Tari Hudoq Berasal dari Daerah? Sejarah, Properti dan Pola Lantai

Tari Hudoq – Tari Hudoq menjadi jenis tarian tradisional dengan unsur mistis yang cukup kental. Tarian ini sendiri merupakan tarian yang menunjukkan rasa syukur atas hasil panen yang telah didapatkan.

Pulau Kalimantan adalah pemilik asli dari kebudayaan tari ini dapat ditemukan. Tarian ini sendiri juga memiliki beragam keunikan yang dapat dilihat melalui pertunjukkan yang dilakukan para penari.

Namun, sebenarnya bagaimana sejarah tarian ini bisa tercipta? Simak ulasannya berikut untuk informasi lebih jelasnya:


Asal Usul Tarian Hudoq Berasal dari Daerah?

Sejarah Tarian Hudoq

Keberagaman budaya yang ada pada suku Dayak Kalimantan memang begitu banyak. Tentunya Tari Hudoq adalah satu diantaranya. Pada dasarnya Tarian Hudoq ini merupakan tarian yang berasal dari suku etnis Dayak tepatnya di Kalimantan Timur.

Kesenian tari ini menghadirkan keunikan pada penampilan penarinya yang memakai busana khas suku Dayak dengan properti yang khas seperti halnya topeng.

Kata Hudoq sendiri pada dasarnya bermakna menjelma. Hal inilah kemudian yang membuat penari Hudoq selalu menggunakan topeng dengan bentuk burung.

Namun, makna ini berbeda dengan anggapan masyarakat dimana Hudoq diartikan dengan 13 hama. Pada dasarnya hama yang dimaksud disini adalah hama yang seringkali merusak tanaman seperti halnya gagak, tikus dan lain sebagainya.


Sejarah Tarian Hudoq

Properti Tarian Hudoq

Seperti yang sempat dibahas sebelumnya bahwa Tari Hudoq merupakan tarian dari etnis suku Dayak Kalimantan Timur yang memiliki ciri khas busana serta propertinya. Gerakan yang unik dengan filosofi yang dimiliki juga menjadi ciri khas menarik dari tarian ini.

Tentunya unsur mistis dalam tarian ini juga menjadi ciri khas yang dapat ditemui dari tarian ini. Suku Dayak mempercayai bahwa roh para leluhur akan datang saat musim tanam tiba.

Jiwa leluhur yang datang ini sendiri biasanya disebut sebagai Jeliwan Tok Hudoq. Gerak tari yang dilakukan penari Hudoq pun dipercaya merupakan gerakan yang berasal dari para leluhur yang datang.

Hal inilah juga yang pada akhirnya membuat busana Tarian Hudoq dibuat sedemikian rupa untuk para penari. Konon katanya busana ini digunakan untuk menutupi wujud asli dari para leluhur sehingga tidak membuat takut masyarakat.

Tarian ini sendiri juga merupakan kesenian tari yang begitu kuat kaitannya dengan budaya adat. Khususnya bagi suku Dayak Bahau serta Dayak Modang. Melalui adanya tarian ini nantinya juga diharapkan dapat digunakan sebagai alat komunikasi dengan leluhur supaya bisa mengusir roh jahat.


Properti Tarian Hudoq

Gerakan Tarian Hudoq

Properti dalam tarian menjadi pelengkap yang begitu penting untuk memberikan daya tarik dalam pertunjukannya. Biasanya adanya properti ini digunakan untuk membuat penampilan penari lebih gagah ataupun anggun.

Ada pula properti yang digunakan untuk menjadi benda samaran pada wajah penari seperti halnya topeng. Pada Tari Hudoq ini sendiri properti utama yang digunakan tentu saja adalah topeng.

Biasanya para penari akan menggunakan topeng yang menggambarkan bentuk hama seperti halnya, tikus, burung juga babi. Pada kesempatan lain biasanya topeng ini juga menggambarkan perwujudan dari dewa maupun manusia.

Hal ini tentu akan membuat penampilan para penari tampak begitu istimewa dengan adanya topeng sebagai propertinya. Apalagi dengan adanya ukiran serta seni lukis unik khas suku Dayak pada topeng tersebut.

Nantinya properti ini akan menjadi pelengkap dari busana yang dikenakan oleh penari Hudoq. Kulit pohon serta rumbai daun pisang adalah bentuk kostum yang nantinya akan digunakan penari.

Hal ini tentunya juga menjadi ciri khas dimana setiap gerakan penari akan membuat rumbai ikut serta menari-nari mengikuti gerakan tubuh.


  Tari Bondan Berasal dari Daerah? Sejarah, Properti dan Pola Lantai

Pola Lantai Tarian Hudoq

Pola Lantai Tarian Hudoq

Tentunya pola lantai juga menjadi hal penting dalam setiap kesenian tari. Meskipun tidak semua tarian menggunakan pola lantai. Namun, pada Tarian Hudoq sendiri pola lantai juga menjadi bagian penting untuk mengatur pola gerak dari penari.

Tarian ini sendiri menggunakan dua jenis pola lantai dalam pertunjukannya. Nah, lalu apa saja sih pola lantai yang digunakan dalam tarian ini? Simak ulasan berikut untuk informasi lebih jelasnya:

 

1. Pola Garis Lurus

Pada pola lantai pertama yang digunakan dalam tarian ini adalah pola lantai garis lurus. Biasanya pola lantai satu ini akan dilakukan oleh penari pada awal pertunjukkan dimulai. Pola ini sendiri pada dasarnya bisa dilakukan secara horizontal maupun vertikal.

2. Pola Lingkaran

Pola lantai berikutnya yang seringkali digunakan adalah pola lantai lingkaran. Nantinya pola ini akan menjadi pola lantai yang dilakukan setelah jenis pola pertama selesai dilakukan.

Biasanya pola ini nantinya akan mengharuskan penari membentuk lingkaran dan menarikan gerakan sesuai dengan gerak yang telah ada.


Gerakan Tarian Hudoq

Asal Usul Tarian Hudoq Berasal Dari Daerah?

Gerakan dalam tarian ini tentunya juga menjadi ciri khas lain yang menarik untuk disimak. Melalui gerakan inilah nantinya filosofi dari tarian ini dapat tersampaikan dengan baik. Gerakan dalam tarian ini sendiri ada 4 gerakan utama yang dilakukan.

Mulai dari kaki, tangan hingga gerakan kepala akan dapat dilihat melalui lincahnya penari dalam menggerakkan tubuh. Nah, untuk mengetahui bagaimana gerakan yang ada dalam tarian ini, maka mari simak ulasan berikut:

1. Gerak Kepala

Pada gerakan pertama yang dapat dilihat adalah gerakan kepala yang dilakukan oleh penari Hudoq. Nantinya para penari akan menggerakkan kepala dengan cara mengangguk-angguk.

Namun, apabila topeng yang digunakan memungkinkan penari untuk membuka mulut, maka biasanya penari akan membuat suara khas. Melalui suara inilah nantinya tarian akan terasa lebih sakral.

2. Gerak Kaki

Gerakan kaki yang dilakukan oleh penari dalam Tari Hudoq ini nantinya juga akan menimbulkan suara hentakan yang khas. Hal ini dihasilkan dari gerakan menekuk lutut yang dilakukan penari. Pada tahap berikutnya penari akan melompat setinggi 30 cm kemudian mendarat ke tanah dengan hentakan kaki pada tanah.

Hal inilah kemudian yang menimbulkan suara hentakan serentak dalam tarian ini. Penari pun juga akan melangkah ke depan. Namun, dengan aturan melangkahkan kaki dengan menyilang sehingga membuat tubuh ikut serta bergerak ke kanan serta kiri.

3. Gerak Tangan

Tangan para penari tentunya juga akan digerakkan dengan begitu kompak dalam tarian ini. Biasanya penari akan menepukkan tangan pada lutut sehingga bisa menimbulkan suara khas karena adanya gesekan dengan kostum yang digunakan.

  Tari Kecak Berasal dari Daerah? Sejarah, Properti dan Pola Lantai

4. Gerak Memutar

Gerakan memutar yang ada dalam gerakan ini akan menjadi ciri khas lain serta momen pemanggilan roh. Nantinya pada gerakan ini penari akan berpencar membentuk 4 sudut berbeda. Tahap berikutnya penari akan kembali mendekat pada barisan dengan bentuk melingkar.

Pada kesempatan ini penari akan duduk bersila kemudian mulai melakukan ritual untuk memanggil arwah. Apabila roh leluhur telah datang nantinya akan ditandai dengan penari yang terlihat seakan tengah kesurupan. Penari akan kembali menari hingga roh leluhur kembali pergi.


Keunikan Tarian Hudoq

Fungsi Tarian Hudoq

Seperti yang diketahui bahwa Tari Hudoq menjadi tarian tradisional suku Dayak yang cukup unik dengan keberagamannya. Hal ini jugalah yang kemudian membuat tarian ini cukup sering dipentaskan tidak hanya dalam kesempatan pementasan daerah namun juga nasional. Lalu, apa saja sih keunikan dari tarian ini? Berikut 3 ulasannya:

1. Properti

Tentunya properti yang digunakan dalam tarian ini adalah ciri khas utama yang dapat dilihat dalam pertunjukkan Tari Hudoq. Adanya topeng dengan ukiran unik serta menggambarkan jelmaan makhluk lain tentu akan membuat penari tampak lebih unik.

2. Busana

Busana yang digunakan oleh penari tentunya juga menjadi keunikan lain yang dapat dilihat. Pemanfaatan kulit kayu serta daun pisang sebagai bahan utama pembuatan busana yang digunakan oleh penari akan membuat tarian tampak unik.

3. Gerakan

Tentunya gerakan dalam Tari Hudoq ini juga menjadi ciri khas lain yang dapat dilihat. Apalagi pada saat gerakan akhir dimana pola lingkaran dibuat. Pada gerakan ini nantinya penari akan mulai memanggil roh para leluhur supaya ikut serta menari dalam pertunjukkan Tarian Hudoq.


Fungsi Tarian Hudoq

Tari Hudoq

Sebagai tarian tradisional yang khas dari suku Dayak, Tarian Hudoq ini juga memiliki beberapa fungsi dalam pertunjukannya. Nah, lalu apa saja fungsi yang sebenarnya membuat tarian Hudoq ini begitu spesial untuk masyarakat Kalimantan Timur? Berikut 3 diantaranya:

1. Sarana Komunikasi pada Para Leluhur

Fungsi pertama dari tarian ini  sebagai sarana supaya bisa berkomunikasi dengan leluhur. Hal inilah yang kemudian membuat tarian ini akan memberikan pertunjukkan pemanggilan arwah pada tahap pertengahan pertunjukkan.

2. Sebagai Ungkapan Syukur

Hal lain yang menjadi fungsi tarian ini  sebagai ungkapan syukur masyarakat Dayak atas hasil panen. Inilah juga yang membuat properti topeng yang digunakan seringkali menggambarkan hama yang sering mengganggu tanaman.

3. Hiburan

Tentunya sebagai suatu karya seni tari untuk hiburan juga menjadi fungsi lain dari tarian ini. Biasanya tarian ini akan menjadi sarana hiburan bagi masyarakat awam di luar suku Dayak sendiri.


Penutup

Itulah tadi sekilas tentang Tari Hudoq yang menampilkan gerakan seni tari khas suku Dayak dengan berbagai keunikannya. Mulai dari properti, busana bahkan gerakan memanggil arwah akan menjadi ciri khas menarik dari tarian dari Kalimantan Timur ini.

Tari Hudoq