Pengertian Kebudayaan

Pengertian Kebudayaan

Pengertian Kebudayaan – Pengertian Kebudayaan dan Budaya memiliki pengertian yang berbeda. Ada yang mengira budaya adalah singkatan dari kebudayaan itu sendiri sehingga banyak yang salah presepsi tentang kebudayaan.

Sampai saat ini pun ada banyak ahli filsafat yang berbeda pendapat tentang budaya dan kebudayaan. Secara umum kedua hal ini memiliki pengertian yang berbeda.

Yakni, budaya selalu mengarah kepada hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia, sedangkan kebudayaan selalu diartikan sebagai suatu kebiasaan yang diolah atau yang dikerjakan. Untuk lebih jelas mengenai kebudayaan ini, simak pembahasan berikut mengenai pengertian kebudayaan secara universal.


Pengertian Kebudayaan Dalam Terjemahan Bahasa

Pengertian Kebudayaan

Kebudayaan adalah sesuatu yang mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi pemikiran manusia yakni gagasan dan ide. Sehingga dalam kehidupan sehari-hari kebudayaan itu bersifat abstrak.

Sedangkan perwujudannya berupa benda-benda yang bersifat nyata diciptakan oleh manusia yang yang berbudaya. Kata kebudayaan ini juga memiliki arti yang sama  dalam terjemahan bahasa, seperti bahasa Sansekerta dan bahasa Inggris

1. Kebudayaan Dalam Bahasa Sansekerta

Kebudayaan dalam bahasa Sansekerta berasal dari kata budh yang berarti akal, dikembangkan kemudian menjadi budhi (tunggal) atau budhayana (majemuk). Jika diartikan kebudayaan adalah hasil pemikiran atau akal manusia. Namun, ada yang berpendapat mengatakan bahwa, kebudayaan berasal dari kata budi dan daya.

Budi merupakan unsur rohani dalam kebudayaan yang disebut sebagai akal, sedangkan daya adalah perbuatan atau ikhtiar sebagai unsur jasmani, sehingga kebudayaan diartikan sebagai hasil karya dari akal dan ikhtiar manusia.

2. Kebudayaan Dalam Bahasa Inggris

Kebudayaan dalam bahasa Inggris adalah culture, kata culture ini berasal dari bahasa Latin yaitu colere yang berarti mengerjakan tanah.

Dengan mengerjakan tanah manusia mulai menghasilkan makanan, sehingga meninggalkan kehidupan lama yang hanya memungut hasil alam, dan mulai mengerjakan tanah berarti manusia sudah berbudi daya.

Jika melihat bukti sejarah ada banyak peninggalan-peninggalan seperti artefak, yang membuktikan bahwa manusia telah berbudidaya.


Pengertian Kebudayaan Menurut J.J. Hoeningman

Pengertian Kebudayaan

Kebudayaan ini sepertinya memiliki pengertian yang berbeda-beda. Namun semuanya berprinsip sama, yaitu mengakui keberadaan manusia sebagai makhluk yang berakal budi.

Meliputi perilaku manusia, ciptaan manusia, dan hasil kelakuan manusia itu sendiri. Menanggapi hal tersebut, para ahli mulai mengeluarkan pendapat mengenai pengertian kebudayaan yang sesungguhnya. Salah satunya adalah J.J. Hoeningman yang membagi kebudayaan dalam 3 bagian yakni:

1. Gagasan Atau Wujud Ideal Kebudayaan

Gagasan atau wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, nilai-nilai, norma-norma, peraturan yang sifatnya abstrak, tidak dapat disentuh namun dapat dirasakan dan dilaksanakan. Wujud kebudayaan ini terletak pada pemikiran orang-orang yang menciptakan kebudayaan itu sendiri.

Dalam arti kebudayaan tidak memiliki wujud, kecuali dituangkan dalam bentuk tulisan berupa karangan dan buku-buku hasil karya tulisan pencipta kebudayaan.

2. Aktivitas Atau Tindakan Wujud Kebudayaan

Aktivitas atau tindakan wujud kebudayaan adalah suatu tindakan berpola sekelompok manusia yang hidup dalam satu lingkup masyarakat.

Tindakan wujud kebudayaan ini sering disebut sebagai system sosial, yang terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi, bergaul dengan manusia lain, mengadakan kontak.

Itu artinya kebudayaan adalah tindakan manusia yang berpola sesuai dengan adat tata kelakuan lingkup tertentu, sifatnya kongkret dapat diamati dan di dokumentasi.

3. Artefak Atau Karya Wujud Kebudayaan

Artefak adalah suatu karya wujud kebudayaan, hasil dari pemikiran dan dilaksanakan. artefak selalu berkaitan dengan fisik, yang merupakan hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia. Selalu berupa benda-benda yang bisa diraba, dilihat dan didokumantasikan. Sifatnya paling kongkret dari ketiga wujud kebudayaan.


Pengertian Kebudayaan Sebagai The General Body Of The Art

Pengertian Kebudayaan

Dalam masyarakat, pengertian kebudayaan sering diartikan sebagai the general body of the art, yang meliputi seni musik, seni sastra, seni rupa, seni pahat, seni pengetahuan, atau bagian-bagian indah yang terdapat dalam diri manusia.

Jika disatukan akan membentuk system gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia untuk memenuhi kehidupan dengan cara belajar. Sehingga dapat dirincikan sebagai berikut:

1. Kebudayaan Adalah Segala Sesuatu Yang Dipikir Dan Dihasilkan

Kebudayaan selalu berkaitan dengan material yang bersifat jasmani, meliputi benda-benda ciptaan manusia, seperti: alat-alat perlengkapan hidup. Juga berkaitan dengan non materian yang bersifat rohani, yaitu segala hal yang tidak bisa diraba, dan dilihat, meliputi religi, bahasa, dan ilmu pengetahuan.

2. Kebudayaan Itu Tidak Diwariskan Secara Biologis

Kebudayaan adalah warisan turun-temurun. Namun, kebudayaan tidak bisa diwariskan secara biologi, kembali kepada pengertian awalnya, bahwa kebudayaan wujud untuk memenuhi kehidupan dengan cara belajar. Oleh karena itu, kebudayaan hanya bisa diwariskan dengan cara belajar atau diajarkan kepada generasi berikutnya.

3. Kebudayaan Itu Diperoleh Sebagai Anggota

Kebudayaan itu wujud ditengah-tengah lingkup masyarakat, sehingga tanpa lingkungan masyarakat akan sukar bagi manusia untuk membentuk kebudayaan.

Sebaliknya, tanpa kebudayaan manusia tidak akan bisa bertahan hidup baik itu secara induvIdual maupun kelompok. Karena itu kebudayaan hanya akan bisa diperoleh jika manusia itu menjadi anggota dalam lingkup masyarakat tertentu.

4. Kebudayaan Sebagai Tindakan Manusia

Kebudayaan itu adalah hasil dari tindakan manusia sendiri, karena hampir semua aktivitas maupun tindakan manusia adalah kebudayaan. Meskipun diwariskan dengan cara belajar atau diajarkan, perlu juga dibiasakan.

Karena kebudayaan tidak hanya didasari atas naluri saja melainkan juga harus diimbangi dengan pemikiran atau akal budi.

5. Kebudayaan Sebagai Identitas Manusia

Kebudayaan itu adalah identitas dari kewujudan manusia itu sendiri sebagai makhluk sosial yang hidup ditengah-tengah masyarakat. Sehingga bisa dibedakan antara manusia dengan makhluk lain khususnya hewan.

Hewan tidak berbudaya karena hidupnya hanya didasari oleh naluri saja tetapi tidak bisa berpikir dan tidak memiliki akal budi seperti manusia. Sehingga hanya manusia yang dapat disebut sebagai makhluk berbudaya


Pengertian Kebudayaan Berdasarkan Sifat-Sifatnya

Pengertian Kebudayaan

Kebudayaan memiliki sifat-sifat yang sangat banyak. mengingat keberadaan kebudayaan yang sangat beragam. Namun, secara umum sifat kebudayaan itu didapatkan (diwariskan) dan diteruskan (mewariskan) secara sosial dengan pelajaran, dijabarkan dalam komponen-komponen yang memiliki struktur, mempunyai nilai, dapat dibagikan, bersifat statis dan dinamis. Masing-masing diuraikan sebagai berikut:

1. Kebudayaan Dapat Diteruskan Dan Di Teruskan

Dalam kata lain, pewarisan kebudayaan ini dilakukan secara sosial melalui pelajaran, dapat juga dilakukan secara horizontal maupun vertical. Penerusan horizontal dilakukan terhadap satu generasi dan biasanya dalam bentuk lisan, sedangkan pewarisan vertical dilakukan antar generasi dengan jalan tulisan.

2. Kebudayaan Dijabarkan Dalam Komponen Yang memiliki Struktur

Kebudayaan memiliki 3 komponen yang terstruktur. Komponen biologis, manusia memiliki sifat-sifat yang diturunkan oleh orang tua diperoleh sewaktu dalam kandungan. Komponen psikologis, diperoleh dari orang tua sebagai dasar atau pembawaan, setelah lahir dibesarkan dibawah asuhan orang tua.

Sedangkan Komponen sosiologis adalah pembentukan pribadi manusia oleh lingkungan, khususnya pendidikan. Karena manusia sebagai anggota dalam lingkungan yang ikut serta dalam pembentukan kebudayaan.

3. Kebudayaan Mempunyai Nilai

Nilai kebudayaan (culture value) adalah relatif, tergantung pada siapa yang memberikan nilai dan alat pengukur yang digunakan untuk menilai. Sebagai contoh, Bangsa Barat cenderung menilai kebudayaan dari ukuran materi sementara Bangsa Timur cenderung mempergunakan ukuran rohani dalam melihat nilai kebudayaan itu sendiri.

4. Kebudayaan Dapat Dibagikan

Kebudayaan dapat dibagikan dalam bermacam-macam bidang dan aspek. Ada kebudayaan yang sifatnya rohani dan ada yang sifatnya jasmani. Ada budaya barat dan ada budaya maritim, ada kebudayaan menurut daerah sesuai suku atau bangsa. Semuanya tergantung pada siapa yang mau membedakan dan untuk apa dilakukan.

5. Kebudayaan Bersifat Statis Dan Dinamis

Kebudayaan dikatakan statis apabila suatu kebudayaan sangat sedikit perubahannya dalam jangka waktu yang lama. Sebaliknya disebut dinamis apabila kebudayaan itu berubah dalam jangka waktu yang sangat cepat.

Dari berbagai macam pengertian tentang kebudayaan, maka bisa disimpulkan, Kebudayaan adalah suatu system pengetahuan yang meliputi system ide gagasan yang terdapat dalam pemikiran manusia sehingga dalam kehidupan sehari-hari kebudayaan itu bersifat abstrak.

Sedangkan perwujudan kebudayaan itu sendiri dapat dilihat dari benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berperilaku dan bersifat nyata.

Pengertian Kebudayaan

Tinggalkan Balasan