Contoh Susunan Acara Resmi dan Teks MC Rundown Acara

Susunan Acara Resmi – Apakah kalian sudah tahu, bahwa ternyata susunan acara dibagi menjadi dua jenis loh, yakni susunan acara resmi dan susunan acara tidak resmi, atau yang biasanya kita kenal dengan nama susunan acara formal dan susunan acara informal.

Sebenarnya kedua susunan acara tersebut hanya berbeda pada penggunaan gaya bahasa dan juga susunan acaranya. Tapi, pada kesempatan kali ini. Kita hanya akan membahas contoh susunan acara resmi saja. Apakah kalian penasaran? Langsung saja yuk, simak penjelasan di bawah ini!


Contoh Susunan Acara Resmi

Susunan Acara Resmi
rectmedia.com

Acara resmi merupakan sebuah acara yang biasanya diadakan oleh lembaga pemerintahan atau pemerintah. Sebenarnya bukan hanya itu saja sih, jadi acara resmi juga bisa digunakan untuk rapat perusahaan, lokakarya atau membicarakan sebuah permasalahan, acara seminar dan juga acara wisuda.

Dimana tentunya masing-masing bentuk susunan acara tersebut pasti mempunyai perbedaan. Baik dari segi letak masing-masing susunan acara hingga isi dari susunan acara tersebut. 

Sebenarnya dalam acara resmi bukan hanya susunan acaranya saja yang diperhatikan, melainkan penyelenggara juga harus memperhatikan tamu undangan, pakaian yang akan dipakai, ruangan tempat berlangsungnya acara dan masih banyak lagi yang lainnya.

Tapi, pada kesempatan kali ini, kita hanya akan membahas susunan acara resmi yang digunakan dalam acara seminar. Penasaran apa saja susunan acara resmi yang bisa dijadikan contoh untuk seminar tersebut? Langsung saja yuk simak penjelasan di bawah ini!

Rundown Acara Resmi

No. Susunan Acara Resmi
1 Pendahuluan dan Pembukaan
2 Menyanyikan Lagu Wajib Indonesia Raya
3 Penyampaian Sambutan Oleh Dekan Fakultas
4 Penyampaian Sambutan Oleh Ketua Panitia Seminar
5 Pembacaan Doa
6 Acara Inti
7 Penutup dan Doa

Teks MC Acara Resmi

Pendahuluan dan Pembukaan

Pembukaan dan pendahuluan pada umumnya merupakan salah satu bentuk awalan yang dilakukan oleh pembawa acara sebelum memulai acara pembukaan acara gathering. 

Dimana sebenarnya sapaan dan pembukaan tersebut juga sama dengan sapaan acara-acara bersifat formal yang lainnya, sapaan dan pembukaan ini dilakukan guna menyambut semua para peserta tamu undangan seminar. 

Berikut ini merupakan salah satu contoh bentuk  sapaan dan pembukaan yang bisa diterapkan pembawa acara untuk susunan acara pembukaan pelatihan.

” Assalamualaikum Wr.Wb.

Alhamdulillahirobbil ‘alamin washolatu wassalamu ‘ala asrofil anbiya i wal mursalin sayyidina muhammadin, wa’ala alihi wa ashabihi ajmain.

Sebelumnya yang kami hormati bapak dekan fakultas……yakni bapak……yang saya hormati bapak dan ibu dosen dari fakultas…..yang saya hormati para narasumber……(sebutkan masing-masing nama lengkap dengan gelarnya). 

Yang saya hormati ketua panitia seminar……yakni ananda…..serta tidak lupa para peserta seminar……yang berbahagia.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puja puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang memberikan rahmat serta hidayah-Nya sehingga kita bisa hadir dalam rangkaian proses acara seminar…..tanpa halangan suatu apapun.

Para hadirin yang dirahmati oleh Allah, selanjutnya, marilah kita panjatkan sholawat serta salam yang senantiasa tercurahkan kepada junjungan Nabi Besar kita Nabi Muhammad SAW. Karena beliaulah yang membimbing kita dari jalan kegelapan untuk menuju jalan yang terang benderang yakni Dinul Islam.

Selanjutnya, langsung saja untuk mempersingkat waktu, saya selaku pembawa acara akan membacakan susunan acara yang akan dilakukan pada hari ini. Berikut ini merupakan susunan acaranya!

  1. Susunan acara yang pertama adalah pembukaan.
  2. Susunan acara yang kedua adalah menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya.
  3. Acara yang ketiga adalah sambutan-sambutan, sambutan yang pertama akan disampaikan oleh bapak…..selaku dekan dari fakultas……
  4. Sambutan yang kedua akan disampaikan oleh ananda…..selaku ketua panitia seminar…..
  5. Acara yang kelima adalah pembacaan doa.
  6. Acara yang keenam adalah acara inti.
  7. Dan acara yang terakhir adalah penutup dan juga doa. 

Demikianlah serangkaian acara pada tanggal….bulan….tahun…. Langsung saja untuk mempersingkat waktu, marilah kita mengikuti susunan acara yang pertama pada hari pertama yakni pembukaan.

Agar acara seminar……bisa berjalan dengan lancar, marilah kita buka acara dengan bacaan basmalah dan Al-fatihah.”

Menyanyikan Lagu Wajib Indonesia Raya

Menyanyikan lagu wajib merupakan susunan acara yang kedua, dimana disini bukan hanya lagu Indonesia raya saja yang dinyanyikan, melainkan juga ada yang menyanyikan Hymne universitas dan juga mars fakultas. 

Pada susunan acara yang kedua ini, biasanya para tamu undangan juga disuruh untuk berdiri serta ada perwakilan dari panitia yang akan memimpin untuk menyanyikan lagu wajib tersebut.

Pembawa acara bisa melanjutkan susunan acara yang kedua seperti berikut ini!

“Terima kasih kami sampaikan, selanjutnya marilah kita memasuki acara yang kedua yaitu menyanyikan lagu wajib, diantaranya adalah Indonesia raya, hymne universitas…… Dan juga mars fakultas……para hadirin dimohon untuk berdiri.”

Penyampaian Sambutan Oleh Dekan Fakultas

Selanjutnya acara akan dilanjutkan yakni sambutan, dimana disini sambutan hanya akan disampaikan boleh dekan dari fakultas dan juga ketua seminar. Sebenarnya untuk penyampaian sambutan juga bisa disesuaikan, dengan keadaan, apakah hanya terdapat dua sambutan atau lebih. 

Disini pembawa acara akan mempersilahkan bapak dekan fakultas yang akan menyampaikan sambutan pertama. Pembawa acara bisa melanjutkan acara yang ketiga seperti berikut ini!

“Hadirin dipersilahkan untuk duduk kembali. 

Selanjutnya, marilah kita beralih ke acara yang ketiga yakni sambutan-sambutan. Sambutan yang pertama akan disampaikan oleh bapak …… Selaku dekan fakultas……. Kepada bapak…….(lengkap dengan gelar) waktu dan tempat kami persilahkan.”

Penyampaian Sambutan Oleh Ketua Panitia Seminar

Apabila sambutan yang pertama sudah selesai disampaikan, maka pembawa acara akan mengambil alih kembali acara dan mempersilahkan ketua pelaksana untuk menyampaikan sambutan yang kedua. 

Tetapi, hal yang perlu diingat adalah, sebelum mempersilahkan ketua pelaksana atau ketua panitia tersebut maju, maka diharapkan pembawa acara mengucapkan terima kasih terlebih dahulu kepada penyampai sambutan yang pertama.

Pembawa acara bisa melanjutkan acara yang keempat seperti berikut ini!

“Terima kasih atas sambutan yang sudah diberikan oleh bapak…… selanjutnya, sambutan yang kedua akan disampaikan oleh ananda…… selaku ketua panitia seminar……kepada ananda……waktu dan tempat kami persilahkan.”

Pembacaan Doa

Setelah penyampaian sambutan tersebut berakhir, maka susunan acara selanjutnya yakni pembacaan doa. Dimana tujuan pembacaan doa adalah agar acara yang akan diikuti nantinya bisa selalu lancar tanpa ada hambatan.

Pembacaan doa biasanya akan dipimpin oleh salah satu dosen agama atau bisa juga dari panitia seminar. Pembawa acara bisa melanjutkan acara yang kelima seperti berikut ini!

“Terima kasih atas sambutan yang sudah diberikan oleh ananda…… selanjutnya acara yang kelima adalah pembacaan doa yang akan dipimpin oleh ananda……kepada ananda……waktu dan tempat kami persilahkan.”

Acara Inti 

Apabila pembacaan doa telah selesai, maka acara inti dari seminar bisa dimulai. Disini biasanya akan terdapat 1 orang moderator dan notulensi, sehingga pembawa acara bisa mempersilahkan atau menyerahkan jalannya acara kepada moderator tersebut. Pembawa acara bisa mempersilahkan acara inti dimulai seperti berikut ini!

“Terima kasih ananda…..dengan doa tersebut, semoga acara seminar pada hari ini bisa berjalan dengan tertib dan lancar.

Selanjutnya, kita akan memasuki acara inti, yakni pemaparan dan juga diskusi serta tanya jawab. Acara inti pada hari ini akan dipandu langsung oleh ananda…..yang bertugas sebagai moderator, dan ananda…..yang bertugas sebagai notulensi. 

Acara inti akan dimulai pada tepat pukul 09.00 sampai dengan pukul 11.30. kepada ananda…..waktu dan tempat kami persilahkan.”

Penutup dan Doa

Penutup dan doa merupakan acara yang terletak pada paling akhir dalam susunan acara resmi. Dimana sebelum acara penutupan dimulai, maka pembawa acara akan terlebih dahulu mengambil acara dari moderator.

Disini, pembawa acara juga harus mengucapkan terima kasih kepada moderator serta bisa juga dengan menyampaikan kesimpulan diskusi yang sudah dilakukan. Pembawa acara bisa menutup acara seminar seperti berikut ini!

“Terima kasih kepada ananda…..yang sudah memandu acara inti pada hari ini dengan baik. Seperti yang kita tahu…….(kesimpulan acara inti).

Tidak terasa waktu sudah berlalu dan kita sudah berada di penghujung acara. Semoga ilmu yang sudah kita dapatkan pada seminar hari ini bisa bermanfaat bagi kita semua, kami juga mengucapkan terima kasih kepada para peserta seminar……yang sangat antusias untuk mengikuti acara seminar…..dari awal hingga akhir, terima kasih juga kepada bapak dan ibu dosen serta tamu undangan yang juga sudah bersedia hadir dalam acara seminar.

Semoga kita bisa bertemu kembali dalam acara seminar…..sekian dari saya, apabila terdapat kesalahan yang saya sengaja atau tidak sengaja, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

[/su_note]

Penutup

Demikianlah contoh susunan acara resmi. Semoga artikel ini bisa dijadikan referensi bagi para pembaca dan juga semoga bisa dipahami dengan baik oleh pembaca sekalian.

Susunan Acara Resmi

Tinggalkan komentar