Contoh Susunan Acara Pernikahan : Rumah, Masjid dan Gedung

Susunan Acara Pernikahan – Susunan acara pernikahan merupakan salah satu hal yang sangat penting keberadaannya pada saat melangsungkan acara pernikahan.

Dimana susunan acara pernikahan tersebut haruslah dibuat dengan jelas dan juga secara terstruktur agar mudah dipahami oleh seseorang yang bertugas untuk membawa acara. 

Seperti yang kita tahu, bahwa pernikahan adalah salah satu momen bersejarah yang bahkan tidak pernah bisa terlupakan. Dimana acara pernikahan tersebut bisa dilaksanakan di berbagai tempat, ada yang melaksanakan pesta pernikahan di rumah, masjid hingga menyewa gedung. 

Meskipun acara pernikahan tersebut dilakukan di berbagai tempat, tetap dibutuhkan sebuah susunan acara. Apakah kalian sudah tahu bagaimana susunan acara pernikahan di setiap tempat tersebut? Langsung saja yuk, simak penjelasan di bawah ini!


Contoh Susunan Acara Pernikahan di Gedung

Susunan Acara Pernikahan Di Gedung
seputarpernikahan.com

Seperti yang kita tahu, pada zaman sekarang banyak sekali gedung-gedung yang juga dijadikan sebagai tempat untuk melangsungkan acara pernikahan. Hal ini dikarenakan gedung mempunyai tempat yang bisa menampung banyak tamu undangan dan juga tentunya lebih megah.

Biasanya orang yang menggunakan gedung ini adalah mereka yang berada dalam golongan keluarga atas. Banyak sekali konsep yang ditawarkan dan tentunya juga susunan acara pernikahan yang sangat beragam.

Tapi, bagi kalian yang ingin mengadakan acara pernikahan dan masih bingung susunan acaranya. Maka jangan khawatir, berikut ini kami sampaikan beberapa susunan acara pernikahan yang digunakan pada umumnya, penasaran kan? Langsung saja yuk simak penjelasan berikut ini!


Rundown Acara Pernikahan 

No. Susunan Acara Pernikahan 
1 Pembukaan
2 Kirab Pengantin
3 Pemberian Ucapan Selamat Kepada Kedua Mempelai
4 Mempersilahkan Tamu Undangan untuk Menikmati Hidangan
5 Acara Hiburan
6 Foto Bersama
7 Penutup

Teks MC Acara Pernikahan 

Pembukaan 

Seperti acara pada umumnya, dimana acara pernikahan di gedung juga diawali dengan pembukaan. Dimana pembukaan ini akan dipimpin oleh pembawa acara dengan mengucapkan terima kasih karena bisa meluangkan waktunya dan juga memanjatkan syukur karena prosesi akad sudah berjalan dengan lancar tanpa ada halangan.

Kirab Pengantin

Acara selanjutnya adalah kirab pengantin, dimana acara ini ditandai dengan penyambutan yang ditujukan kepada kedua mempelai pada saat memasuki lokasi pernikahan. Dimana keduanya akan berjalan beriringan untuk mencapai singgasana atau tempat pelaminan yang sudah disediakan.

Pemberian Ucapan Selamat Kepada Kedua Mempelai

Pada acara ini, tamu undangan akan dipersilahkan untuk maju ke depan guna memberikan ucapan selamat pada mempelai pria maupun mempelai wanita. Dimana selain mengucapkan selamat, para tamu juga bisa berfoto dengan kedua mempelai guna membuat kenang-kenangan.

Mempersilahkan Tamu Undangan untuk Menikmati Hidangan

Selanjutnya pembawa acara bisa mempersilahkan para tamu undangan yang sudah memberikan ucapan dan berfoto untuk menikmati hidangan yang sudah disediakan. Dimana selain menikmati hidangan, para tamu undangan juga bisa menikmati beberapa hiburan seperti alunan lagu yang dimainkan.

Acara Hiburan

Acara hiburan merupakan acara yang berguna untuk mengiringi para tamu undangan pada saat menikmati hidangan dan sesi berfoto. Dimana pada acara ini juga para tamu undangan bisa menyumbang lagu untuk kedua mempelai. 

Foto Bersama

Sebenarnya untuk cara foto bersama ini bisa dilakukan secara bersamaan dengan ucapan selamat tadi, tapi ada juga yang hanya memperbolehkan foto pada saat semua tamu undangan sudah mengucapkan selamat kepada kedua mempelai, hal ini tentunya akan berbeda-beda dan sesuai dengan konsep acara yang sudah ditentukan.

Penutup

Acara yang terakhir adalah penutup. Dimana acara penutup ini juga dipimpin oleh pembawa acara, pada momen inilah pembawa acara akan mengucapkan terima kasih kepada semua tamu yang sudah menghadiri pesta pernikahan sekaligus mengucapkan maaf apabila pada saat memandu acara ia melakukan kesalahan yang disengaja atau tidak disengaja.


Contoh Susunan Acara Pernikahan di Rumah

Susunan Acara Pernikahan Di Rumah
niajaniar.com

Seperti yang kita tahu, bahwa pernikahan bisa dilangsungkan di rumah loh. Tentunya untuk susunan acara pernikahan dirumah ini pasti berbeda pada setiap daerahnya, karena masing-masing daerah mempunyai adat istiadat tertentu. 

Meskipun pernikahan ini dilangsungkan di rumah, tapi tetap tidak akan merubah bentuk kesakralan dari arti pernikahan itu sendiri. Karena tempat berlangsungnya acara juga bisa dimana saja, meskipun nantinya akan terdapat perbedaan dalam bentuk susunan acaranya. 

Lalu bagaimana susunan acara pernikahan yang dilakukan di rumah tersebut? Langsung saja daripada kalian semakin penasaran, maka simak penjelasan berikut ini!

  1. Pertama-tama awal acara akan ditandai dari tibanya calon pengantin pria beserta rombongan keluarga besar di kediaman pengantin wanita. Dimana pada saat tiba tersebut, keluarga besar dari mempelai wanita akan menyambut kedatangan sang besan dengan ramah disertai senyuman .
  2. Acara selanjutnya dilakukan dengan pembawa acara untuk membuka acara tersebut. 
  3. Selanjutnya perwakilan dari keluarga calon mempelai pria akan menyampaikan tujuan dari kedatangan keluarga besar beserta rombongan ke kediaman pengantin perempuan. Maksudnya disini adalah perwakilan calon mempelai pria menyampaikan atau lebih tepatnya meminta izin untuk menikahkan anak mereka (mempelai pria) kepada pasangannya.
  4. Selanjutnya perwakilan dari keluarga mempelai wanita akan menjawab maksud dan tujuan dari mempelai pria.
  5. Pembawa acara bisa mempersilahkan para rombongan keluarga besar dari mempelai pria untuk menempati tempat yang sudah disediakan.
  6. Pembawa acara akan mempersiapkan beberapa hal untuk sesi Ijab Kabul.
  7. Kemudian, dilanjutkan dengan membacakan Ayat Suci Al-Qur’an beserta dengan terjemahannya.
  8. Acara selanjutnya adalah serah terima mas kawin dan juga langsung berlanjut pada sesi pemasangan cincin kawin yang dilakukan oleh masing-masing mempelai.
  9. Acara ijab kabul telah selesai. 
  10. Acara selanjutnya beralih ke tradisi adat, yakni sungkeman yang dilakukan oleh pengantin pria dan pengantin wanita yang kemudian dilanjutkan dengan kedua mempelai menempati tempat atau singgasana yang sudah disediakan.
  11. Apabila masing-masing pengantin sudah menempati tempat yang sudah disediakan, maka pembawa acara bisa mempersilahkan kepada masing-masing perwakilan keluarga untuk memberikan sambutan-sambutan.
  12. Tentunya, agar acara bisa berkah dan agar rumah tangga dari sang pengantin bisa rukun dan damai, maka acara dilanjutkan dengan pembacaan doa. Dimana untuk pembacaan doa ini dilakukan oleh seorang ustadz yang sudah diberi amanah.
  13. Acara selanjutnya adalah tamah tamah, dimana pada acara ini bisa dilakukan dengan saling mengobrol antar sesama anggota atau bahkan bisa berfoto bersama.
  14. Bagi para tamu undangan yang masih menunggu antrian untuk berfoto, mereka bisa menunggunya dengan memakan hidangan yang sudah disediakan oleh keluarga dari mempelai wanita.
  15. Acara terakhir adalah acara penutupan, dengan harapan semua prosesi rangkaian acara tersebut bisa memberikan berkah bagi semua keluarga dan tamu undangan.
Baca Juga: Susunan Acara Sosialisasi

Contoh Susunan Acara Pernikahan di Masjid

Susunan Acara Pernikahan Di Masjid
aa.com.tr

Apabila pada penjelasan diatas kita sudah membahas tentang susunan acara pernikahan yang diadakan di rumah. Maka berikut ini merupakan susunan acara pernikahan yang dilakukan di masjid, penasaran kan? Langsung saja yuk simak penjelasannya berikut ini!

  1. Seperti prosesi pernikahan pada umumnya, dimana acara diawali dengan sang pembawa acara yang akan membuka acara tersebut.
  2. Selanjutnya pembawa acara akan menyiapkan prosesi ijab kabul, sesuai dengan tempatnya yakni prosesi dilakukan di dalam masjid.
  3. Acara selanjutnya adalah membacakan ayat suci Al-Qur’an yang dilengkapi dengan membaca terjemahan.
  4. Selanjutnya, setelah pembacaan ayat suci tersebut, barulah prosesi ijab kabul akan dilakukan. Dimana proses ijab kabul tersebut dipimpin oleh petugas KUA setempat.
  5. Apabila acara ijab kabul telah berjalan dengan baik, maka acara selanjutnya adalah dengan menyerahkan dan juga menerima mas kawin dari mempelai pria.
  6. Kedua mempelai yakni mempelai pria akan memasangkan cincin kepada mempelai wanita, begitu pula sebaliknya yakni mempelai wanita memasangkan cincin kepada mempelai pria.
  7. Apabila sudah, maka bisa dinyatakan bahwa rangkaian prosesi ijab kabul telah berjalan dengan baik.
  8. Selanjutnya acara akan dilanjutkan dengan prosesi sungkeman. Dimana sungkeman ini akan dilakukan oleh kedua mempelai yakni mempelai pria dan wanita kepada kedua orang tua mempelai.
  9. Agar kedua mempelai bisa menghadapi rumah tangga yang rumit nantinya, maka diberikan pula sebuah nasehat pernikahan dan juga membacakan doa agar kedua mempelai bisa melewati ujian rumah tangga kelak dengan baik.
  10. Acara selanjutnya adalah tamah tamah dan juga makan siang, dimana acara ini juga sama dengan pernikahan yang dilangsungkan di rumah yakni para tamu undangan akan bergantian untuk berfoto, kemudian tamu yang menunggu giliran berfoto bisa menikmati hidangan yang sudah disediakan.
  11. Acara yang terakhir adalah penutup, dimana acara penutup ini akan dipimpin oleh pembawa acara sekaligus sang pembawa acara meminta maaf apabila terdapat kesalahan dalam berucap atau tindakan.

Tentunya karena pelaksana susunan acara tersebut dilakukan di masjid, maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh semua tamu undangan yakni menghormati masjid dan juga lingkungan serta melepas alas kaki pada saat memasuki masjid tersebut. 

Bukan hanya itu saja, para tamu juga diharuskan untuk menjaga tingkah laku dan juga perkataan. Karena memang masjid adalah Rumah Allah SWT, maka dari itulah sangat penting untuk menjaga segala tutur kata ucapan dan juga tindakan.


Penutup

Demikianlah contoh susunan acara pernikahan baik di rumah, masjid hingga gadung. Dimana susunan acara pernikahan tersebut sebagian besar mempunyai kesamaan yang membedakan hanya tempat dan juga konsepnya yang berbeda.

Semoga artikel ini bisa dijadikan referensi bagi para pembaca yang sedang ingin mengadakan prosesi pernikahan dan juga semoga artikel ini bisa diterima dan dipahami dengan baik oleh para pembaca sekalian.

Susunan Acara Pernikahan

Tinggalkan komentar