Dampak Pemanasan Global

Dampak Pemanasan Global

Dampak Pemanasan Global – Adanya pemanasan global berdampak pada kehidupan manusia serta berdampak pada lingkungan sekitar. Hal tersebut terjadi tidak lain karena tindakan manusia itu sendiri yang tidak bisa menjaga alam seperti halnya penebangan liar, membuang sampah sembarangan, dan lain sebagainya.

Imbas dari pemanasan global sendiri bukan hanya pada manusia lebih dari itu berdampak pada lingkungan itu sendiri. Adapun dampak pemanasan global terhadap manusia dan lingkungan antara lain sebagai berikut.


1. Cuaca Menjadi Tidak Menentu

Dampak pemanasan global yang pertama, cuaca menjadi tidak menentu. Hal tersebut merupakan salah satu dampak yang sangat terasa sekali di berbagai macam negara. Sehingga untuk memprediksi cuaca pun semakin sulit, padahal memprediksi cuaca merupakan salah satu hal yang sangat penting sekali.

Perkiraan cuaca tersebut bukan hanya penting dibidang penyelenggara atau proyek. Lebih dari itu, perkiraan cuaca sendiri sangat penting untuk diketahui oleh sektor transportasi. Terutama transportasi udara dan laut yang membutuhkan jadwal yang sangat teliti dan bergantung terhadap ketelitian cuaca itu sendiri.

Baca Juga: Dampak Negatif Membuka Aurat


2. Musim Datang Tidak Sesuai Dengan Masanya

Selain cuaca menjadi tidak menentu, dampak dari pemanasan globalisasi yang selanjutnya adalah musim datang tidak sesuai dengan masanya. Sebelum terjadinya pemanasan global seperti yang kita ketahui bahwa musim biasanya datang tepat pada waktunya dan bisa diprediksi.

Namun berbeda dengan sekarang, musim pun datang tidak sesuai dengan waktunya dan sangat sulit untuk diprediksi.


3. Cuaca Menjadi Terasa Lebih Panas

Adanya pemanasan global juga menjadikan cuaca menjadi terasa lebih panas dari biasanya. Hal tersebut terasa pada suhu udara yang tidak menentu. Saat pemanasan global terjadi, maka udara pun menjadi terasa lebih panas dari biasanya.

Panas tersebut merupakan panas yang menyengat pada kulit, meskipun matahari sendiri bersinar tidak terlalu terik. Namun karena adanya pemanasan global membuat kulit terasa terbakar dan akan terasa gerah dan kepanasan.


4. Musim Kemarau Dan Musim Penghujan Lamanya Menjadi Tidak Sama

Selain ke tiga dampak di atas, dampak pemanasan global yang selanjutnya adalah musim kemarau dan musim penghujan lamanya menjadi tidak sama. Contohnya saja di negara Indonesia sendiri, musim penghujan dan musim kemarau harusnya terjadi selama enam bulan sekali.

Namun karena adanya pemanasan global, ke dua musim tersebut tidak berjalan semestinya. Terkadang musim penghujan lebih lama terjadi ketimbang dengan musim kemarau itu sendiri, atau terjadi sebaliknya.


5. Mencairnya Es Yang Ada Di Kutub Secara Drastis

Dampak pemanasan global selanjutnya yang lebih parah adalah es yang ada di wilayah kutub mencair sangat drastis. Seperti halnya yang sudah diketahui, bahwa kutub utara dan kutub selatan bagian bumi merupakan es yang lebih besar volumenya daripada yang bukan dari wilayah kutub itu sendiri.

Pemanasan global sendiri merupakan peristiwa yang terjadi di bumi dengan naiknya suhu rata-rata yang ada di bumi itu sendiri. Kenaikan suhu tersebut menyebabkan es-es yang ada di kutub utara dan di kutub selatan mencair.

Hal tersebut menjadikan volume es yang ada di bumi berkurang. Akibatnya suhu di wilayah kutub sendiri menjadi lebih hangat dari biasanya serta terjadinya penguapan air yang lebih banyak dari semestinya.


6. Naiknya Permukaan Air Laut

Dampak dari pemanasan global yang selanjutnya adalah naiknya permukaan air laut. Hal tersebut tidak terlepas dari suhu rata-rata yang semakin meningkat dari waktu ke waktunya. Kenaikan suhu tersebut memang tidak terjadi secara drastis, namun terjadi secara berangsur-angsur namun pasti.

Meski terjadi tidak secara langsung atau terjadi secara berangsur-angsur, namun kenaikan suhu rata-rata tersebut mampu menyebabkan perubahan pada bumi itu sendiri. Sedangkan suhu rata-rata di bumi sendiri tidak terlepas dari suhu atmosfer bumi yang kian meningkat dari waktu ke waktunya.

Meningkatnya suhu rata-rata yang ada di bumi dan atmosfer tersebut menyebabkan es yang berada di kutub utara dan selatan mencair. Akibatnya bongkahan es atau atau gunung es pun menjadi bertambah volume dari biasanya.

Hal tersebut terjadi karena es yang mencair akan lari ke dalam lautan dan akan membuat volume air semakin bertambah sehingga permukaan air laut pun menjadi bertambah.


7. Banyaknya Daratan Yang Tenggelam

Selain naiknya permukaan air laut, pemanasan global pun berdampak pada daratan itu sendiri yakni menyebabkan banyaknya daratan yang tenggelam. Mencairnya es yang terdapat di kutub utara dan selatan menyebabkan permukaan air laut menjadi bertambah yang berimbas pada pulau-pulau kecil atau pesisir pantai yang tenggelam atau permukaannya tertutup oleh air laut itu sendiri.


8. Banyaknya Binatang-Binatang Laut Yang Mati

Selain ke tujuh di atas, dampak pemanasan global yang selanjutnya adalah banyaknya binatang-binatang laut yang mati. Hal tersebut terjadi karena perubahan keadaan yang dialami oleh laut itu sendiri sehingga mengakibatkan binatang-binatang yang ada di dalamnya banyak yang mati.

Diantara perubahan tersebut adalah suhu airnya yang meningkat alias semakin bertambah hangat. Akibatnya beberapa makhluk hidup yang ada di dalam laut tersebut tidak bisa bertahan hidup dan akhirnya mati.

Selain itu, pemanasan global sendiri bisa memicu terjadinya beberapa peristiwa laut yang dapat membunuh makhluk laut mati secara massal. Kasusnya sendiri banyak terjadi di luar negeri mengenai ikan-ikan yang mati mendadak yang disebabkan oleh pemanasan global itu sendiri.

Baca Juga: Dampak Perubahan Sosial 


9. Peristiwa Kebakaran Terjadi Dimana-Mana

Dampak pemanasan global yang selanjutnya adalah peristiwa kebakaran terjadi dimana-mana. Kebakaran tersebut bisa berupa kebakaran hutan maupun kebakaran bangunan ataupun kebakaran yang lainnya.

Kebakaran tersebut dipacu oleh cuaca yang sangat panas sekali yang membuat udara di bumi semakin panas atau karena matahari yang sangat terik sekali. Selain itu diperparah dengan adanya pemanasan global yang membuat bumi benar-benar semakin panas.

Maka dari itu, jika disulutkan api kecil saja akan membuat api pun akan bertambah besar sehingga bisa merembet kemana-mana dan melalap semua yang dilewatinya.

Selain itu, jangan kaget juga jika kebakaran sangat awet karena dipengaruhi oleh berbagai macam hal yang membuat kebakaran itu sendiri menjadi awet. Hal tersebut pernah terjadi di hutan Indonesia sendiri yang terjadi sampai berbulan-bulan lamanya.


10. Hasil Pertanian Yang Menurun

Dan dampak pemanasan global yang terakhir adalah hasil pertanian yang menurun. Dampak yang satu ini sangat terasa sekali hampir di seluruh negara. Kacaunya perubahan cuaca ditambah dengan perubahan musim yang sangat sulit diprediksi membuat dampak ini semakin parah. Akibatnya para petani pun tidak jarang mengalami kerugian dengan jumlah yang sangat besar.

Belum lagi diperparah dengan bencana alam seperti banjir, kekeringan, atau angin puting beliung yang sering terjadi akibat dari cuaca yang tidak menentu tersebut. Hal tersebut tentunya sangat berpengaruh sekali terhadap hasil dari pertanian dan pendapatan para petani itu sendiri.

Itulah beberapa dampak pemanasan global yang sudah terjadi dan sudah dirasakan oleh manusia dan alam. Untuk mencegah pemanasan global tersebut tentunya harus ada langkah tegas dan nyata yang harus dilakukan oleh manusia itu sendiri agar pemanasan global tidak terjadi semakin parah.

Dampak Pemanasan Global

Tinggalkan Balasan