Rumah Adat Tongkonan

Rumah Adat Tongkonan – Indonesia merupakan negara yang mempunyai banyak rumah adat dengan keunikannya masing-masing, salah satunya adalah rumah Adat Tongkonan yang berasal dari Toraja.

Dalam budaya rumah adat tongkonan ini menjadi pusat kehidupan sosial budaya suku Toraja, dimana juga dijadikan sebagai tempat untuk jalannya ritual dan upacara yang melibatkan keluarga besar.

Penasaran dengan rumah adat Tongkonan? Yuk intip penjelasannya di bawah ini!


Mengenal Rumah Adat Tongkonan

Gambar Rumah Adat Tongkonan
Gambar Rumah Adat Tongkonan
https://i.pinimg.com

Rumah adat Tongkonan merupakan rumah adat yang berasal dari tanah Toraja, dimana rumah ini juga mempunyai keunikan dan juga ciri khasnya. Rumah adat tongkonan masih bisa kita temui loh, tepatnya berada di Toraja yang tidak kalah dengan pemandangan unik dan juga tidak biasa.

Rumah adat Tongkonan ini juga mempunyai makna yang lekat dengan kehidupan masyarakat Toraja yang disebut dengan Aluk Todolo. Dari filosofi itulah terbentuk rumah adat yang mempunyai desain tentang tatanan kehidupan masyarakat Toraja.

Rumah adat ini juga telah menjadi simbol martabak keluarga dari masyarakat Toraja, dimana yang membuat rumah adat ini tidak boleh dibangun secara sembarangan. Hal tersebut dikarenakan setiap bentuk, desain, posisi dan juga tiang rumah mempunyai makna masing-masing.

Pads posisi rumah yang menghadap ke Utara mempunyai makna letak lokasi dari Puang Matua yang Mahakuasa, yakni pada arah utara. Pada zaman sekarang, rumah adat ini sudah tidak lagi digunakan sebagai tempat hunian masyarakat karena mereka sudah membangun rumah biasa.

Dimana rumah uni sekarang sudah berubah fungsinya menjadi pusat budaya dari masyarakat Toraja. Rumah adat ini akan difungsikan sebagai pusat berbagai kegiatan sosial bahkan juga digunakan sebagai tempat upacara religi bagi keluarga yang mempunyai rumah tersebut.

Selain rumah ini menjadi rumah adat, ternyata rumah ini juga bisa digunakan sebagai tempat penyimpanan padi. Sesuai dengan nilai filosofis yang sudah dijelaskan, bahwa rumah adat Tongkonan merupakan sebuah tempat dengan aspek yang sangatlah luas dan juga turut meliputi dari seluruh aspek kehidupan yang ada.


Macam-Macam Rumah Adat Tongkonan

Apakah kalian tahu, ternyata rumah adat Tongkonan ini terdiri dari beberapa jenis yang berbeda. Dimana jenis rumah adat ini tergantung dengan peran dari penguasaan atau pemimpin dari suku tersebut. Di bawah ini merupakan jenis-jenis dari rumah adat Tongkonan!

 

No Nama Rumah Adat Tongkonan
1 Tongkonan Layuk
2 Tongkonan Pekamberan atau Pekaindoran
3 Tongkonan Batu A’riri

 

  • Tongkonan Layuk

Gambar Tongkonan Layuk
Gambar Tongkonan Layuk
https://dynamic-media-cdn.tripadvisor.com

Tongkonan Layuk merupakan jenis rumah tradisional Tongkonan yang pertama kali dijadikan sebagai pusat pemerintahan. Dimana segala urusan pemerintahan dan juga kekuasaan akan dilangsungkan di rumah Tongkonan Layuk ini.

Bukan hanya itu, Tongkonan Layuk juga menjadi salah satu simbol dari masyarakat Toraja yang sesuai dengan cerminan dari para leluhur mereka dahulunya.

  • Tongkonan Pekamberan atau Pekaindoran

Tongkonan Pekamberan merupakan rumah adat yang dibangun khusus untuk keluarga besar dari tokoh masyarakat yang mempunyai otoritas tinggi pada suatu daerah.

Dimana rumah Tongkonan Pekamberan ini biasanya digunakan untuk mengatur proses pemerintahan adat Toraja oleh para penguasa yang ada. Dengan mempunyai rumah adat ini, maka diwajibkan dari keluarga turunan pemiliknya harus melanjutkan dan juga menjaga tradisi lokal dan mewariskan kepada generasi-generasi selanjutnya.

  • Tongkonan Batu A’riri

Tongkonan A’riri merupakan tongkonan yang biasanya akan digunakan oleh masyarakat Toraja sebagai rumah keluarga biasa. Dimana pada umumnya bangunan yang digunakan sebagai tempat hunian tidak mempunyai ukuran terlalu besar apabila dibandingkan dengan jenis Tongkonan yang lainnya.


Bagian-Bagian Rumah Adat Tongkonan

Gambar Bagian Bagian Rumah Adat Tongkonan
Gambar Bagian-Bagian Rumah Adat Tongkonan
https://blogpictures.99.co/

Rumah adat Tongkonan juga mempunyai berbagai macam tempat yang tentunya dilengkapi dengan fungsinya masing-masing. Berikut ini penjelasan dari bagian-bagian tersebut.

  • Banua Sang Borong atau Sang Lanta

Pada bagian rumah Banua Borong atau Sang Lanta hanya terdiri dari satu ruangan saja dengan tidak adanya dekat pada antar ruangan. Dimana ruangan ini biasanya digunakan sebagai tempat untuk melakukan berbagai macam kegiatan yang melibatkan banyak orang.

  • Banua Duang Lanta

Bangunan Duang Lanta merupakan bangunan yang terdiri dari dua jenis ruangan, yakni ada sali dan juga sumbung. Sumbung adalah ruangan yang terletak pada bagian selatan dengan difungsikan sebagai tempat untuk beristirahat, kemudian sali adalah ruangan yang berada pada bagian Utara rumah.

Ruangan Duang Lanta mempunyai ukuran yang lebih rendah dari sumbung, yakni tepatnya sekitar 30 hingga 40 cm. Meskipun ukurannya yang lebih rendah, tetapi ternyata Benua Duang Lanta mempunyai ukuran yang lebih luas karena memang biasanya digunakan sebagai tempat memasak dan juga makan.

Bukan hanya itu, ruangan ini juga difungsikan sebagai tempat untuk menyimpan jenazah yang sedang melalui proses upacara.

Baca Juga: Rumah Adat Aceh
  • Banua Tallung Lanta

Bangunan Benua Tallung Lanta terbagi menjadi 3 bagian yang lainnya, yakni sebagai berikut!

  • Tanglo

Ruangan yang terletak pada bagian Utara rumah dan digunakan sebagai tempat tidur gadis-gadis yang belum menikah

  • Sali

Bagian rumah ini berupa ruang utama keluarga. Dimana didalam ruangan sali terdapat perapian yang ada pada bagian gimu, kemudian terdapat juga kotak kayu persegi panjang “Dapo” yang mempunyai fungsi untuk memasak sekaligus perapian.

Hal ini dikarenakan Toraja mempunyai cuaca yang dingin. Dapo terletak pada bagian timur, hal itu dikarenakan makanan adalah hal yang berkaitan erat dengan ritual-ritual. Sali juga bisa digunakan sebagai tempat tidur pria yang belum menikah

  • Sambung

Sambung merupakan ruangan yang berada pada bagian selatan, dimana ruangan ini akan dijadikan sebagai tempat istirahat dari rumah beserta istrinya.

Ruangan ini juga bisa digunakan sebagai tempat untuk menyimpan berbagai macam barang-barang berharga ke dalam keranjang atau batang besar yang mempunyai sebutan “Batutu”.


Keunikan dan Ciri Khas Rumah Adat Tongkonan

Bangunan rumah adat Tongkonan juga mempunyai keunikan dan fungsinya masing-masing. Penasaran apa saja keunikan dari rumah adat Tongkonan? Yuk simak penjelasannya di bawah ini!

  • Bangunan Berbentuk Pohon Pipit

Gambar Bangunan Berbentuk Pohon Pipit
Gambar Bangunan Berbentuk Pohon Pipit
https://cdn-cms.pgimgs.com

Tahap awal dari perkembangan rumah Tongkonan adalah rumah yang berbentuk pohon Pipit. Dimana keunikan yang ada pada rumah tongkonan adalah bangunan rumah adat yang berada di atas pohon dan terbuat dari susunan ranting pohon pada sebuah dahan besar.

Atap pada rumah adat ini juga ternyata terbuat dari rumput yang telah disusun seperti sarang burung Pipit.

  • Rumah Tongkonan Memiliki Atap Seperti Perahu

Gambar Atap Rumah Adat Tongkonan
Gambar Atap Rumah Adat Tongkonan
https://asset.kompas.com/

Salah satu bagian dari rumah adat Tongkonan yang berhasil menarik perhatian adalah pada bagian atap nya yang mempunyai bentuk menyerupai perahu.

Dimana bentuk atap tersebut dibuat dengan tujuan agar selalu mengingat bahwa dulunya para leluhur menggunakan perahu agar bisa sampai ke pulau Sulawesi.

Pada umumnya rumah adat ini akan berbentuk seperti perahu dengan kedua ujungnya yang berbentuk seperti busur. Dimana menurut legenda  Toraja mereka akan datang dari Utara melalui laut dan kemudian akan terperangkap ke dalam badai yang sangat dahsyat.

Kemudian perahu akan rusak parah,  sehingga tidak bisa digunakan lagi untuk melaut. Karena inilah mereka menggunakan perahu sebagai bentuk atap rumah dan selalu menghadap ke bagian Utara.

  • Memiliki Ornamen Unik

Gambar Ornamen Rumah Tongkonan
Gambar Ornamen Rumah Tongkonan
https://phinemo.com

Rumah adat Tongkonan ini juga mempunyai berbagai macam bentuk ornamen yang unik. Dimana warna yang mendominasi ornamen-ornamen tersebut adalah merah dan juga hitam.

Pada bagian atap pelana dan juga dindingnya mempunyai desain geometris, spiral dan juga motif kepala kerbau serta ayam jantan yang akan diwarnai menggunakan warna merah, putih, kuning dan juga hitam.

Warna-warna tersebut mewakili berbagai kegiatan festival Aluk To Dolo (Jalan Leluhur) yakni agama asli dari Toraja. Tentunya warna-warna tersebut mempunyai makna yang berbeda. Berikut ini maknanya.

  1. Hitam yang akan melambangkan kematian dan juga kegelapan
  2. Kuning yang mempunyai makna berkat dan juga kuasa Tuhan
  3. Putih merupakan warna daging dan juga tulang yang mempunyai makna kemurnian
  4. Merah yang melambangkan warna darah dan juga kehidupan manusia
  • Tanduk Kerbau Pada Bagian Depan Rumah

Pada bagian depan rumah, tepatnya di bawah atap yang menjulang tinggi, para masyarakat Toraja memasang tanduk kerbau. Dimana jumlah tanduk kerbau tersebut melambangkan banyaknya pemakaman yang telah dilakukan oleh pemilik dadi rumah adat Tongkonan ini.

Tanduk kerbau juga melambangkan seberapa tinggi derajat dari keluarganya tersebut. Dimana semakin banyak tanduk kerbau yang ada, maka semakin tinggi pula status sosial dari pemilik rumah.

  • Konstruksi Rumah Tidak Memakai Paku

Apakah kalian sudah tahu, ternyata struktur dari rumah adat Tongkonan hanya terbuat dari tiang kayu, dengan atapnya yang terbuat dari bambu berlapis. Uniknya disini adalah pada bagian konstruksi rumah yang tidak menggunakan paku.

Bahan-bahan tersebut akan digabungkan dengan rotan, daun kelapa dan juga berbagai jenis kayu lainnya, seperti kayu jati dan juga kayu Ulin. Rumah ini juga mempunyai konstruksi yang sama pada setiap wilayah yang ada.

Baca Juga: Rumah Adat
  • Patung Kepala Kerbau

Gambar Patung Kepala Kerbau Rumah Tongkonan
Gambar Patung Kepala Kerbau Rumah Tongkonan
https://asset.kompas.com/

Salah satu keunikan yang juga menonjol pada rumah adat Tongkonan adalah adanya patung kepala kerbau yang terpasang pada bagian atas rumah. Dimana kepala kerbau yang dipasang juga terdiri dari tiga jenis, yakni ada kerbau hitam, kerbau putih dan juga kerbau belang.

Selain adanya patung kepala kerbau, rumah adat ini juga terdiri dari beberapa patung tambahan lainnya. Biasanya pemilik rumah akan menggunakan payung kepala ayam atau patung naga

Arti dari patung-patung tersebut adalah sebagai tanda bahwa pemilik rumah tersebut merupakan seseorang yang dituakan.


Orang juga bertanya

Dari mana asal rumah adat Tongkonan?

Rumah adat Tongkonan berasal dari provinsi mana dan apa saja keunikannya?

Rumah adat Tongkonan keunikannya apa?

Seperti apa rumah Toraja?


Penutup

Demikianlah penjelasan mengenai rumah adat Tongkonan yang terbagi menjadi beberapa jenis, semoga penjelasan ini dapat bermanfaat bagi para pembaca sekalian mengenai rumah adat Tongkonan dan semoga penjelasan ini juga dapat dipahami dengan baik!


Rumah Adat Tongkonan
Sumber Refrensi:

https://www.ruparupa.com/blog/rumah-adat-tongkonan/
https://www.orami.co.id/magazine/rumah-adat-toraja/
https://www.pinhome.id/blog/keunikan-rumah-adat-tongkonan-dan-asal-daerahnya/
https://www.rumah.com/panduan-properti/rumah-adat-tongkonan-35258

Default image
FITRI
"Menulis menjadi sebuah solusi dalam menuangkan beban yang tak pernah tersampaikan lewat sebuah ucapan"

Leave a Reply

error: Content is protected !!