Pantun Janda

Pantun Janda – Seiring dengan berjalannya waktu, karya sastra yang dikenal dengan nama pantun memang memiliki fungsi yang tidak dapat diabaikan begitu saja.

Bahkan semakin banyak pula orang yang memanfaatkan jenis karya sastra ini untuk menunjukkan cerita yang telah dialami masing-masing ke publik. Selain itu, ada juga yang dikenal dengan jenis pantun janda.

Secara garis besar, jenis karya sastra seperti pantun memang lebih dianggap sebagai karya yang paling sederhana untuk digunakan dan dibuat.

Selain itu, jenis sastra ini juga menyediakan dan menawarkan berbagai keuntungan lainnya yang terkait dengan situasi masing-masing yang sedang dialami. Pantun juga dianggap bisa memberikan suasana yang jauh lebih baik.

Kemudian berkaitan erat dengan persoalan jenis-jenis pantun yang ada, pada masa sekarang bisa dikatakan sudah ada yang didasarkan pada usia. Selain itu beberapa jenis pantun juga digunakan berdasarkan pada sasaran yang dimiliki baik itu generasi muda atau justru generasi tua.

Setiap generasi pun memiliki fokus penyampaian yang berbeda dengan lainnya. Sementara itu, di sisi lain, ada juga jenis pantun lainnya yang bisa diketahui dan dimanfaatkan sesuai dengan situasi masing-masing.

Salah satunya ada jenis pantun yang dikenal dengan nama pantun janda yang memang perlu disesuaikan dengan situasi ketika disampaikan. Untuk mengetahui informasi yang lebih detail, simak uraian berikut ini:


Tentang Sastra Pantun

Hal pertama yang tentu saja bisa diketahui oleh setiap orang sejak awal adalah tentang apa yang dimaksud dengan sastra pantun. Apalagi jenis sastra ini ternyata semakin mudah untuk ditemukan pada masa sekarang sehingga tidak heran jika popularitasnya semakin juga meningkat.

Ditambah lagi, satra ini juga diajarkan secara berkala dan akademis. Kemudian jenis karya sastra ini juga diatur dengan berbagai ketentuan secara akademis terutama ketika dijadikan sebagai bahan pembelajaran ketika sekolah.

Karya sastra ini ternyata juga sudah mengalami perkembangan yang semakin pesat pada masa sekarang dan mulai disambut dengan begitu baik. Generasi muda juga sudah menggunakan jenis sastra ini dengan rutin.

Sementara itu, ternyata lebih banyak juga generasi tua yang tidak mau kalah begitu saja dan memutuskan untuk membuat sastra pantun.

Misalnya ada jenis pantun janda yang memang lebih mudah ditemukan dan dibuat oleh para generasi tua jika dibandingkan generasi muda. Pantun ini juga biasanya digunakan sebagai salah satu bahan candaan.


Peran Pantun pada Masa Sekarang

Melanjutkan penjelasan yang telah diuraikan sebelumnya secara rinci, jenis karya sastra seperti pantun ini memang selalu mengalami berbagai perkembangan pesat.

Bahkan perkembangan yang dimaksud ini tidak hanya terbatas pada satu aspek saja misalnya tentang waktu dan sasaran pantun yang bervariasi. Perkembangan pantun termasuk dalam persoalan aturan terkait isi dan sampiran.

Popularitas yang dimiliki oleh pantun pada masa sekarang memang tidak dapat dimungkiri begitu saja dan semakin meningkat di sosial media.

Bukan hanya generasi muda, pada generasi tua dengan sosial media yang dimiliki pun semakin banyak mengutarakan karyanya seperti pantun janda.


Mengenal Pantun Tentang Janda

Secara sederhana bisa dikatakan bahwa karya sastra pantun memang memiliki aspek yang penting tentang isi apa yang ingin disampaikan.

Bahkan tidak sedikit orang yang kemudian menjadikan pantun sebagai media yang sesuai untuk menunjukkan ekspresi diri masing-masing yang memang dimiliki. Ekspresi tersebut bahkan mulai dari ekspresi bahagia sampai juga kekaguman.

Salah satu jenis ekspresi kekaguman terhadap seseorang yang disampaikan melalui pantun dapat ditemukan dengan mudah melalui sebuah jenis pantun janda.

Jenis pantun ini sebenarnya mungkin dapat mengandung konotasi yang sedikit bersifat dewasa terutama bagi beberapa orang dengan usia masih remaja. Namun pantun ini juga kadang disampaikan dengan humor yang menarik.

Jenis pantun yang mengutarakan tentang banyak hal mengenai seorang wanita yang janda memang tidak kalah populer dengan jenis pantun lainnya.

Bahkan pantun ini juga semakin menambah ketertarikan dari beberapa orang untuk membuat karya yang sama terutama untuk mengutarakan perasaan masing-masing. Ada juga yang menggunakannya untuk mengutarakan tentang respon terhadap situasi.


Kumpulan Pantun Tentang Janda

Seperti yang telah dijelaskan secara rinci sebelumnya, salah satu jenis pantun yang dikenal dengan nama pantun janda ini dikenal luas.

Walaupun begitu, pantun ini tetap tidak seterkenal beberapa jenis pantun dengan tema yang lainnya apalagi jika disebar di sosial media. Biasanya pantun ini lebih digunakan ketika orang berkumpul secara langsung.

Perbedaan yang dimiliki oleh jenis pantun ini jika dibandingkan dengan pantun lainnya juga terletak pada aspek pemakaian pantun pada umumnya.

Hal ini dikarenakan secara sederhana bisa diketahui dan dipahami bahwa jenis pantun ini terkadang memutuskan dan memperbolehkan diksi yang khusus. Khusus yang dimaksud di sini termasuk yang bebas dan seenaknya.

Sementara di sisi lain, persamaan yang dimiliki oleh jenis pantun ini dengan pantun lainnya adalah tentang penyesuaian pada kondisi masing-masing.

Walaupun pantun memang tidak dapat dielakkan diikat oleh beberapa aturan terutama tentang isi dan sampiran, pantun ini ternyata lebih bebas. Berikut contoh beberapa pantun tentang janda yang jangan sampai ketinggalan:


Pantun Janda Bertema Bijaksana

Pantun Janda Bertema Bijaksana

Contoh pantun yang pertama ini lebih menunjukkan mengenai respon yang dimiliki oleh orang-orang ketika membicarakan tentang seseorang yang menjanda.

Apalagi pantun ini secara sederhana bisa dikatakan sebagai pantun yang mencoba untuk menunjukkan sisi lain yang ada pada suatu kondisi. Tidak perlu lama-lama lagi, ini beberapa contoh pantun tentang janda:

Jalan jalan ke Cisarua

Beli buah berjumlah dua

Tidak apa dapat janda

Asal memang bahagia

Pergi untuk bersuka ria

Bawa kunci biar aman

Bila kamu dapat janda

Maka banyak pengalaman

Keluar cari patung

Cari tepat sambil pilah

Dapat janda bisa untung

Bisa belajar pelik nikah


Pantun Tentang Janda Mengundang Tawa

Pantun Tentang Janda Mengundang Tawa

Sedangkan untuk jenis pantun janda yang kedua ini lebih merujuk pada pantun untuk mencairkan suasana yang ada dalam suatu masyarakat.

Pantun ini juga mencoba untuk menggambarkan suatu kondisi yang dialami oleh seseorang yang baru saja menjanda namun dengan banyak tawa. Berikut beberapa contoh pantun tentang janda yang bisa mengundang tawa:

Jalan beli putu ayu

Lewat sana ketemu duda

Banyak gadis merayu

Tapi semua terpikat janda

Ada Patih Gadjah Mada

Datang sambil kegirangan

Banyak yang pilih janda

Para gadis ketinggalan

Hidup ini penuh pialang

Tapi masih ada yang riya

Hati hati mata hilang

Hanya untuk menatap janda


Pantun Kelakar Tentang Janda

Pantun Kelakar Tentang Janda

Untuk jenis pantun tentang janda ini juga jangan sampai dilewatkan begitu saja terutama jika sedang membutuhkan hiburan yang tentunya mudah.

Jenis pantun tentang janda ini juga bisa membuat situasi yang tegang yang sedang terjadi menjadi lebih baik asalkan memang disesuaikan. Ini beberapa jenis pantun ini yang bisa dijadikan sebagai pilihan:

Makin tua makin parah

Cari bahagia sana sini

Gadis hilang jangan gundah

Janda ada siapa cari

Lihat sini lihat sana

Demi capai cita-cita

Tidak mudah cari cinta

Jika dia janda memesona

Pergi ke Himalaya

Datang rumah di pagi

Kata hati pilih saja

Janda yang bawa rezeki


Pantun Janda yang Gokil

Pantun Janda Yang Gokil

Berikutnya ada juga jenis pantun yang mencoba untuk membicarakan mengenai seorang atau lebih janda yang sedang menarik perhatian masyarakat.

Hanya saja, jenis pantun ini terkadang memerlukan tingkat kehati-hatian yang lebih tinggi untuk disampaikan karena bisa memberikan singgungan yang miris. Berikut beberapa contoh pantun yang dimaksud dalam uraian keempat ini:

Beri sapi makan pupuk

Kasih banyak sesuai janji

Cinta itu sebelak tepuk

Janda menanti tiada henti

Negara ini Indonesia

Harap tiada yang mendua

Ujung sana ada dia

Janda cantik beranak dua

Lari sana cari pucung

Hilang sudah pedangku

Siapa itu di ujung

Menggoda jiwa bujangku


Pantun Bertema Janda dan Perbandingan

Pantun Bertema Janda Dan Perbandingan

Untuk jenis pantun janda yang kelima ini lebih berkaitan dengan perbandingan yang dilakukan oleh masyarakat pada umumnya terutama tentang janda.

Bahkan tidak sedikit orang yang kemudian jenis pantun ini sebagai pantun dalam berbagai suasana bahkan mulai ceria sampai perasaan gundah. Misalnya ada beberapa contoh pantun tersebut dalam uraian berikut ini:

Belum hujan bawa payung

Payung khusus dari Jakarta

Jika kamu mau untung

Maka nikah dengan janda

Punya anak suka bujuk

Tambah istri berbadan dua

Kamu suka saja merajuk

Geser gadis demi janda

Bikin kue lupa bahan

Tetangga minta pinang

Mata ini tiada tahan

Janda utama gadis hilang


Pantun Tentang Janda Bahasa Jawa

Pantun Tentang Janda Bahasa Jawa

Sementara itu, ada juga jenis lainnya yang jangan sampai ketinggalan untuk diketahui yang lebih berkaitan dengan penggunaan bahasa dalam pantun.

Hal ini dikarenakan jenis pantun yang keenam menggunakan jenis bahasa Jawa sebagai bahasa utama untuk menyampaikan maksud dari isi pantun. Berikut beberapa contoh pantun tentang janda yang bisa dijadikan pilihan:

Lak mlaku iso tekan

Ojo lali kar ngguyu

Ati iki lagi kasmaran

Karo janda sing ayu

Dodolan pengen payu

Dino Minggu iso meneng

Bojo ayu ra masalah

Janda ayu tambah seneng

Tuku mangan penting isine

Mlaku karo alon-alon

Kadung seneng yo piye

Janda wae iso kelakon


Pantun Tentang Janda Bahasa Betawi

Pantun Tentang Janda Bahasa Betawi

Terakhir, jenis pantun yang masih membahas mengenai janda yang bisa digunakan untuk mengisi suasana dan membicarakan tentang janda di masyarakat.

Hanya saja, jenis pantun ini secara sederhana bisa dikatakan sebagai jenis pantun yang cocok dipakai jika berada di wilayah Betawi. Ini beberapa contoh pantun tentang janda yang dalam bahasa Betawi:

Bila bingung diam aja

Daripade ngada-ngada

Malam Sabtu ngapa aja

Ngapa-ngapa mencari janda

Jalan-jalan ke Cisarua

Mampir swalayen sana

Janda asal dari Jakarta

Perkenalken saya Diana

Makan hati makan paru

Tambah manis nikmat permen

Dia datang janda baru

Mau gabung ikut komen


Penutup

Karya sastra pantun yang telah dijelaskan dalam uraian di atas dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya jika memang sesuai situasi masing-masing.

Apalagi ternyàta dengan seiring berjalannya waktu, jenis karya sastra yang semakin populer seperti pantun ini memang semakin disambut dengan baik. Bahkan juga sudah ada jenis pantun janda yang juga terkenal.

Walaupun begitu, jenis pantun yang dikenal dengan pantun tentang janda ini lebih digemari untuk digunakan oleh para generasi yang tua.

Hal ini diakibatkan topik yang biasanya dijadikan bahan pembicaraan tersebut terkadang bersifat terlalu sensitif dan tidak sesuai dengan generasi muda.

Walaupun begitu, jenis pantun ini biasanya juga digunakan sebagai hiburan. Jenis pantun ini juga biasanya dihindari oleh para generasi muda karena dianggap tidak sesuai dengan selera yang dimiliki saat ini.

Meskipun begitu, jenis pantun ini ternyata juga bisa dikatakan populer dan dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari dengan catatan tidak menyinggung siapapun. Beberapa pantun memang terkadang memberikan konotasi yang tidak positif.

Pantun Janda

Default image
Fajar
Halo saya Fajar, seorang freelance yang suka menulis informasi terbaru tentang perkembangan teknologi dan referensi seputar edukasi.

Leave a Reply

error: Content is protected !!