Contoh Susunan Acara Halal Bihalal dan Teks MC Rundown Acara

Susunan Acara Halal Bihalal – Halal bihalal merupakan salah satu acara diadakan setelah hari raya Idul Fitri. Karena acara halal bihalal ini melibatkan cukup banyak orang.

Maka diperlukan sebuah susunan acara halal bihalal yang bisa membantu untuk memperlancar jalannya acara dan bisa sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan. 

Acara halal bihalal merupakan bentuk acara yang bertujuan untuk tetap melanjutkan tali silaturahmi terhadap sesama saudara dan juga keluarga besar.

Bukan hanya itu saja, acara halal bihalal juga bisa dilakukan untuk menjaga kerukunan antar sesama warga desa, sehingga banyak sekali yang memang menantikan acara ini.

Seperti pada penjelasan diatas, agar acara berlangsung dengan lancar, maka dibutuhkan susunan acara. Lalu apa saja susunan acara halal bihalal yang bisa dijadikan referensi? Langsung saja yuk, simak penjelasannya di bawah ini!


Contoh Susunan Acara Halal Bihalal RT atau Desa

Gambar Acara Halal Bihalal RT Atau Desa Slungkep Kayen.desa.id
kayen.desa.id

Acara halal bihalal merupakan salah satu bentuk acara yang dilaksanakan di desa, dimana tujuan melangsungkan acara tersebut adalah tidak lain untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama.

Dengan acara halal bihalal ini juga lah, kita bisa saling mengenal sesama tetangga yang memang tidak pernah ketemu karena keterbatasan waktu.

Tentunya, meskipun acara halal bihalal untuk RT dan Desa ini bisa dibilang dengan cukup sederhana, tapi tetap harus membutuhkan susunan acara agar halal bihalal bisa lebih tertib. Lalu apa saja susunan acara halal bihalal RT atau Desa tersebut? Langsung saja simak penjelasan berikut ini!


Rundown Acara Halal Bihalal

No. Susunan Acara Halal Bihalal
1 Muqodimah
2 Pembukaan
3 Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an
4 Sambutan Oleh Wakil Panitia Keluarga Besar
5 Sambutan Oleh Tuan Rumah Keluarga Besar
6 Penyampaian Tausiyah
7 Pembacaan Doa
8 Acara Ramah Tamah dan Makan Bersama
9 Penutupan

Teks MC Acara Halal Bihalal

Muqodimah

Pertama-tama adalah pembawa acara akan membawanya muqodimah. Muqodimah ini diawali dengan ucapan salam hormat kepada bapak RT dan juga seluruh warga yang ada di RT atau Desa tersebut. 

Selanjutnya, pembawa acara juga mengucapkan shalawat seperti acara pada umumnya. Kemudian dilanjutkan untuk membacakan berbagai macam susunan acara diantaranya sebagai berikut ini! 

  1. Pembukaan 
  2. Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an
  3. Sambutan yang disampaikan oleh ketua panitia
  4. Acara inti yakni ceramah agama
  5. Pembacaan doa
  6. Penutup

Pembukaan

Susunan acara pertama adalah pembukaan, dimana biasanya pembawa acara yang akan memimpin jalannya pembukaan tersebut. Pembukaan ini diawali dengan pembacaan basmallah.

Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an

Susunan acara yang kedua adalah pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dimana pembacaan ini biasanya akan menghadirkan seorang tilawah atau perwakilan dari panitia yang memang sudah dipercaya untuk membacakan ayat suci Al-Qur’an tersebut.

Sambutan Oleh Ketua Panitia

Susunan acara yang ketiga adalah sambutan-sambutan. Untuk penyampaian sambutan ini biasanya dilakukan oleh ketua panitia atau ketua RT.

Ceramah Agama

Susunan acara yang keempat adalah ceramah agama. Penyampaian ceramah agama biasanya akan disampaikan oleh ustadz yang sudah dipercaya, adapun tema yang diambil juga bisa disesuaikan dengan permintaan dari panitia.

Pembacaan Doa

Susunan acara yang kelima adalah pembacaan doa. Adapun pembacaan doa ini bertujuan agar acara yang sudah dilangsungkan bisa bermanfaat dan biasanya untuk pembacaan doa juga dipimpin oleh seorang ustadz pada saat pembacaan tausiyah tersebut.

Penutup

Acara yang terakhir adalah penutupan. Karena acara pembukaan diawali dengan membaca basmalah, maka acara penutupan akan diawali dengan membaca hamdalah, pembawa acara inilah yang bertugas untuk memimpin jalannya acara penutupan.


Contoh Susunan Acara Halal Bihalal Keluarga

Gambar Acara Halal Bihalal Keluarga
balingtan.litbang.pertanian.go.id

Halal bihalal juga bukan hanya dilangsungkan di desa, melainkan halal bihalal juga dilangsungkan bagi kalangan keluarga besar loh. Dimana tujuan acara halal bihalal keluarga besar juga berguna untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama keluarga. 

Dalam pelaksanaan acara halal bihalal keluarga ini juga dibutuhkan susunan acara loh. Lalu bagaimana sih susunan acara halal bihalal bagi keluarga ini? Langsung saja yuk simak penjelasan di bawah ini!

Rundown Acara Halal Bihalal Keluarga

No Susunan Acara Halal Bihalal Keluarga
1 Muqodimah
2 Pembukaan
3 Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an
4 Sambutan Oleh Wakil Panitia Keluarga Besar
5 Sambutan Oleh Tuan Rumah Keluarga Besar
6 Penyampaian Tausiyah
7 Pembacaan Doa
8 Acara Ramah Tamah dan Makan Bersama
9 Penutupan

Teks MC Acara Halal Bihalal Keluarga

Muqodimah

Pertama-tama pembawa acara membawakan sebuah muqaddimah yang kemudian dilanjutkan dengan mengucapkan salam hormat yakni sebagai berikut:

  1. Salam hormat kepada ketua pembina dari keluarga besar
  2. Salam hormat kepada tuan rumah
  3. Salam hormat kepada seluruh panitia
  4. Salam hormat kepada seluruh anggota keluarga besar yang hadir.

Selanjutnya apabila sudah, maka pembawa acara akan melanjutkan untuk membacakan shalawat kepada junjungan Nabi Muhammad SAW. dan selanjutnya pembawa acara melanjutkan untuk membacakan susunan acara diantaranya sebagai berikut ini!

  1. Pembukaan
  2. Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an
  3. Sambutan yang disampaikan oleh wakil panitia keluarga besar 
  4. Sambutan yang disampaikan oleh tuan rumah keluarga besar 
  5. Penyampaian tausiyah 
  6. Pembacaan doa
  7. Acara ramah tamah dan makan bersama
  8. Penutupan

Pembukaan

Susunan acara yang pertama adalah pembukaan. Dimana pembukaan ini akan dipimpin oleh pembawa acara yang diawali dengan membacakan basmallah atau membaca surat Al-fatihah.

Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an

Susunan acara yang kedua adalah pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an. Dimana untuk pembacaan ayat suci ini biasanya panitia akan menyewa seorang tilawah atau bisa juga seorang panitia yang memang mempunyai keahlian dalam membacakan Ayat Suci Al-Qur’an secara indah.

Sambutan Oleh Wakil Panitia Keluarga Besar 

Acara selanjutnya adalah penyampaian sambutan yang dibawakan oleh salah satu perwakilan dari panitia pelaksana keluarga besar.

Sambutan Oleh Tuan Rumah Keluarga Besar 

Apabila sambutan yang pertama dilakukan oleh wakil dari panitia, maka sambutan yang kedua akan dibawakan oleh tuan rumah yang kediamannya di tempati sebagai tempat untuk acara halal bihalal tersebut.

Penyampaian Tausiyah 

Acara selanjutnya adalah acara inti, dimana untuk acara inti ini biasanya dilakukan dengan membacakan tausiyah. Adapun yang bertugas untuk menyampaikan tausiyah adalah seorang ustadz, dimana beliau bisa menyampaikan tausiyah dengan topik yang masih berkaitan dengan silaturahmi.

Pembacaan Doa

Acara selanjutnya adalah pembaca doa, untuk pembacaan doa ini, bisa dipimpin oleh ustadz yang menyampaikan tausiyah atau bisa juga dengan ustadz yang berbeda. Semua itu tergantung hasil dari diskusi sebelumnya.

Acara Ramah Tamah dan Makan Bersama

Acara selanjutnya adalah acara untuk ramah tamah sekaligus makan bersama. Pada acara inilah semua keluarga besar bisa berbaur dan saling berbagi informasi dan juga pengalamannya.

Penutupan

Acara yang terakhir adalah acara penutupan. Apabila acara pembukaan tadi diawali dengan membacakan basmallah dan Al-Fatihah, maka acara penutupan biasanya ditutup oleh pembawa acara dengan membacakan Hamdallah.


Cara Menyampaikan Susunan Acara Halal Bihalal

Gambar Acara Halal Bihalal
medan.tribunnews.com

Bagi seorang yang bertugas untuk membawa acara tentunya mereka harus mempunyai mental yang kait. Bukan hanya itu saja, melainkan seorang pembawa acara juga harus memperhatikan beberapa hal. 

Lalu bagaimana cara untuk membawakan sebuah acara dengan baik dan benar? Langsung saja yuk, simak penjelasan di bawah ini!

  1. Seorang pembawa acara hendaknya tetap tenang dan santai, dimana usahakan juga seorang pembawa acara tersebut sudah menguasai panggung dan tentunya bisa mengambil hati dari para audience.
  2. Sampaikan acara dengan rileks, jangan menyampaikan dengan kaku karena hal tersebut bisa membuat para audiens akan cepat bosan.
  3. Selanjutnya tetap jaga percaya diri anda. Jangan anggap mereka ada, tetap fokus dan teruslah berfikir bahwa acara bisa berjalan dengan baik. 
  4. Alangkah baiknya sebelum membawakan acara, seorang pembawa acara menghafal teks atau membaca secara sekilas tentang susunan acara yang akan dibawakan.

Penutup

Demikianlah contoh susunan acara halal bihalal, dimana semua susunan acara tersebut bisa disesuaikan dengan konsep atau tradisi dari masing-masing daerah.

Semoga artikel ini bisa membantu kalian pada saat ingin membawakan sebuah acara dan semoga artikel ini juga bisa dipahami dengan baik!

Susunan Acara Halal Bihalal

Tinggalkan komentar