60+ Pantun Jenaka : Lucu Banget 2 Baris, 4 Baris dan Maknanya

Pantun Jenaka

Pantun Jenaka – Suka melakukan guyonan atau candaan yang sering dilontarkan dalam kehidupan sehari-hari. Kini penggunaan pantun jenaka bisa dikreasikan dan disesuaikan dengan tempatnya.

Pantun yang dibuat dengan uraian kalimat yang dibuat untuk menghibur. Penasaran bagaimana saja contoh pantun yang bisa ditiru? Simak berikut ini ulasannya:

Pantun Jenaka


Tentang Pantun Jenaka Terkini

Gaya yang dilakukan oleh seseorang ketika melakukan candaan pastinya berbeda tiap individu. Banyak dari masyarakat Indonesia yang kerap mengolah pantun jenaka yang sifatnya menghibur.

Pantun sendiri sudah lama ada dan dikenal oleh masyarakat sebagai sebuah prosa lama yang dibawa oleh bangsa Melayu. Kebiasaan melontarkan pantun jenaka pun sering dilakukan untuk saling berbalas candaan hingga beberapa hal yang dianggap lucu.

Kehadiran pantun tersebut juga bisa menimbulkan rasa bahagia bagi yang mendengarkannya. Jika ada seseorang yang tengah bersedih, maka membuat pantun jenaka bisa menjadi rekomendasi.

Kehadiran dari pantun tersebut selain dapat menghibur juga bisa menjadi sebuah penyemangat. Memungkinkan seseorang yang hatinya tengah gundah pun bisa menjadi lebih ceria.

Pengarang bisa memilih kata-kata lucu hingga menjadikannya pantun yang sarat akan humor. Jadi pilihan kata yang dirangkai tersebut sangat ringan dan mudah untuk dimengerti maknanya.

Baca Juga: Pantun Lucu


Contoh Pantun Jenaka

Membuat seseorang tertawa tentu menjadi kebahagian tersendiri tentunya, begitu pun dengan pembuatan pantun jenaka yang dibuat. Pembuatan pantun jenaka sering dibuat dengan tujuan agar sang pendengarnya dapat terhibur.

Terlebih lagi jika seseorang tersebut tengah di selimuti rasa sedih. Zaman dulu pantun yang sering membawa humor tersebut sering dibuat sebagai bahan candaan.

Seiring dengan perkembangannya zaman pantun juga banyak mengalami variasi ke dalam bentuk yang lebih modern. Maksudnya pantun yang tadinya bersifat kaku atau menggunakan bahasa Melayu sudah banyak dibuat dikreasikan dengan realita kehidupan saat ini. Ingin tahu seperti contoh pantun tersebut? Berikut ulasannya:


1. Pantun Jenaka untuk Pacar

Pantun Jenaka Untuk Pacar

Nah, pantun pertama yang akan dibahas adalah pantun jenaka untuk sang pacar. Pantun tersebut biasanya ditujukan untuk menghibur pacar atau sekedar mengajak bercanda.

Hadirnya pantun juga bisa membuat hubungan diantara keduanya menjadi lebih dekat. Ingin tahu bagaimana contohnya? Berikut contohnya yaitu:

Berlayar menggunakan sampan

Tidak lupa membawa tempayang

Meski banyak perempuan

Cuma Adinda yang kusayang

 

Ke pasar beli baju

Pulangnya naik kopaja

Abang rindu ingin bertemu

Meski hanya semenit saja

 

Main ke taman bareng adek

Adek cantik bernama Sinta

Biar saja kamu pendek

Namun aku tetap cinta

 

Berkunjung menjadi tamu

Tamu di kediaman rumah Anya

Ku ingin hidup denganmu

Sekarang hingga selamanya

 

Pergi ke Bali dengan Si Marta

Sampai di sana bertemu Tia

Jika kamu memang cinta

Coba buktikan dengan setia

 

Ke Jepang pergi bertemu Si Nomu

Pulangnya bertemu si Akbar

Ketika pertama kali kita bertemu

Hatiku langsung berdebar

 

Ke Gramedia beli buku

Beli buku karangan El Shinta

Coba kau lihat bola mataku

Penuh sinar cinta

 

Kakek punya banyak itik

Itik hadiah dari Paman

Meski banyak wanita cantik

Hanya engkau pilihan

 

Di sekolah ada acara Pensi

Tidak lupa mencari bazar barang

Jangan kamu terlalu gengsi

Nanti aku diambil orang

 

Andi pergi bermain layang

Layang dibeli di warung Pak Wayang

Tidak perlu kau cemas sayang

Aku hanya punyamu seorang

 

Adik bernama Tita

Tita sangat suka bermain domba

Terlalu banyak gadis jelita

Namun hanya kamu yang aku damba

 

Pagi-pagi minum jamu

Jamu dibuat oleh Bik Mumu

Walau kita jarang bertemu

Tetapi hatiku selalu untukmu

 

Korona berasal dari Wuhan

Di Wuhan terdapat museum antik

Amat Indah ciptaan Tuhan

Melihat Adinda yang amat cantik

 

Ke Gandorian bareng Si Rini

Idak lupa mengajak si Sarah

Alangkah senang hati ini

Melihat Adinda memakai baju Merah

 

Ada sampan ada perahu

Dipakai untuk pergi bertamu

Satu hal yang perlu kamu tahu

Aku cinta mati padamu


2. Pantun Jenaka untuk Teman

Pantun Jenaka Untuk Teman

Berikutnya ada pantun yang dibuat khusus untuk teman, sebuah pantun jenaka tidak harus formal dan kaku. Sang pencipta bisa mengkreasikan pantun menjadi sebuah prosa yang sangat menghibur. Terlebih lagi pantun yang dibuat untuk seorang teman yang sudah dikenal dekat. Simak beriku contohnya yaitu:

Beli daging ayam ke sebuah pasar

Tidak lupa membeli kasur

Si Rani emang yang paling pintar

Pintar ketika yang lain asik tidur

 

Pergi jalan-jalan ke Garut

Tida lupa beli dodol Mang Olah

Sebab tidur terlalu larut

Hingga lupa salah seragam sekolah

 

Bekerjalah hingga lelah

Supaya nanti tidak mencontek

Akibat terburu pergi sekolah

Sampai lupa kalau celana sobek

 

Ayah suka minum jamu

Jamu buatan Ibu Paula

Malu kalau aku jadi kamu

Sudah terlambat, ileran pula

 

Angel pergi ke kota Peru

Sebelum pergi ikut tes swab

Sebab tidak mendengar ibu guru

Ternyata ujian tak bisa menjawab

 

Ke pasar beli buah Kuiwini

Dimakan bersama Nirmala

Alah daya si Udin ini

Sudah malas taukang kentut pula

 

Ke Toko beli agar-agar

Tokonya ada di Malang

Karena kurang fokus belajar

Disuruh ke depan malah pulang

 

Pergi ke bogor beli talas

Tidak lupa singgah di warung Bik Lulu

Jangan asal keluar dari kelas

Tolong itu ingusnya di lap dulu

 

Daerah Jakarta, ada Jakpus

Jakpus tempat tinggal si Yaya

Karena cepat pergi ke Kampus

Lupa hingga gigi ada cabenya

 

Manis rasanya buah pepaya

Dipetik oleh Pak Parjam

Dasar si banyak gaya

Pensil saja masih meminjam

 

Bahan bangunan ada semen

Dipakai untuk bangun KUA

Itu siapa yang makan permen

Kenapa giginya hitam semua

 

Sang hari makan kue Loyang

Tidak lupa memesan mie Samyang

Badan tinggi kayak tiang

Kena angin langsung goyang

 

Dari ulat jadi kepompong

Kepompong berwarna merah tua

Untung punya gigi ompong

Pas makan masuk semua

 

Beli sabun buat cuci piring

Piring dicuci sama Si Lingling

Badan kurus kayak ranting

Kalau disenggol langsung miring


3. Pantun Jenaka Tebak-Tebakan

Pantun Jenaka Tebak Tebakan

Bagi yang suka membuat tebak-tebakan sangat pas rasanya untuk menggunakan pantun jenaka lucu, selain lebih kreatif juga terlihat lebih menarik. Setiap bait atau kata bisa disisipkan kalimat pertanyaan yang dapat menjebak.

Di sanalah letak keseruan yang bisa dirasakan, yaitu pendengar akan bertanya-tanya apakah jawaban paling tepat. Berikut contoh pantunnya yaitu:

Artis Korea bernama Eunsang

Wajahnya cantik mirip Si Marta

Kalau iya gak punya uang

Gimana caranya aku bisa ke Jakarta?

 

Harusnya banyak bilang makasih

Benda ini banyak dicari meski kotor

Akan hitam ketika bersih

Namun putih ketika kotor

 

Jalan-jalan liat kembang

Kembang dipetik untuk si Ratu

Kursi apa yang bisa goyang

Meski tidak punya sepatu?

 

Penuh keranjang digantung

Didalamnya ada sebuah belati

Buah apa yang punya jantung

Tapi tidak punya hati?

 

Abah pergi berkunjung ke Mesir

Ditengah jalan minum buah kelapa

Hidupnya di gurun Pasir

Hewan berpunuk namanya apa?

 

Mengantar kue pakai baki

Dimakan oleh Adik yang menggerutu

Panjang melihat tanpa kaki

Hewan apakah itu?

 

Enak rasanya kue buatan si Tari

Kue keluar masih utuh

Hewan apa penuh banyak duri

Bisa terluka jika disentuh?

 

Liburan naik kopaja

Tidak lupa membawa buku

Pagi tidur malamnya bekerja

Tebak siapakah aku

 

Di perpustakaan penuh buku

Buku dibeli untuk adikku

Tikus musuhku, manusia temanku

Siapa gerangan aku

 

Pergi ke sawah sama Si Rara

Si Rara pergi membawa buku

Jika ke atas tiang bendera

Kebawah kue tart, apakah aku

 

Ambar adalah temanya Tia

Pergi berdua ke Maluku

Kemana pun aku pergi aku tetap setia

Membawa rumah di pundakku

 

Ke ladang membawa cangkul

Untuk menanam tumbuhan paku

Ketika hujan hilang aku muncul

Penuh dengan warna yang beragam, siapakah aku?

 

Coba tebak yak

Namaku akhirnya ada kata bang

Jumlah kakiku ada banyak

Bentuk tubuhku ramping dan panjang

 

Aku berguna untuk orang banyak

Rasaku manis dan kental

Sebelum diminum aku diayak

Tebak siapa aku, jangan sampai gagal

Baca Juga: Pantun Kanak-Kanak


4. Pantun Jenaka Tema Pendidikan

Pantun Jenaka Tema Pendidikan

Nah, bagi yang ingin membuat pantun jenaka dengan tema pendidikan juga bisa ternyata. Hal tersebut biasanya dilakukan untuk menghibur serta mengapresiasi para guru atau tenaga pendidik yang telah berjasa untuk negeri. Simak berikut ini contoh pantunnya yaitu:

Ada kecoa nangkring di pohon kenari

Pohonnya ada di sebelah terminal

Wahai kau anak muda mendekatlah kemari

Lalu sampaikan selamat hari guru nasional

 

Si kancil datang berburu

Pas dijalan ketemu kamu

Terima kasih wahai guru

Atas semua kasihmu

 

Jauh-jauh pergi ke Peru

Pas nyampe malah cari Koala

Ku doakan engkau guru

Lelah mu akan jadi amal pahala

 

Jadi TKI ke Malaysia

Malah kena senggol ekor kuda

Beginilah nasib pendidikan Indonesia

Berada ditangan anak muda

 

Panas-panas minum Marimas

Bikin dahaga jadi segar

Ayo semangat generasi emas

Kita wujudkan merdeka belajar

 

Dalam kereta dorong ada si Fajar

Si Fajar anak Pak Marjua

Tidaklah merugi yang belajar

Kelak jadi pintar jua

 

Lapar makan Soto Kalasan

Makannya selalu terburu

Mengajar dengan penuh keikhlasan

Sungguh mulia engkau guru

 

Makan bakso ditambah Sasa

Makin enak ditemenin si Anya

Ada pahlawan tanpa tanda jasa

Itulah guru namanya

 

Baunya badan si Bari

Sudah dua hari tidak dimandikan

Percuma belajar setiap hari

Jika tidak diamalkan

 

Enak rasanya keripik talas

Dimakan sama Pak ogah dan Om Maram

Kerjakan tugas dari semalam

Agar jadi juara kelas

 

Beli bakso di warung Mang Dayat

Ngutang dulu karena tanggal tua

Ilmu berguna sepanjang hayat

Dipelajari dari muda hingga tua

 

Si Ucup heboh beli mainan

Sampai lupa belum beli buku

Penuh rasa terima kasih ku ucapkan

Pada engkau guruku

 

Si Botak makan bihun

Bihun dimakan pakai sambal Bandung

Wajib belajar 9 tahun

Ayo terapkan dan juga dukung

 

Pergi ayah ke Afrikan

Pulangnya nyasar ke Peru

Rasa horma kuberikan

Padamu bapak ibu guru

 

Cantik betul anak Pak Mukmin

Sayang tidak pakai celana

Tuntutlah ilmu setinggi mungkin

Hingga kau jadi sarjana


5. Pantun Jenaka untuk Istri

Pantun Jenaka Untuk Istri

Dalam mengekspresikan rasa cinta dan sayang bisa dilakukan juga dengan membuat pantun jenaka yang lucu. Selain bisa mempererat hubungan dalam rumah tangga, pasangan juga akan menjadi tersanjung.

Hal tersebut bisa digunakan dalam kalimat yang bisa ditambahkan dengan humor di dalamnya. Berikut contoh pantunnya yaitu:

Ada pencuri makan paku

Kuat bener kata kamu

Cuma satu impianku

Membangun masa depan bersamamu

 

Jalan-jalan ke Padang

Cuma makan kue talam

Jauh dari kamu aku sayang

Bikin rinduku makin dalam

 

Pak Ogah minum es kelapa

Minum ditemani Ikan Ruku-ruku

Paling cantik istrinya siapa

Sudah jelas pasti punyaku

 

Ompong giginya si Nini

Saat tertawa buat merana

Istri siapa cantik begini

Dari ujung kaki sudah buat terpana

 

Jauh beli bakwan Mak Rini

Sampai disana diserobot Si Nyonya

Saat badan sakit begini

Hanya pijatan istri obatnya

 

Enak rasanya buah manggis

Dimakan adik berebut dengan Temannya

Meski dalam keadaan nangis

Istriku tetap cantik rupanya

 

Ke pasar bertemu si Marta

Si Marta cantik anak Pak Mamat

Apa kata kalau sudah cinta

Tai ayam bisa rasa cokelat

 

Mpok Wati orangnya genit

Suka berjalan di Taman Ramu

Lama rasanya 10 menit

Kalau aku berjauhan denganmu

 

Mang ujang pergi ngeronda

Pas ngeronda lupa pakai celana merek Manga

Cuma lihat senyuman Adinda

Bikin hati jadi berbunga

 

Cita-cita jadi Pak Mentri

Tapi kok malas belajar Si Nia

Malam minggu bersama istri

Rasa seperti surga dunia

 

Mpok Nori suka bercanda

Bercandain tentang ketek bolong si Pinkan

Hanya dengan senyuman Adinda

Semua bisa teralihkan

 

Jauh pergi beli ikan Teri

Pas sampai rumah malah dibuat singgang

Merah sudah pipi Istri

Hanya kerana dibilang si sayang

 

Tebal sekali kumis Mang Ogah

Dilampu merah kena tilang

Demi si sayang dirumah

Aku rela banting tulang

 

Jauh-jauh ke rumah Pak Mamat

Gak taunya Cuma mau bertamu

Merah betul si pipi tomat

Istri siapakah itu

Baca Juga: Pantun Kiasan


6. Pantun Jenaka untuk Status WhatsApp

Pantun Jenaka Untuk Status WhatsApp

Zaman modern saat ini mengharuskan seseorang melek akan teknologi termasuk penggunaan aplikasi WhatsApp. Supaya anti mainstream memposting sebuah pantun jenaka pun bisa menjadi salah satu solusi. Penasaran bagaimana contoh pantunnya, berikut diantaranya:

Ada ulat ada kepompong

Habis sudah dimakan itik

Gak apa-apa ompong

Yang penting tetap cantik

 

Hari panas bermain layang

Meski kulit gosong tak apa

Waktu abang bilang sayang

Aku cuma bilang mie apa?

 

Ke Makassar beli ketan

Dimakan kemudian

Percuma kita dekatan

Tapi gak pernah jadian

 

Pagi makan sayur lodeh

Lodeh buatan si kakak Ipar

Katanya senyumanmu bikin meleleh

Nyatanya bikin perut makin lapar

 

Ke tanah abang beli kuali

Kuali BUat masak ketan

Aduh abang ganteng sekali

Tapi sayang kok jerawatan

 

Pergi ke Bali sama si Rini

Sampai disana makan jeruk kecut

Cantik sekali adik ini

Namun sayang suka kentut

 

Mobil mogok langsung diderek

Derek oleh Mang Rojan

Katanya abang cinta sama adek

Tapi kok gak pernah traktir jajan

 

Ada artis namanya Mari

Mari berteman dengan Anya

Bilang sayang tiap hari

Namun sayang gak ada buktinya

 

Ke taman bareng si Yaya

Sampai di taman berlari-lari

Kukira secantik Luna Maya

Ternyata pas dilihat mirip Mpok Nori

 

Ke pasar beli kuwini

Rasanya manis dimakan si Etek

Manis nian muka abang ini

Tapi sayang kok bau ketek

 

Si Aris pergi ke pasar Bali

Pulangnya bawa kedondong

Muka boleh mirip Al Ghazali

Tapi jangan lupa mandi dong


Penutupan

Demikianlah penjelasan dan contoh pantun jenaka yang dapat ditiru dan coba untuk dibuat. Selain bisa dapat menjadi sebuah hiburan tentu bisa memecahkan suasana yang tegang. Pastikan juga pemilihan kata yang sederhana dan sarat akan humor terselip di dalamnya.

Pantun Jenaka

2 Replies to “60+ Pantun Jenaka : Lucu Banget 2 Baris, 4 Baris dan Maknanya”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.