Senjata Tradisional Sumatera Utara

Senjata Tradisional Sumatera Utara – Provinsi Sumatera Utara merupakan wilayah yang berbatasan secara langsung dengan provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

Pada provinsi tersebut dikenal dengan sebutan atau julukan sebagai provinsi yang mempunyai banyak produk yang dihasilkan dari berbagai suku. 

Salah satu kebudayaan yang saat ini masih ada di provinsi Sumatera Utara adalah tari tradisional, senjata tradisional, rumah adat dan masih banyak lagi. Tapi kali ini kita akan membahas tentang Senjata Tradisional Sumatera Utara.

Lalu apa saja macam-macam senjata tradisional yang ada di Sumatera Utara? Simak penjelasan 13 Senjata Tradisional Sumatera Utara, Gambar dan Penjelasannya tersebut dibawah ini!


Macam-Macam Senjata Tradisional Sumatera Utara 

Apakah kalian tau, ternyata Sumatera Utara masih mempunyai senjata tradisional yang masih eksis hingga sekarang. Lalu apa saja Macam-Macam Senjata Tradisional Sumatera Utara dan seperti apa gambarnya? Simak penjelasan dibawah ini ya!

  • Hujur Siringis

Senjata Tradisional Hujur Siringis
Senjata Tradisional Hujur Siringis
https://berbol.co.id

Hujur Siringis merupakan senjata yang berasal dari Sumatera Utara dengan memiliki bentuk menyerupai tombak atau senjata utama yang biasanya digunakan oleh para prajurit dari kerajaan Batak pada zaman terdahulu.

Senjata ini terbuat dari kayu yang ringan, namun kayu tersebut kuat dan dilengkapi dengan sebuah pisau runcing yang ada pada bagian ujungnya. Senjata tersebut selain digunakan untuk berperang, tetapi juga digunakan sebagai alat untuk pembuka mata air.

  • Piso Gajah Dompak

Senjata Tradisional Piso Gajah Dompak
Senjata Tradisional Piso Gajah Dompak
https://pariwisataindonesia.id

Senjata Tradisional Pisau Dompak merupakan senjata yang berasal dari suku Toba yang berada di  daerah kabupaten Samosir, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Dairi, dan Simalungun. 

Piso tersebut berasal dari bahasa batak, yakni piso yang mempunyai arti pisau, sedangkan gajah dompak mempunyai arti ukiran gajah yang ada pada senjata tersebut. 

Senjata ini juga mempunyai filosofi yang gagah dan melambangkan tentang keperkasaannya. Biasanya piso tersebut hanya dimiliki oleh orang-orang yang merupakan keturunan dari raja. 

Itulah yang menyebabkan jumlah dari piso sangat terbatas, karena piso tersebut juga diyakini sebagai pusaka dari kerajaan Batak pada saat masa pemerintahan dari Raja Sisingamangaraja I. Piso tersebut juga diyakini mempunyai kekuatan supranatural yang dapat memberikan kekuatan spiritual kepada pemilik piso tersebut. 

Sebenarnya belum ada catatan dari sejarah yang menerangkan kapan senjata tradisional tersebut menjadi pusaka dari kerajaan Batak. Tetapi menurut beberapa penelusuran yang ada bahwa Poso tersebut memang berkaitan dengan masa kepemimpinan dari Raja Sisingamangaraja I.

  • Piso Karo

Senjata Tradisional Piso Karo
Senjata Tradisional Piso Karo
https://i0.wp.com/perpustakaan.id/

Piso Karo merupakan senjata yang berasal dari provinsi Sumatera Utara. Bentuk dari piso tersebut adalah hampir sama dengan piso gading. Salah satu perbedaannya adalah pada bagian gagangnya. Jika puso gading gagangnya terbuat dari ukiran gading gajah, maka piso karo bagian gagangnya hanya terbuat dari bahan kayu tanpa adanya ukiran. 

Keunikan dari senjata Piso Karo adalah pada bagian ujung pegangannya bercabang, bukan hanya itu pada bagian sarung juga dilengkapi dengan suasa dan juga perak sebagai pamor.

  • Piso Sitolu Sasarung

Senjata Tradisional Piso Sitolu Sasarung
Senjata Tradisional Piso Sitolu Sasarung
https://milenialjoss.com

Piso Sitolu Sasarung merupakan pisau yang memiliki filosofi yang melekat dalam kehidupan masyarakat Batak. Piso sitolu sasarung merupakan piso yang di dalam 1 sarung terdapat 3 mata pisau.  

Piso tersebut merupakan lambang dari kehidupan orang batang yang telah menyatukan 3 benua yakni, benua  tonga, benua atas, dan juga benua bawah. 

Piso tersebut juga melambangkan Debata Natolu, Batara guru menjadi kebijakan, Batara Sori yang menjadi keimanan dan kebenaran, Bayaran Bulan menjadi kekuatan tetap yang terus menyertai suku Batak di dalam kehidupan sehari-hari.

  • Piso Gading

Senjata Tradisional Piso Gading
Senjata Tradisional Piso Gading
https://asyraafahmadi.com

Piso Gading merupakan senjata yang menjadi ciri khas dari masyarakat Toba. Piso tersebut bukanlah piso sembarangan, melainkan senjata yang hanya akan dimiliki oleh seorang raja. Senjata tersebut berupa pedang dengan bila yang sangat tajam. 

Senjata ini merupakan senjata yang berbentuk pedang dengan sedikit melengkung dan biasanya juga termasuk kedalam senjata yang beracun dengan racun yang dimiliki sangat mematikan. Racun tersebut dapat menyerang sistem saraf dari otak, yang kemudian akan melemahkan otak, dan juga dapat menyerang jantung. 

Senjata tersebut biasanya dibuat oleh datu atau juga disebut dukun. Racun yang berada di dalam pedangnya bernama racun nipu, yakni racun tersebut akan dioleskan pada bagian ujungnya senjata yang runcing. Biasanya racun tersebut berasal dari tumbuhan di hutan dan diramu oleh dukun.

  • Piso Toba

Senjata Tradisional Piso Toba
Senjata Tradisional Piso Toba
https://www.mantabz.com

Senjata Piso Toba merupakan senjata yang berasal dari kebudayaan suku Batak, Sumatera Utara. Bentuk dari senjata ini adalah lebih kecil jika dibandingkan dengan Poso Batak lainnya. Dengan memiliki bentuk gagang yang melengkung kedalam, hal tersebut memudahkan dalam dalam memegang senjata.

  • Piso Tumbuk Lada

Senjata Tradisional Piso Tumbuk Lada
Senjata Tradisional Piso Tumbuk Lada
https://correcto.id/

Senjata Tumbuk Lada merupakan senjata yang sering digunakan untuk peperangan dan juga pertempuran, terutama pertempuran jarak dekat. Senjata tersebut dapat dipegang dengan dua jenis genggaman yakni bisa dengan mata kebawah atau dengan mata ke atas. 

Tetapi pada saat ini, senjata tersebut lebih banyak digunakan sebagai perhiasan atau menjadi pusaka yang digunakan dalam upacara adat

  • Piso Silima Sarung

Senjata Tradisional Piso Silima Sarung
Senjata Tradisional Piso Silima Sarung
https://kitchenuhmaykoosib.com/

Piso Silima Sarung mempunyai filosofi yang dipercaya oleh suku Batak yang menganut kepercayaan animisme. Disebut sebagai piso silima sarung karena di dalam 1 sarung tersebut terdapat sebanyak 5 mata piso.

Di dalam pisau tersebut terdapat kehidupan dari manusia. Dimana menurut dari kepercayaan masyarakat suku Batak, manusia yang lahir kedunia akan memiliki 4 rog, kelima badan atau wujud.

  • Piso Sanaleggam

Senjata Tradisional Piso Sanaleggam
Senjata Tradisional Piso Sanaleggam
https://ramly-firman3160.blogspot.com

Piso Sanalenggam mempunyai bentuk yang menyerupai golok, karena bentuk dari senjata tersebut lebih lebar jika dibandingkan dengan senjata yang lainnya. Mempunyai mata pedang yang lebih lebar dengan gagang pedangnya yang terbuat dari kayu dengan ukiran. 

Terdapat logam kuning yang ada pada bagian ujung dari gagangnya. Gagang tersebut memiliki ukiran yang berbentuk seorang pria sedang menunduk, atau mirip dengan ukiran pada suku Maya.

Sarung senjata ini juga mirip dengan sarung golong, yakni memiliki bentuk yang lebar dan datar. Pada zaman dahulu senjata ini digunakan untuk berperang dan juga untuk alat berburu.

  • Tunggal Panaluan

Senjata Tradisional Tunggal Panaluan
Senjata Tradisional Tunggal Panaluan
https://asset.kompas.com

Tunggal Panaluan mempunyai senjata dengan bentuk seperti tongkat yang sering digunakan oleh suku Batak dan juga diyakini memiliki kekuatan gaib yang dapat menurunkan hujan, menahan hujan, mengobati penyakit, menolak adanya wabah dan bala, menangkap pencuri, dan membantu dalam pertempuran.

Secara fisik serangan yang dihasilkan dari senjata tersebut dapat memberikan dampak yang serius, dan senjata ini biasanya sering digunakan untuk menyerang lawan. Senjata tongkat ini juga mempunyai ukiran relief-relief patung dengan dihiasi oleh bulu-bulu halus. 

Masyarakat Batak Toba mempunyai keyakinan, yakni jika melumpuhkan musuh maka tak perlu dengan bersentuhan fisik. Karena mereka meyakini jika raja-raja sebelumnya telah menggunakan senjata ini untuk melumpuhkan lawan dengan menggunakan kekuatan mistis pada Tunggal panaluan.

Senjata ini memiliki sisi mistis yang sangat kenyat, dimana senjata-senjata tradisional akan disucikan  dengan ritual khusus.

  • Parang

Senjata Tradisional Parang
Senjata Tradisional Parang
https://milenialjoss.com

Parang merupakan senjata yang mempunyai bentuk hampir sama dengan pisau, bedanya hanya terletak pada bentuknya yakni lebih besar. Senjata ini dulunya digunakan untuk melindungi diri dari ancaman musuh pada saat berperang dan juga dari ancaman binatang buas. 

Tetapi pada zaman sekarang, parang digunakan oleh masyarakat untuk berkebun dan juga untuk menyembelih hewan. Senjata ini sangat mudah kita jumpai di pasar, hal tersebut dikarenakan senjata ini dipakai untuk pedagang daging hewan. 

Nama lain dari parang adalah golok dan juga memiliki banyak jenisnya. Ada yang hanya digunakan khusus untuk memotong daging dan ada juga yang digunakan khusus untuk memotong kayu yang ada di hutan. 

Bahan yang digunakan untuk membuat parang adalah besi baja. Dengan prosesnya dipanaskan sampai bisa dibentuk sesuai dengan standar dari ukuran parang itu sendiri. 

  • Meriam Puntung

Senjata Tradisional Meriam Puntung
Senjata Tradisional Meriam Puntung
https://awsimages.detik.net.id/

Meriam puntung terletak di Istana Maimun. Biasanya anak sekolah atau lembaga pendidikan akan mengajak para siswanya untuk berkunjung ke istana tersebut. Hal tersebut dapat membuktikan bahwa senjata tradisional di Sumatera juga ada yang berbentuk meriam.

  • Piso Halasan

Senjata Tradisional Piso Halasan
Senjata Tradisional Piso Halasan
https://asyraafahmadi.com

Piso Halasan merupakan piso yang berasal dari wilayah Tapanuli Utara, Batak Sumatera Utara. Pada umumnya piso tersebut hanya dipunyai oleh pemimpin dari Batak yang sudah mempunyai otoritas hingga di tingkat bius. 

Senjata tersebut melambangkan kebesaran dari orang Batak Hasangapon bagi dirinya yang dapat membawa manfaat bagi orang banyak, menegakkan hukum yang adil dan juga memberikan jalan kehidupan bagi warga. 

Masyarakat tersebut cerdas dan mampu membatasi diri agar tidak terjerumus kepada kepentingan pribadi. Pisau adalah lambang kecerdasan, dan sarungnya merupakan hukum yang melakukan solam perbatasan dari hal yang dapat menjerumuskan kepada perbuatan yang dapat merugikan masyarakat sekitar.


Penutup

Demikianlah penjelasan tentang Senjata Tradisional Sumatera Utara, dimana masing-masing senjata pasti memiliki fungsi dan juga keunikan masing-masing. 

Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan para pembaca. Semoga bisa dipahami dengan baik tentang Senjata Tradisional Sumatera Utara!


Senjata Tradisional Sumatera Utara
Sumber Refrensi:

https://mantabz.com/nama-senjata-tradisional-sumatera-utara/
https://www.indonesiana.id/read/137759/10-senjata-tradisional-sumatera-utara-yang-perlu-anda-ketahui
https://opini.id/sosial/read-13196/10-senjata-tradisional-sumatera-utara-yang-penuh-makna

Default image
FITRI
"Menulis menjadi sebuah solusi dalam menuangkan beban yang tak pernah tersampaikan lewat sebuah ucapan"

Leave a Reply

error: Content is protected !!