Senjata Tradisional Kalimantan Timur

Senjata Tradisional Kalimantan Timur – Kalimantan Timur merupakan provinsi terkuat nomor 4 yang berada di Indonesia. Provinsi tersebut dihuni oleh banyak suku, meliputi suku Bugis, suku Kurai, suku Banjar, suku Bentian, suku Bukat, suku Penihing, suku Dayak dan juga suku Jawa. 

Tetapi jika anda ingin melihat pesona dari wisatanya, maka kepulauan Derawan bisa menjadi salah satu pilihan destinasi wisata yang di kunjungi di Kalimantan Timur. Tetapi bukan hanya pesona wisata dan juga suku.

Tetapi Kalimantan Timur juga mempunyai senjata tradisional yang sangat eksotis. Senjata dengan desain yang berkesinambungan dengan rumah adat dan juga baju adat. Menarik kan? yuk, simak pembahasan Senjata Tradisional Kalimantan Timur dibawah ini!


Macam-Macam Senjata Tradisional Kalimantan Timur

Kalimantan Timur masih mempunyai senjata tradisional yang masih eksis dan juga masih digunakan hingga saat ini. Berikut ini merupakan Macam-Macam Senjata Tradisional Kalimantan Timur, Gambar dan Penjelasannya!

 

No Senjata Tradisional Kalimantan Timur
1 Mandau
2 Bujak
3 Gayang
4 Sumpit
5 Telawang atau Perisai
6 Dohong
7 Lonjo atau Tombak
8 Keris

 

  • Mandau

Senjata Tradisional Mandau
Senjata Tradisional Mandau
https://merahputih.com/

Mandau nerupakan senjata tradisional yang biasanya digunakan oleh para raja atau kepala suku dari masyarakat Dayak. Hal tersebut dikarenakan, menurut kepercayaan dari masyarakat setempat senjata tersebut merupakan salah satu senjata yang sakral. Senjata Mandau mempunyai bentuk yang menyerupai parang dengan panjang sekitar 50 cm. 

Senjata mandau sendiri terdiri dari banyak jenis, tetapi jika dilihat dari kelengkungan bilahnya, maka terdapat 2 jenis Mandau, Yakni ada bilah lurus dan juga ada bilah yang condong ke belakang. 

Adapun jenis dari Mandau yang pertama adalah Mandau Ilang. Mandau tersebut mempunyai bentuk bilah mandau yang lurus, sedangkan jenis yang kedua adalah Mandau Langgi Tinggang yakni Mandau yang mempunyai bentuk bilah Mandau dengan condong ke belakang.

Kemudian terdapat juga Mandau Naibur, yakni Mandau yang mempunyai pengait dan juga ada Mandau Pakaga dan Bayao yang mempunyai variasi sendiri. 

Berdasarkan bentuk hiasan yang ada pada Mandau, maka dapat juga diketahui ciri-ciri dari masyarakat Dayak tersebut. Hal ini dikarenakan terdapat berbagai suku Dayak, yakni Dayak Mbalan, Dayak Ngaju, Dayak Maanyan, Dayak Bahau, dan juga sub dari Suku Dayak yang lainnya. 

Ciri khas dari senjata ini adalah terdapat ukiran pada nikahnya yang tidak terlalu menonjol, tetapi mempunyai khas sendiri dari miliki suku Dayak. Bukan hanya ukuran, Mandau juga diberi tambahan lubang pada bilahnya dan akan ditutup dengan menggunakan tembaga atau emas.

Sedangkan sarung bilah mandau biasanya disebut dengan Kumpang.  Kumpang tersebut terbuat dari kayu yang dilengkapi dengan hiasan ukiran dan juga terikat dengan kantong dari kulit kayu. 

Sedangkan kantong tersebut biasanya diisi dengan pisau penyerut dan juga kayu gading yang dipercaya oleh masyarakat bisa menolah hewan buas. Mandau biasanya akan disarungkan ke lumpang dan diikat ke pinggan menggunakan jalinan rotan.

  • Bujak

Senjata Tradisional Bujak
Senjata Tradisional Bujak
https://asset.kompas.com/

Bujak merupakan senjata tradisional yang mirip dengan tombak. Bedanya adalah tangkai dari senjata Bijak terbuat dari kayu Ulin dengan mata besi yang terbuat dari besi. Untuk ukuran dari panjang bijak yakni sekitar 3 meter. 

Masyarakat Dayak biasanya akan memberikan racun berupa getah dari pohon ipuh dengan tujuan agar senjata dapat lebih mematikan. Penggunaan dari senjata ini biasanya digunakan untuk berburu hewan. 

Bijak juga mempunyai kait yang berada di ujungnya atau biasanya disebut dengan serepang yang biasanya digunakan oleh masyarakat untuk menangkap ikan.

  • Gayang

Senjata Tradisional Gayang
Senjata Tradisional Gayang
https://restuemak.com/

Gayang merupakan senjata tradisional dari suku Dayak Kadazandusun. Senjata ini berbentuk seperti Mandau. Tetapi perbedaan dari kedua senjata tersebut terletak dari model bilah dan juga sarung parang yang melengkung seperti Parang Ilang dari Dayak Iban. 

Bukan hanya itu, ukuran dari kedua senjata tersebut juga berbeda. Karena ukuran dari bilah yang lebih panjang daripada senjata Mandau. 

Senjata tersebut biasanya dihubungkan dengan kekuatan-kekuatan supranatural, hal tersebut dikarenakan pada saat proses pembuatan harus melakukan beberapa ritual tertentu.

  • Sumpit

Senjata Tradisional Sumpit
Senjata Tradisional Sumpit
https://indonesiakaya.com

Sumpit atau sipet merupakan senjata tradisional Kalimantan Timur yang biasanya digunakan dengan cara ditiup dengan maksud untuk mengeluarkan mata sumpit. Senjata tradisional ini biasanya digunakan oleh masyarakat untuk keperluan misalnya berburu, atau digunakan sebagai senjata dalam pertempuran perang. 

Sumpit tersebut dibuat dengan menggunakan bahan dari bilah bambu atau batang kayu yang berongga, sedangkan anak sumpit atau yang biasanya disebut dengan damek tersebut terbuat dari bilah bambu yang mempunyai ukuran kecil, lidi aren atau dirap. 

Panjang dari sumpit mencapai sekitar 1,5 hingga 2 meter, hak tersebut dikarenakan agar keunggulan dari sumpit bisa lebih maksimal. Keunggulan senjata ini adalah bisa menembak dengan jarak jauh sekitar 200 meter, dan tidak mengeluarkan suara sama sekali. 

Dalam adat Dayak, senjata ini juga dibuat sebagai mas kawin. Sedangkan pada masa modern, senjata ini biasanya digunakan untuk perlombaan. Hal ini bisa dilihat pada saat Festival Erau, Tenggarong, Kalimantan Timur.

  • Telawang atau Perisai

Senjata Tradisional Telawang Atau Perisai
Senjata Tradisional Telawang atau Perisai
https:///borneochannel.com

Telawang atau perisai merupakan senjata tradisional Kalimantan Timur yang mempunyai banyak sebutan. Seperti Telabang atau kelembit. Senjata ini biasanya digunakan oleh masyarakat sebagai pelindung diri dari segala serangan musuh yang datang pada saat terjadinya peperangan. 

Senjata ini terbuat dari kayu pelantan atau pelai, yang merupakan kayu kuat tetapi ringan. Kayu tersebut dibentuk dengan menyerupai bentuk prisma dengan lebar sekitar 30 hingga 50 cm dengan panjang 1,5 hingga 2 meter. 

Didalam senjata ini juga dilengkapi dengan pegangan, hal tersebut dimaksudkan agar penggunanya bisa menggenggam dengan nyaman. Sedangkan pada bagian depan dibentuk menyerupai atap rumah dengan ukiran khas Dayak.

  • Dohong

Senjata Tradisional Dohong
Senjata Tradisional Dohong
https://wisata-kuliner-0001-elipriyatna.blogspot.com

Dohong merupakan senjata tradisional Kalimantan Utara dengan bentuk yang menyerupai keris, tetapi senjata ini mempunyai ukuran yang lebih besar. Dohong juga mempunyai sisi mata uang tajam, dengan pegangan yang terbuat dari tanduk kerbau yang sudah mati. 

Tetapi sangat disayangkan, senjata ini sudah hampir tidak ada orang yang mengenalnya. Jika ada yang punya, maka mereka hanya menggunakan senjata ini sebagai benda pusaka. Hal ini karena bentuk yang juga sudah tidak memungkinkan untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari. 

Tetapi pada acara tertentu, senjata ini akan dikeluarkan dari sarung oleh para tetua adat yang memang mempunyai senjata tersebut. Biasanya hanya kepala suku yang boleh mempunyai dan juga menggunakan doyong ini. 

Pada zaman sekarang, senjata ini sangat susah ditemukan. Bahkan untuk dikalangan masyarakat Dayak sendiri.

  • Lonjo atau Tombak

Senjata Tradisional Lonjo Atau Tombak
Senjata Tradisional Lonjo atau Tombak
https://www.boombastis.com

Lonjo atau Tombak merupakan senjata tradisional Kalimantan timur, biasanya senjata ini digunakan untuk berburu atau berperang senjata ini mempunyai bentuk ujung yang runcing dan panjang. Ujung tombak juga terbuat dari besi tempat yang akan diasah hingga tajam. 

Pegangan dari senjata ini terbuat dari kayu dan bambu, sedangkan untuk menyatukannya adalah dengan cara besi dan bambu disambungkan dengan menggunakan rotan.

Biasanya masyarakat Dayak akan menyambungkan dengan anyaman rotan. Hal ini dikarenakan anyaman tersebut sangat kuat dan juga tahan lama. Bahkan dari kepercayaan masyarakat Dayak sendiri, Londo mempunyai energi yang dalam dan bisa membuat pemiliknya lebih kuat.

Pada gagang senjata ini juga ada hiasan, sehingga membuat senjata tersebut lebih menarik.

Baca Juga: Senjata Tradisional
  • Keris

Senjata Tradisional Keris
Senjata Tradisional Keris
https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/

Keris juga merupakan salah satu senjata tradisional Kalimantan timur. Keris ini merupakan benda pusaka dari kerajaan Kutai. Senjata tersebut biasanya digunakan untuk pelengkap dari upacara penobatan Sultan Kutai Kartanegara. Jika ingin melihat senjata keris ini, maka anda bisa mendatangi museum Mulawarman Kutai Kartanegara yang ada di lantai dua.


Penutup

Demikianlah penjelasan tentang Senjata Tradisional Kalimantan Timur, dimana masing-masing senjata pasti memiliki fungsi dan juga keunikan masing-masing. 

Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan dari para pembaca. Semoga bisa dipahami dengan baik tentang Senjata Tradisional Kalimantan Timur!


Senjata Tradisional Kalimantan Timur
Sumber Refrensi:

https://gpswisataindonesia.info/senjata-tradisional-kalimantan-timur/
https://keluyuran .com/senjata-tradisional-kalimantan-timur/
https://neprona.com/senjata-tradisional-kalimantan-timur/

Default image
FITRI
"Menulis menjadi sebuah solusi dalam menuangkan beban yang tak pernah tersampaikan lewat sebuah ucapan"

Leave a Reply

error: Content is protected !!