48+ Pantun Kilat Karmina : Contoh Struktur, Keunikan dan Penjelasan

Pantun Kilat Karmina– Pantun termasuk karya seni yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal. Selain untuk media pembelajaran, pantun juga bisa dipakai untuk hiburan atau menyampaikan pesan khusus. Jenis pantun sendiri beragam.

Salah satu yang paling populer adalah pantun kilat dengan berbagai konsep berbeda dan ciri khas uniknya. Jenis pantun ini tentunya berbeda dengan pantun lain, karena dari struktur dan cirinya sendiri juga berbeda.

Namun dari segi tema dan konsep, semua masih bisa dikaitkan dengan pantun ini. jadi, yang membedakan adalah poin ciri dan strukturnya. Pada pembahasan kali ini, semua poin tersebut akan masuk pada uraian ini:


Pengertian, Ciri, dan Struktur Pantun Kilat

Pantun kilat adalah salah satu bentuk pantun unik yang banyak dipakai untuk berbagai keperluan. Salah satu yang paling menonjol adalah sebagai sarana hiburan. Pantun ini sendiri biasa disebut dengan karmina atau pantun dua seuntai.

Sedangkan untuk definisinya, karmina adalah bentuk sastra lisan yang masuk dalam jajaran sastra Melayu. Ciri-ciri dari pantun ini beragam. Namun, ada beberapa perbedaan dengan pantun biasa atau pantun pada umumnya.

Ciri pertama ada pada jumlah barisnya yang hanya terdiri dari dua baris. Kemudian, sajak yang dipakai adalah a-a. Jadi, tidak ada penggunaan sajak campuran seperti a-b-a-b pada pantun jenis ini.

Tujuan dari pantun ini adalah untuk menyindir secara langsung. Jadi, pesan yang disampaikan tidak bertele-tele dan langsung pada intinya. Struktur pantun ini juga sudah jelas, hanya ada satu sampiran dan satu isi.

Semua karmina dengan tema berbeda pasti memakai patokan ini dalam pembuatan atau penggunaannya.

Baca Juga: Pantun Kocak


Kumpulan Pantun Kilat dengan Berbagai Tema

Karena pantun kilat ini juga termasuk pantun dengan berbagai tujuan pemakaian, maka tema yang bisa dipakai juga bermacam-macam. Tema yang bisa dipakai untuk karmina mulai dari tema jenaka, romantis, bijak, pendidikan, bahkan nasehat.

Semua ini bisa dipakai sebagai tema karmina. Berikut adalah kumpulan contohnya berdasarkan tema yang dipakai:


1. Pantun Kilat Jenaka

1. Pantun Kilat Jenaka

Contoh pantun kilat pertama adalah pantun yang memakai tema jenaka. Dengan pantun berkonsep seperti ini, maka penggunaannya bisa ditujukan sebagai sarana hiburan.

Pemakaian karmina seperti ini bisa mencairkan suasana dalam sebuah acara. Penasaran seperti apa saja contohnya? Berikut adalah urutan contohnya:

Pagi-pagi jalan ke kawasan Plekung

Kakak imut mirip jelangkung

Pergi pagi ketemu aki-aki

Itu wajah apa ujung kaos kaki

Antar teman bernama Yayan

Kamu jomblo pantas sendirian

Sandal terlempar hingga ke genteng

Aku pasti yang paling ganteng

Jajanan rakyat banyak yang suka

Anak muda masih gede kentutnya

Kaki panjang milik si kuda

Hai cowok, kurangi jika suka main mata

Pagi masak sore mencuci

Paman genit digoda orang banci

Makan nasi sambil ikat ketupat

Dulu jadi preman sekarang pindah ustadz

Malam hari suka berangan-angan

Cabai di gigi mengganggu pandangan

Burung berkicau tanda sudah pagi

Hai gigi kuning, ayo cepat mandi

Makan salak bersama buah jambu

Terlihat ompong ternyata juga bau

Naik mobil lawas merek Kijang

Kamu buang gas tidak bilang-bilang

Tidur beralaskan kelambu

Dasar kamu pura-pura tidak tahu

Daging sapi dicacah-cacah

Perut membuncit seperti gajah

Main kelereng sepuluh butir

Itu kentut atau sambaran petir?

Makan es campur dengan selasih

Dulu memang banci ternyata sekarang masih

Jalan-jalan ke Tunjungan

Makan banyak sampai kekenyangan


2. Pantun Kilat Romantis

2. Pantun Kilat Romantis

Jenis pantun kilat yang kedua adalah pantun yang memakai tema romantis. Dengan tema ini, maka karmina bisa dipakai untuk orang terkasih dengan berbagai situasi berbeda.

Jika ingin memakainya, maka pastikan untuk mengucapkannya dengan baik. Atau jika ingin dikombinasikan ulang, amak bisa langsung mencari diksi baru. Berikut beberapa contohnya:

Pergi berlibur dengan kereta

Apa aku salah jika jatuh cinta?

Makan ikan duri tertelan

Jika boleh, bisakah kita berkenalan?

Jamu sehat dan hangat setelah diramu

Bolehkan aku mencintaimu?

Panjangkan jari dan kuku

Jawablah segenap cinta suciku

Ikan basi masuk ke laci

Rasa rindu tulus bahkan cintaku suci

Ikan nila warna abu-abu

Beruntungnya orang yang mendapatkan dirimu

Bintang indah hanya muncul saat malam

Aku merindu sejak siang hingga malam

Anak sakit hingga kejang

Hanya wajahmu yang selalu terbayang

Anak kembar lepas ari-ari

Kamu memang cantik bak bidadari

Lari pagi membuat sakit di betis

Wanita manis tentu saja romantis

Sakit gigi hingga terasa

Sudah anggun baik pula hatinya

Kakek tua masih perkasa

Cantik hati memang luar biasa

Pagi malam sibuk bekerja

Bukan hanya anggun, tapi baik juga perangainya

Makan ketoprak di atas Kopaja

Jangan jadi pacar, tapi jadi pasangan hidupku saja

Makan soto asal kota Pati

Semua mata akan jatuh hati

Tertimpa busa sudah biasa

Jangan hanya berteman, ayo ke jenjang berikutnya

Seonggok kayu terlihat memar

Aku tunggu kamu melamar


3. Pantun Kilat Bijak

3. Pantun Kilat Bijak

Pantun kilat lainnya juga bisa dikombinasikan dengan tema kata-kata bijak. Jenis karmina ini, juga bisa dipakai untuk berbagai situasi. Asal pengucapannya baik, maka isi dan pesannya juga akan tersampaikan kepada pendengar atau pembaca.

Berikut adalah beberapa contoh karmina bijak yang bisa dipakai:

Burung gagak berkoar-koar

Meski kampungan tapi tetap pintar

Main sampai malam di rumah si Sita

Mata sudah terjaga maka hati akan tertata

Gerakan Saman memang indah agaknya

Pertanda baik lapang dadanya

Suka makan petai tanpa kulitnya

Yang ingin bermain pasti perhatikan akidahnya

Asah alat dan pisau belati

Pertanda iman adalah tepati janji

Minum kopi di saat senja

Hidup itu hanya sementara saja

Makan buah iris tipis di tangan

Ibadah itu acara paling menyejukkan

Kisah penjajah memang kejam

Dengan pedoman hidup akan tenteram

Cerita nenek bisa ditangisi

Hanya akhirat tempat paling abadi

Makan nasi dengan lauk biasa

Alasan mulut membuat badan binasa

Ada berita paling menggemparkan

Soal hati bukan untuk dimainkan

Makan jambu langsung dengan kulitnya

Harga dan materi bukanlah segalanya

Lalapan pinggir jalan ditambah tengiri

Bicara bohong pasti sampai berani mencuri

Kucing lari mengejar daun suji

Keberanian memang perangai terpuji

Sayur kangkung menyehatkan

Sabar memang kelakuan yang tak terkalahkan

Buah pisang berjenis raja

Hidup singkat hanya sementara saja

Ingat rumah ingat keluarga

Bermanfaat jika mengabdi di desa

Baca Juga: Pantun Kopi


4. Pantun Kilat Pendidikan

4. Pantun Kilat Pendidikan

Dengan tema pendidikan, pantun kilat juga bisa dibuat. Dengan tema satu ini, maka penggunaannya bisa untuk sarana pembelajaran.

Selain itu, juga bisa untuk memotivasi orang yang berkaitan langsung dengan pendidikan agar bisa semangat. Berikut adalah beberapa contoh pantun yang bisa dipakai atau dikombinasikan ulang:

Makan donat bertubi-tubi

Gali terus ilmu sebelum mati

Masak tuna dengan kemiri

Ilmu itu dicari bukan ditunggu datangnya kemari

Balada rumah dengan pertengkaran

Jangan lupakan guru karena beliau yang akan terkenang

Makan salah dengan tanpa sisi sekalian

Jika pandai mencari ilmu harus pandai menyebarkan

Lihat besi hitam legam

Ilmu disebarkan bukan dipendam

Jalan-jalan dengan delman pak Fajar

Waktu senggang lebih baik untuk belajar

Menari riang dengan Tari Saman

Jadikan guru dan ilmu sebagai salah satu pedoman

Persiapkan bekal untuk menemui hari wafat

Dengan memberikan ilmu bermanfaat

Jajan ke pasar meminum es degan

Sekolah tinggi memang penting dilakukan

Makan seblak dengan toping yang diramu

Sekolah memang tempat mencari ilmu

Sikat gigi dipajang di dekat papan

Pendidikan adalah jalan menuju masa depan

Jalan kaki memang sudah sangat pelan

Masa kelam akan datang tanpa pendidikan

Ikan asin dimasak dengan tahu

Ikuti arahan guru agar baik nilaimu

Beli oleh-oleh dengan tulisan serdadu

Buka gerbang ilmu dengan belajar tanpa ragu

Kakak pergi dengan sepuluh tamu

Jangan sampai malas menggali ilmu

Malam minggu tidak melulu kencan

Keuangan bukan penghalang pendidikan

Bila adalah anak perempuan

Jadikan buku sebagai tumpuan


5. Pantun Kilat Nasehat

5. Pantun Kilat Nasehat

Selain semua contoh di atas, pantun kilat juga bisa dipakai untuk memberi nasehat. Untuk jenis pantun ini, maka isinya juga memuat pesan mendalam untuk disampaikan.

Dengan adanya pantun ini, penyampaian pesan menjadi lebih menarik dan unik. Simak beberapa poin contoh di bawah ini yang bisa dipakai:

Jalan ke Bali memakai topi

Gali ilmu dengan sepenuh hati

Besi tua sudah berkarat

Pikir semua agar selamat

Burung nuri syarat nikah

Rajin sedekah agar hidup semakin berkah

Pergi liburan ke negara Kenya

Dengan berderma hidup akan bahagia

Hewan lari setelah tersindir

Orang yang kikir pertanda pandir

Makan nasi dengan ikan dan kulit

Terbiasa pelit akan membuat hidup sulit

Tumbuh banyak pisang raja

Kurangi bicara perbanyak bekerja

Beli alat bernama peniti

Kurangi bicara namun berikan bukti

Jalan santai penuh langkah

Bekerja adalah bentuk ibadah

Nonton film kegemarannya

Tidak hanya tampan tapi rajin orangnya

Nama artis adalah paula

Sudah cantik pandai pula

Naik sepeda ke Kota Tua

Ayo bantu kesulitan teman kita

Beli baju mereknya Baru

Ayo ikuti arahan guru

Lempar batu mengenai batu

Kalau memang teman haruslah membantu

Makan nasi minta ke Nia

Teman yang baik pasti setia

Ikut jalan-jalan secara dadakan

Satu musuh tentu sudah kebanyakan

Ikan dalam kolam sudah terkekang

Seribu teman tentu saja kurang

Baca Juga: Pantun Lebaran


6. Pantun Kilat Agama

6. Pantun Kilat Agama

Contoh pantun kilat lainnya datang dengan tema religi atau agama. Pesan yang berusaha disampaikan dalam pantun ini pastinya berkaitan dengan ilmu agama.

Bagi pendengar atau pembacanya, pantun semacam ini tentu penting untuk diresapi isinya. Penasaran apa saja pantun yang bisa dipakai? Berikut daftarnya:

Makan kambing membuat kepala berat

Adik-adik jangan lupa tutup aurat

Makan sore dengan suguhan ketan

Hindari sombong agar tidak terkena azab tuhan

Kucing hitam makan nasi sisa

Hindari pacaran karena itu dosa

Main ke kafe namanya Palapa

Ayo segera sholat agar tidak lupa

Rujak buah dengan pepaya

Orang penuh iman penuh juga akidahnya

Makan gulai dengan babatnya

Hindari berbohong nanti masuk ke neraka

Naik ke gunung pakai kereta kencana

Pahami Al-Quran beserta isinya

Anak kecil banyak maunya

Tanamkan ilmu agama agar kuat imannya

Jalan buang makanan di sekitar laci

Ilmu agama penting untuk bekal diri

Adik nakal membawa ayam betina

Allah berkata hindari fitnah dan zina

Anjing berlari seperti kerasukan

Kisah nabi jadikan panutan

Loncat pagar ingin bolos sendiri

Ilmu dunia dan ilmu agama harus diimbangi

Anak kecil bermain dan mengejar

Datangi pak ustad untuk belajar

Main air di sekitar keran

Kembangkan hobi baca Al-Quran

Jalan ke rumah dekat pak Jamal

Ibadah lanjut hingga meninggal

Jika lelah jiwa dan badan

Masjid adalah tempat persinggahan

Daun mangga daun pepaya

Sayangi Nabi dan kisahnya


Penutup

Itulah penjelasan mengenai pantun kilat mulai dari penjelasan hingga contohnya. Semua contoh di atas sudah diberikan lengkap beserta dengan tema yang berbeda-beda.

Jika ingin memakai salah satu pantun di atas, langsung saja pakai sesuai dengan kebutuhan. Namun jika ingin mengombinasikan ulang, maka pilih diksi lain yang menarik.

Pantun Kilat

Tinggalkan komentar