Sudah waktunya surya pamit untuk pulang

Mungkin ini memang takdir kita

Hanya sampai di bagadang

Buah mangga sudah berjatuhan ke bumi

Hendak diambil sebelum menangis kembali

Selamat jalan wahai kau yang ku sayangi

Semoga surga akan menjadi perjumpaan kita kembali

Rumah adat banyak berdiri

Mereka menjaga warisan para nyai

Hidup ini ada jumpa ada pergi

Itu semua paket kehidupan duniawi

Bunga anggrek bulan jadi idaman

Hutan hutan ditebang sesukanya

Janganlah bersedih handai taulan

Tak lama lagi amang pulang menemuinya


5. Pantun Anak Dalam Bahasa Banjar

Pantun Anak Dalam Bahasa Banjar

Anak merupakan suatu hal yang berharga yang dimiliki oleh setiap orang tua. Sehingga, untuk mengungkapkan kasih sayang kepada anak bisa disampaikan melalui pantun dengan bahasa banjar. Adapun contoh pantunnya yakni:

Ibu burung mancari makan untuk anaknya

Anak besar merantau ke kota

Tugas orang tua hanyalah mengarah

Segala keputusan hanya ada padaNya

Biji jarak penuh di banjar

Sebagai bahan baku pembuatan solar

Patuh ayah bunda jadi keharusan

Jika ingin hidup penuh perdamaian

Anak gajah belajar berlari

Ditemani pawang di taman safari

Sudah besar jangan buta hati

Karena kamu bukanlah hidup sendiri

Tanah banjar penuh damai

Untuk hidup anak dan cucu

Kakak juga harus kau hormati

Karena ia lahir lebih dahulu

Terjun ke sawah cari belalang

Belut digoreng jadi lauk makan

Jangan jadi anak tanggang

Lepas sukses lupa keluarga kawan

Baca Juga: Pantun Berbalas


6. Pantun Meminang Dengan Bahasa Banjar

Pantun Meminang Dengan Bahasa Banjar

Meminang ini dalam bahasa Indonesia artinya melamar. Dan terdapat beberapa pantun dalam bahasa banjar yang juga mengangkat tema melamar ini. Berikut contoh dari pantun meminang dalam bahasa banjar ini yakni:

Apa kabar bayan kamari

Datang di waktu yang malam-malam

Aku tlah datang kamari

Untuk maminta janji yang semalam

Rumah Bonar banyak ukiran

Dapan rumah banyak susunan tangga besi

Tlah lama kaluarga kami mikir tuan

 Jadikan putri tuan permaisuri anak kami

Banyu hilir mangalir sampai hulu

Batu di kali mulai manyusut

Kami datang bartamu

Ingin badatang putri hang tuan

Saya punya anak tangga di balakang

Lawang depan tutuplah wahai adinda

Ingin hati sagara badatang

Untuk maminta putri pada ayah bunda

Kayu jambu kayu jati

Ada sarang burung walet di gerbang

Awak manarima sapanuh hati

Untuk hidup dengan engkau saorang

Ma’aluh hadir di nikahan amang

Bersama ayah lan bunda kanda

Inginku meminang ma’aluh amang

Tuk jadi ibu dari putra putriku kakanda

Tuan tanah jual sapu lidi

Amang Doni manukarinya

Izinkan diri meminang si Sari

Kan ku bahagiakan ia spanjang hidupnya


Penutupan

Itulah beberapa contoh dari kumpulan pantun bahasa banjar dengan berbagai tema dalam penyampaiannya. Sehingga, bisa digunakan sesuai dengan kebutuhannya masing-masing.

Dengan adanya penggunaan pantun dalam bahasa banjar ini, diharapkan semoga dapat lebih mengenalkan keragaman bahasa daerah yang ada di Indonesia.

Pantun Bahasa Banjar