55+ Contoh Pantun Keluarga : Sakinah 2 4 Bait Lucu Bahagia

Pantun Keluarga

Pantun Keluarga – Terdapat pepatah yang mengatakan “Apapun masalahmu, keluargamu tak akan pernah meninggalkanmu”. Pepatah tersebut menggambarkan keluarga menjadi satu-satunya harta yang paling berharga saat di dunia.

Dengan adanya pantun keluarga ini menjadi salah satu bukti bahwa keluarga adalah harta yang tak ternilai. Tak ada yang dapat menggantikan tulusnya kasih sayang dan cinta dari keluarga.


Pengertian Pantun Keluarga

Sebenarnya pantun keluarga merupakan pantun modern yang membahas khusus mengenai hubungan di dalam keluarga. Sedangkan di dalam keluarga terdapat sosok ayah, ibu, kakak, adik, kakek, nenek dan lainnya.

Dari sosok-sosok mereka, kita dapat mengambil suatu pelajaran yang berharga. Dan diantara pelajaran tersebut yakni :

  • Sosok ayah telah mengingatkan kita untuk bisa menjadi seorang yang kuat sepanjang masa. Apapun situasinya, ayah akan selalu menjadi sosok penguat di dalam lingkungan keluarga. Dari sosok beliaulah secara tidak langsung telah mengajarkan semua orang untuk berusaha menjadi pribadi yang tegar, kuat, dan pantang menyerah.
  • Sosok ibu telah mengajarkan untuk selalu memberikan kasih sayang kepada semua orang. Ibu juga telah mengasihi dan mencintai keluarganya tanpa mengharapkan pamrih. Dengan adanya cinta kasih dari ibu dapat memberikan kehangatan dan keharmonisan kepada keluarga.
  • Sosok kakak akan mengajarkan bagaimana cara mengayomi adik-adiknya. Terkadang dari sosok kakak telah menunjukkan bahwa mengalah bukan berarti kalah. Tetapi mengalah adalah sikap bijaksana untuk menghindari perdebatan yang tidak diinginkan.
  • Dari adik kita belajar bahwa meskipun masih kecil setiap orang tetap harus menghargai dan menghormati hak dan kewajibannya. Sehingga dari adanya adik, manusia bisa belajar untuk saling menghargai tanpa memandang derajat dan latar belakangnya.
  • Dari kakek dan nenek kita mendapat pelajaran untuk selalu setia menemani orang terdekat di situasi apapun. Kesetiaan mahal harganya. Namun, kakek dan nenek telah menunjukkan bahwa setia menjadi kunci sebuah kelangsungan hidup keluarga.

Pantun yang dibuat khusus untuk keluarga ini bisa menunjukkan kasih sayang seseorang kepada keluarganya. Dengan adanya pantun keluarga ini sangat cocok untuk mereka yang sulit mengungkapkan rasa sayangnya kepada keluarga.

Pantun mengenai keluarga ini bisa disampaikan ke keluarga masing-masing disetiap harinya. Selain bisa melestarikan budaya bangsa, juga dapat meningkatkan keharmonisan kehidupan di keluarga.

Baca Juga: Pantun Kemerdekaan


Contoh Pantun Keluarga

Sebenarnya untuk membuat pantun keluarga tidak perlu terlalu baku atau harus sesuai dengan kaidah kebahasaan. Mengapa seperti itu? Karena pantun tersebut bertujuan untuk mengungkapkan bagaimana kasih sayang seseorang kepada keluarganya.

Sebenarnya, kasih sayang bisa diungkapkan dalam berbagai upaya. Dan untuk kali ini, rasa kasih sayang kepada keluarga dapat diungkapkan melalui pantun yang dibuat khusus untuknya.

Apabila kesulitan untuk membuat pantun bertema keluarga, maka berikut ini beberapa contoh mengenai pantun yang bertema keluarga :


1. Pantun Keluarga Islami

1. Pantun Keluarga Islami

Jenis pantun untuk keluarga ini khusus bertemakan agama islam. Agama menjadi sebuah pondasi penting dalam kehidupan keluarga.

Mengapa agama itu penting dalam keluarga? Karena dengan agama kita memiliki arah dan tujuan yang pasti untuk dicapai bersama keluarga.

Sedangkan untuk pantun ini biasanya berpesan mengenai bagaimana cara kehidupan di dunia dan akhirat. Sehingga, dari pantun ini bisa dijadikan pengingat akan hari akhir untuk setiap anggota keluarga.

Berikut contoh pantun tentang keluarga bertemakan islami diantaranya:

Anak panah yang teramat tajam

Jangan sampai terkena mata

Niat menikah karena–Nya

Untuk penyempurna ibadah kita

 

 

Di sungai ada kuda nil

Bunga di rawa merekah

Meskipun tinggal di gubuk mungil

Tapi dalamnya penuh berkah

 

 

Biji selasih di tepi telaga

Sering dimakan si anak kuda

Cinta ibu mengantar ke surga

Cinta saudara masa berada

 

 

Sejuk bunga dipandang mata

Sedikit kumbang yang menepi

Kasih ibu membawa ke surga

Kasih ayah takkan pernah mati.

 

 

Dorong papan ambil papan

Buah kenari dalam perahu

Apa diharap masa depan

Doa keluarga pohon restu

 

 

Buah semangka warna merah

Sedap dimakan oleh indah

Pada bapak ibu jangan marah-marah

Ingat akhirat terima musibah

 

 

Daun jatuh diatas tanduk

Ranting itu terpaksa merela

Seorang anak hidup di pondok

Demi kesuksesan di akhirat kelak

 

 

Tanah merah untuk batu bata

Jangan lupa gunakan air

Cintai anak tak ada ibu bapak

Agar pahalamu terus mengalir

 

 

Hujan badai membawa petir

Hujan gerimis membawa hatinya

Orang tuamu selalu menanti

Kunjungan doa dari keluarganya

 

 

Depan pagar ada kemangi

Kemangi subur hinggaplah lebah

Jika ibumu merestui

Hidupmu kan dipenuhi berkah

 

 

Daun bamboo saling berdesik

Batangnya menari-nari

Jika doa ibu berbisik

Hidupmu kan tentram abadi

Dari beberapa pantun di atas yang bertemakan agama tersebut, seakan telah mengingat seluruh insan untuk tetap menjaga keimanan.

Pasalnya, kehidupan didunia tidaklah kekal, sehingga semua manusia juga harus mempersiapkan diri untuk kehidupan selanjutnya.


2. Pantun Keluarga Selalu Bersatu

2. Pantun Keluarga Selalu Bersatu

Disaat seluruh keluarga bersatu, semua masalah akan mudah untuk dihadapi. Tak akan ada keluarga yang tega pergi meninggalkan disaat salah satu dari anggota keluarganya tertimpa musibah.

Dari sini kita belajar bahwa kerukunan dan persatuan dalam keluarga dapat membantu kita untuk saling menguatkan jika sedang ada masalah. Adapun contoh pantun mengenai keluarga yang selalu bersatu :

Bangun pagi karena upacara

Berdiri di bawah pohon

Keluarga akan selalu ada

Di saat situasi tersulit apapun

 

 

Habis satu ada angka dua

Habis tiga ada empatnya

Keluarga Bahagia tujuan kita

Hidup Bahagia selamanya

 

 

Coba memanjat pohon manga

Tertangkap dihantam batu

Terimakasih untuk keluarga

Selalu hadir sepanjang waktu

 

 

Mulai ujian di hari selasa

Duduk bersila di samping guru

Jangan lupakan keluarga

Mereka selalu menunggumu

 

 

Di hutan bertemu kera

Si kera suka makan dobel

Jika lelah merasuk dada

Kembalilah ke rumah asal

 

 

Padi dipanen lahir kegembiraan

Habis triwulan memeras keringat

Pentingnya kerjasama di perkumpulan

Kejaan diraih silahturahmi dierat

 

 

Bunga mawar layu mati

Kupu–kupu sedang bersendu

Hujan badai kan dilalui

Dengan keluarga yang bersatu

 

 

Taman hijau sedap dipandang

Kumbang–kumbang senang sekali

Keluarga satu enak dipandang

Buat iri hati sekali

 

 

Jalan–jalan beli kecapi

Anak udang sembunyi di kali

Sungguh berbunga suasana hati

Melihat ayah datang dari Bali

 

 

Buku basah terkena hujan

Tulisan kabur sudah terlanjur

Janganlah kau terus melamun

Bapak ibumu datang berkunjung

 

 

Daun pisang bukan daun jati

Daun jati bergetah merah

Jika hatimu bersedih

Cepat datanglah ke rumah

Setiap orang akan merasa kuat untuk menghadapi seluruh tantangan dunia. Asalkan keluarga selalu bersatu untuknya. Kekuatan keluarga yang akan menjadi bahan bakarnya untuk menaklukkan dunia.

Baca Juga: Pantun Kesehatan


3. Pantun Keluarga yang Berbahagia

3. Pantun Keluarga Yang Berbahagia

Keluarga adalah salah satunya tempat yang selalu berbagai kasih, suka, dan duka. Dan dengan keluarga semua orang pasti merasa bahagia. Untuk ayah, saat jiwa raga terasa lelah karena pekerjaan, ketika bertemu anak seluruh lelah tersebut seakan hilang.

Bertemu dengan seluruh keluarga, akan lahir kenyamanan dan kebahagiaan di hati setiap orang. Berikut pantun untuk keluarga yang bahagia diantaranya :

Ambil keris sultan pun murka

Memotong pohon yang lara

Apa gerangan bermasam muka

Bertemu anak hilanglah lara

 

 

Kembang tebu di dedaunan

Di terpa angin bertebangan

Sayang ingat ibu berpesan

Sayang abah patuh ajaran

 

 

Sudah menanti cukup lama

Hanya termenung tanpa bicara

Sabar menjadi tiang utama

Dalam menuju keluarga Bahagia

 

 

Kincir angin dihidupkan

Bergerak kea rah selatan

Berusaha saling membahagiakan

Harap terbit dibibir senyuman

 

 

Telah datang hari raya

Tinggalkan dulu mimum jamu

Jika denganmu ia Bahagia

Sukar untunya meninggalkanmu

 

 

Hidup sendiri di dalam hutan

Makan minum di balik ilalang

Jika lelah jiwa badan

Bertemu keluarga terasa hilang

 

 

Sepuluh tahun hidup di luar

Berimajinasi pulang ke rumah

Betapa hati tak gelegar

Menunggu bunda datang ke rumah

 

 

Sarung baru dari malaka

Jangan lupa beli tasbihnya

Melihat tawa di ayah bunda

Senangnya hati tak terkira

 

 

Sedap malam di vas bunga

Bunga matahari tumbuh berseri

Sungguh senang hati bunda

Melihat kakak pulang kemari

Dari pantun ini semua akan belajar bahwa kehadiran keluarga dapat membawa kebahagiaan. Mungkin saat selalu bertemu sering terjadi perselisihan dan terkadang mengharapkan kepergiannya.

Tetapi, percayalah saat orang tersebut jauh darimu, hati akan merasa rindu yang tak mampu dibendung.


4. Pantun Keluarga Besar

4. Pantun Keluarga Besar

Keluarga besar disini artinya keluarga yang tersusun dari seorang ayah dan ibu, anak, kakek dan nenek, paman dan bibi, sepupu, cucu, cicit, dan sebagainya.

Dari susunan keluarga ini disebut sebagai keluarga besar. Jika ingin menyampaikan pantun untuk keluarga besar, maka bisa menggunakan pantun berikut ini :

Senja datang buat kue putu

Putu matang enak rasanya

Hari raya yang ditunggu

Lepas rindu dengan keluarga

 

 

Pergi belanja ke toko batik

Dijalan bertemu anak itik

Di balik sifat yang baik

Ada keluarga yang mendidik

 

 

Ada kerbau di danau

Sedang lelah dari sawah

Tak ada yang lebih risau

Daripada keluarga di rumah

 

 

Paman pulang dari Bali

Bawa buah tangan pie susu

Sejauh adik pergi berlari

Ada ibu yang selalu menunggu

 

 

Pulang ke desa bersama paman

Jangan lupa bawa buah tangan

Saat nenek beri ciuman

Anak cucu senyum-senyuman

 

 

Pergi ke ladang dengan tok dalang

Upin ipin ikut menanam

Ketika rasa sedihmu datang

Peluk ibu terasa meredam

 

 

Anak madura pergi ke Bali

Bawa barang sekarung jala

Selalu rindu berkumpul kembali

Saat jauh dari sanak saudara

Setiap orang akan merasa kehangatan di tengah–tengah berkumpulnya keluarga besar. Barisan senyum akan selalu terukir di wajahnya.

Terkadang semburat kerutan menjadi tambahan hiasannya. Hal ini mengajarkan bahwa kehadiram keluarga besar akan menjadi pemberi kehangatan yang lebih di setiap hati insan di bumi.

Baca Juga: Pantun Kilat


5. Pantun Keluarga Harmonis

5. Pantun Keluarga Harmonis

Seluruh orang tentunya menginginkan sebuah keluarga yang harmonis. Dari keharmonisan ini akan membentuk jiwa anak yang lembut dan patuh.

Keharmonisan keluarga akan tercipta apabila masing–masing orang di keluarga saling menghargai dan menghormati. Oleh karenanya, terdapat beberapa pantun yang menggambarkan keharmonisan di dalam keluarga.

Apa sajakah itu? Simak beberapa pantun dibawah ini:

Berkemeja rapi kumis tipis

Kemeja rapi warnanya merah

Takkan ada yang lebih harmonis

Jika bukan saudara di rumah

 

 

Ada ikan di dalam kotak

Ikan di kotak buatan ibu

Tolak ukur keluarga yang baik

Tercipta keharmonisan setiap waktu

 

 

Ada paku ada pula palu

Hendak memaku sebatang kayu

Kakak adik yang selalu ganggu

Akan merindu suatu waktu

 

 

Jalan–jalan dengan mesin waktu

Mesin waktu berwarna biru

Harmonis itu akan dirindu

Tuk bahagia setiap waktu

 

 

Ada gajah ada serigala

Sedang bersiap cari mangsa

Kebahagiaan harus dijaga

Agar keluarga damai Sentosa

 

 

Di piring ada roti brownies

Roti brownis buatan ibu

Tak ada yang paling romantis

Jika bukan ayah dan ibu

Dari pantun keluarga yang harmonis ini membawa seseorang untuk mengartikan pentingnya keharmonisan dalam sebuah keluarga. Dari keluarga yang harmonis ini akan terbentuk jiwa–jiwa kecil yang terdidik akal dan budinya.

Karena keharmonisan keluarga dapat membuat hati tentram dan merasa nyaman di rumah. Sehingga anak-anak akan dengan senang hati mendengarkan nasehat ayah bundanya.


Penutup

Itulah mengenai beberapa pantun keluarga yang bisa menjadi salah satu solusi alternatif untuk mengungkapkan rasa kasih sayang kepada keluarga secara tak langsung.

Beberapa dari pantun diatas juga mengingatkan betapa pentingnya peran keluarga di hidup kita. Sehingga selalu jaga dan sayangi keluarga mu hingga akhir hayatmu di dunia.

Pantun Keluarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.